49 days part #16

5.8K 380 4
                                        

Part #16

"Loh punya segalanya prill. Setiap cowok yang gue suka pasti suka sama loh"ucap mila

Mila pun menutup albumnya dan tidur

Pagi harinya

Prilly pun pulang. Prilly pun sampai dan melihat kerusahan di rumah dahlia

"Tapi, bukannya saya sudah membayar uang kontrakan selama tiga bulan bu"ucap dahlia

"Nih saya kembali'in yang dua bulannya. Ada orang yang akan menyewa rumah ini. Bahkan dia sanggup membayar saya dua kali lipat. Dan sekarang kamu pergi"ucap ibu kontrakan

Dahlia pun pergi sambil membawa kopernya "kakak mau kemana?"ucap prilly

"Gak tau prill. Gue bingung"ucap dahlia

Tiba-tiba mobil ali lewat dan membuka kaca jendelanya "dahlia. Loh kenapa"ucap ali

"Gue.... Gue diusir dari rumah"ucap dahlia singkat

"Yaudah masuk. Loh tinggal dirumah gue aja"ucap ali

Dahlia pun masuk setelah mendapat kode dari prilly. "Masuklah. Nanti aku nyusul"ucap prilly.

Dahlia pun masuk ke dalam mobil. Keheningan pun terjadi didalam mobil.

....

Mila terdiam di kamarnya

"Maaf'in gue prill"ucap mila lalu menangis dengan tulus

Prilly pun melihat kalung nya yang bersinar. "Terima kasih. Siapa yang memberi gue air mata ini"ucap prilly bersyukur

.....

"Gue gak bermaksud prill. Maaf'in gue"ucap mila menangis dengan kencang

Akhirnya sampai

Dahlia pun masuk kedalam ruang kerja ali. Dahlia menengok kanan dan kiri. Ali pun memasak untuk dahlia. Dahlia hanya diam dan memilih duduk

....

Kevin berada dirumahnya. Ia bingung akan melakukan apa.

Malam harinya.

Dahlia pun terbangun. Ia melihat arwah prilly yang tertidur di kursi. Ia pun melihat ali yang melihat ke arah luar. Dahlia pun memeluk ali."siapa loh?"ucap ali

Dahlia pun melepaskan pelukkannya "ternyata loh tau?"ucap dahlia lalu tersenyum singkat

"Apa prilly pernah masuk kedalam tubuh loh"ucap ali

"Iya. Dia selalu masuk ketubuh gue"ucap dahlia jujur

"Dimana dia?"ucap ali

"Ia sedang tidur di kursi itu(menunjuk ke arah kursi)"ucap dahlia

"Prilly"ucap ali singkat

,....

Pagi harinya

Prilly sudah masuk kedalam tubuh dahlia. "Huahhhhhhh"prilly menguap

"Jorok banget sih loh"ucap ali yang membuat dahlia(prilly) kaget

Ia pun merapikan bajunya dan duduk. Tiba-tiba ali melempar handuk tepat di muka dahlia "mandi sana. Bau loh udah nyenget banget"ucap ali

Dahlia pun manyun dan masuk kedalam kamar mandi

Dahlia pun memakai seragamnya. "Mau kemana loh?"ucap ali

"Mau kerja"ucap dahlia

"Nih masih pagi. Lagian gak usah sok-sok'an rajin, nih makan"ucap ali

"Bilang aja mau nawar'in makanan"ucap dahlia sedikit berbisik

"Ngomong apa loh"ucap ali yang sedikit mendengar

"Emangnya gue ngomong tadi. Enggak kan?"ucap dahlia lalu duduk. Ia pun melongok melihat ali yang bisa memasak

"Gak usah ngences"ucap ali

"Siapa yang ngences"ucap dahlia lalu makan dengan lahap nya.

Dahlia pun bekerja tiba-tiba ada sebuah koran lama di meja luar. Dahlia pun duduk dan membaca salah satu koran "2 tahun koma seorang anak akhirnya bangun dari komanya"ucap dahlia lalu tersenyum. Ia pun menaruh koran itu diamplop dan mengirimkannya pada papa prilly

"Mudah-mudah'an papa jadi semangat saat baca itu"ucap dahlia didalam hati

Dahlia pun bekerja kembali. Tidak sengaja dahlia terpeleset kakinya pun terkilir

"Awwwww"ucap dahlia hendak berdiri tapi tidak bisa

Ali pun mengendong nya dan menduduk'an nya di kursi kerjanya

"Makanya kalau jalan tuh lihat-lihat"ucap ali

"Cerewet banget sih. Lagian gue juga gak sengaja jatuh"ucap dahlia tidak kalah cerewet dari ali

Tiba-tiba ali mengobati kaki dahlia yang terkilir "kerja'in ah"batin ali

"Aliiiiiiii sakittttttt"ucap dahlia lalu menjambang rambut ali

Ali pun menekan-nekan di daerah yang terkilir. "Aliiiii"ucap dahlia kesakitan

"Sudah. Berdiri"ucap ali. Dahlia pun berdiri, bahkan mondar-mandir. "Iya udah gak sakit lagi"ucap dahlia lalu bekerja kembali. Ali hanya senyum-senyum sendiri karena ia berhasil mengerja'i prilly

"Saat jam 06:00-22:00 dia akan berada di tubuh gue. Tapi loh harus pura-pura tidak tau kalau itu prilly. Karena akan terjadi hal yang besar kalau kamu melakukannya"ucap dahlia

"Baik. Gue akan inget itu, makasih"ucap ali

"Sama-sama"ucap dahlia

"Sebenarnya gue cuman tes loh doang saat gue meluk loh. Loh suka kan sama prilly"ucap dahlia

"Iya gue suka sama dia sejak kita SMA"ucap ali

"Kalau gitu. Gue harap loh bisa jaga dia"ucap dahlia lalu pergi

"Dahlia. Kenapa loh mau tubuh loh dipakai sama prilly"ucap ali yang membuat langkah dahlia berhenti

"Karena ini udah takdir gue li"ucap dahlia lalu pergi tidur kembali.

....

Papa prilly pun menerima paket tersebut. Papa pun membukanya "koran. Siapa yang memberi ini"ucap papa melihat pengirim tapi tidak ada nama sama sekali. Cuman ada inisial DP

Papa prilly pun membacanya "2 tahun koma seorang anak bangun dari komanya"ucap papa prilly lalu tersenyum

"Siapa yang memberikan ini padaku"ucap papa prilly

"Bos. Apa anda jadi memberikan saham prilly pada kevin"ucap sekretaris dan kuasa hukum

Papa prilly pun tersenyum "sebaiknya dibatalkan . anakku prilly masih mempunya'i harapan untuk hidup"ucap papa prilly

Penanda tanganan pengalihan saham pun dihentikan.

"Apa!!!! Dihentikan"ucap kevin

"Iya pak"ucap laki2 yg bekerja sama dengan kevin

"Ahhhhhh sialllllll. Siapa yang berani menghasut papa prilly"ucap kevin

"Menurut sumber. Setelah melihat sebuah paket papa prilly menghentikan penanda tanganan pengalihan saham"ucap laki2 tsb

"Siapa pengirimnya"ucap kevin

"Orang dengan inisial DP"lanjut laki2 tsb

"Siapa DP"ucap kevin

Ok makasih
Jangan lupa di vote
Jangan lupa di coment
Akunya jangan lupa di follow yah

Makasih
Bye bye bye

49 days :For the lifeCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang