[Revisi]
21+⚠️🔞
Gadis berusia 17 tahun yang ditemukan oleh seorang pria bernama Jefferson akrab disapa Jeff. Yuna pergi dari rumah ayah kandungnya menyusuri jalan di tengah malam. Namun, tiba-tiba mobil Jeff hampir menabrak dirinya.
Yuna ga...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
...🥀...
"Daddy?" lirihnya.
Wanita itu memegangi pergelangan tangan yang masih melihat kedalam. Lama kelamaan air mata itu semakin membanjir namun sang empu tidak kunjung membuka matanya.
"Daddy! Jangan membuatku takut!" seru gadis itu khawatir.
Wanita itu berusaha untuk duduk untuk membangunkan pria itu. Ia duduk tepat di tepi brangkas lalu mengangkat kepala pria itu agar bisa melihatnya. Wanita berambut panjang menghapus air mata sang pria dengan lembut sepertinya baru saja bermimpi buruk. "Daddy?" ucapnya pelan.
Tiba-tiba pria itu membuka matanya sudah memerah menatap netra sang istri tak percaya membuat wanitanya bingung dan risih terhadap tatapannya. "Ada apa?"
"Yuna?" lirih tak percaya. Wanita itu ada di depannya. Otak Jeff mencoba mencerna apa yang terjadi.
"Kenapa, Dad?" tanyanya kebingungan.
Hugh!!!
Sang suami langsung memeluk erat sang istri yang baru saja melahirkan anak pertamanya setelah sembilan bulan mengandung. Seakan tidak mau lepas dari dekapan hangat itu. "Kenapa Dad?" tanyanya lagi dibuat bingung.
"Tunggu? Perutmu?" Sang suami merasa sesuatu yang hilang dari perut sang istri.
"Pasti Daddy tidak menyadarinya?"
"Apa?"
"Daddy pingsan tadi," ucapnya lalu tersenyum.
"Hah? Lalu perutmu?" Jeff bingung dengan keadaan yang tidak masuk di pikirannya. Mimpi barusan benar-benar nyata namun memang ada yang ganjal.
"Daddy, baby kita anak perempuan, kau harus membelikan ku martabak dengan gerobaknya. Yuna tidak mau tahu," jelas Yuna namun Jeff masih tidak mengerti sepenuhnya seperti orang yang amnesia. Padahal beberapa jam lalu tepat pukul 17:00 WITA sang istri baru saja melahirkan seorang anak gadis cantik. Namun saat mendengar tangisan bayi dari tempat ruang operasi membuat Jeff pingsan. Sempat membuat orang-orang di sana bingung padahal bukan pria dewasa itu yang merasakan sakit saat melahirkan tapi istrinya yang berjuang setengah mati.
Yuna menangkup wajah sang suami. "Elvan, yang membawamu kesini, sudah 1 jam lebih Daddy pingsan lalu nangis-nangis begitu. Daddy mimpi buruk ya?" Jeff pun mengangguk melengkungkan bibirnya kebawah.
"Mau minum susu," ucap Jeff menirukan suara anak kecil.
Yuna mengukir senyum lalu menunjuk dengan dagunya ke arah meja tepat di samping brankas. "Itu."