Mengisahkan seorang Chessa yang kehidupan nya di penuhi dengan keposessesivan.
pria bernama Xavier yang mempunyai kewajiban untuk menjaga sang adek menggantikan kedua orangtua nya yang sudah meninggal dengan segala keposessesivannya terhadap adek ny...
"Eung, Dek Abang masih ngantuk!!" jawab Xavier dengan suara serak nya.
"Ya Allah, Deep Voice nya ga main-main," batin Chessa.
"Eh ya Allah, Chessa sadar! Dia Abang lo sendiri," ucap Chessa sambil menepuk-nepuk dahi nya.
Next!
"Ya Allah Abang, bangun!"
"Peluk dulu, baru Abang bangun."
Chessa hanya pasrah, dan mengiyakan nya.
"Hm, cepetan sini."
Chessa pun langsung memeluk Abang nya. Dan tanpa di duga Chessa tertidur di pelukan Abang nya.
Jam 12.00 (siang)
"Eugh."
Xavier menggeliat, dan merasa berat di bagian atas badan nya. Xavier membuka mata lalu menunduk, dan melihat ada Adek nya yang lagi tidur di atas tubuh nya.
Xavier terus memandangi wajah damai Chessa yang lagi tertidur pulas sambil mengelus surai panjang nya.
"Gue gak akan biarin lo disakitin sama laki-laki gak ada akhlak di luaran sana dek, gue bakal jaga lo walau nyawa taruhan nya gue ikhlas dek, gue sayangsama lo, bahagia terus bidadari Abang," batin Xavier sambil mengecup kening bidadari nya yang lagi tertidur itu.