[Revisi]
21+⚠️🔞
Gadis berusia 17 tahun yang ditemukan oleh seorang pria bernama Jefferson akrab disapa Jeff. Yuna pergi dari rumah ayah kandungnya menyusuri jalan di tengah malam. Namun, tiba-tiba mobil Jeff hampir menabrak dirinya.
Yuna ga...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
...🥀...
"El?" panggil Yuna saat pria itu sedang memandangi pantulan bayangan di kolam berenang sembari berjalan memutari kolam. Rasanya ingin sekali Yuna mendorong tubuhnya ke dalam sana.
"Kenapa?" tanya Elvan menoleh pada Yuna yang sedang berdiri di ambang pintu masuk.
Yuna berjalan menghampiri. "Kau telah melupakan masa lalu yah?" tanya Yuna penasaran.
"Hm." Elvan hanya berdehem.
Dari hati Yuna sebenarnya kasihan melihat Elvan hingga sekarang belum memiliki kekasih. Yang terakhir adalah dirinya. Yuna takut pria itu tidak bisa membuka hati karena masih memikirkan gadis ini.
"Tidak penting jika diingat kembali," sambung Elvan tanpa melihat lawan bicara.
Yuna berhembus lelah. "Kenapa belum cari pasangan?" tanya Yuna pelan takut jika menyindir perasaan pria itu.
"Sudah berkali-kali aku bilang ingin fokus dengan karir dan kuliahku," balas Elvan malas.
"Kirain masih belum lupain aku." Suara Yuna terdengar sedang menggodanya.
"Kalau kakak, mau pacaran kembali, ayo," sahut Elvan semangat.
"Itu mah mau kamu," ucap Yuna berjalan di depannya diikuti Elvan di belakang.
"Kakak beneran mau nikah dengan paman?" tanya Elvan memastikan.
"Hm, kenapa? Kau tidak terima yah?"
"Bukan begitu, waktu itu jelas-jelas kakak nolak paman Jeff. Yah ... aku pikir tidak mungkin terjadi. Kakak masih muda mana mungkin mau menikah dengan paman, yang jarak usia beda jauh denganmu," jelas Elvan pada Yuna.
"Namanya juga cinta, mau bagaimana lagi. lagian orang yang kau sebut pamanmu itu sangat baik padaku. Hm, Jeff memiliki semua yang kakak suka, dari penampilannya, sikap dewasanya dan wajahnya yang tampan," ucap Yuna terkekeh. Elvan meliriknya sekilas lalu membuang muka.
"Aku juga punya semua itu kak," cetus Elvan.
"Iya kamu punya semua, tapi hubungan darah tidak membenarkan hal itu. Aku harap kamu paham, bukankah kita sama-sama dewasa sekarang?"
"Hm, iya-iya. Paman dimana?" tanya Elvan.
Prakkk!!
Terdengar suara vas bunga jatuh dari luar ruangan itu. Seketika membuat Elvan dan Yuna saling pandang.
"Paman Jeff, peliharaan kucing?" tanya Elvan menebak biasanya yang menjatuhkan vas bunga kerjaan kucing.