bagian - 22

184 43 5
                                        

Ada cinta dan kasih sayang
dari keluarga untuk kalian
yang terkadang belum memahami..

______________________________________


_

" kalian ...   .. " kaget ayah abikara
melihat kedatangan sekar dan ridho
yang sudah di ruang tamu.

" maaf kalau kami datang tiba tiba
tapi niat kami ingin melihat keadaan
abikara apa boleh ?"
ujar ridho bicara sedangkan sekar
hanya diam dengan pandangan kosong membuat ayah abikara
menjadi bingung.

" iya tapi ada apa dengan sekar ,sepertinya dia kurang sehat"
Sahut ayah abi hati hati.

Ridho menghela nafas pelan lalu
melihat sekar yang masih terdiam.
" ini karna sekar melihat juna  yang
penuh darah di atas kasur hingga
piskis sekar tergoncang hebat"
Lirih ridho Nada sedih.

Ayah abikara berdiri dari kursi
lalu duduk disamping sekar kemudian memeluk dengan hangat.
" sekar om tidak tau apa yang sebenarnya terjadi tapi om yakin
kamu kamu bisa melewati semua ini"

Hangat ..
Batin sekar pelan

setelah memberikan pelukan hangat
kepada sekar ayah abi berdiri berjalan.
Melihat ayah abikara orang yang
sangat ridho benci memeluk sekar
hangat layaknya seorang ayah
membuat hati ridho sedikit membaik.
Gw tau om orang baik hanya saja
Anak yang bersama om adalah
masa lalu arjuna yang kelam
batin ridho

" ayo sekar ,ridho kalau mau liat
keadaan abikara " ujar bahagia ayah
abi menuju kamar abikara.

Ridho menarik sekar untuk mengikuti
langkah ayah abi ke kamar abikara.
Saat pintu putih terbuka terlihat
jelas sosok yang ridho benci
terbaring lemah dengan bantuan
alat rs yang sangat banyak.

Ini tidak sebanding dengan kami
yang kehilangan arjuna ,kau pantas
mendapatkan nya abikara
Batin ridho menatap benci ke abikara.

Ayah abikara keluar sebentar untuk
memberikan waktu agar hatinya
tidak merasakan sakit saat melihat
Putranya sedang di ambang maut.
" semoga dengan kedatangan mereka
Abi bisa lebih baik " harap ayah abi
pergi dari kamar abi.

ridho duduk disamping abikara
menatap lama wajah yang sangat
Mirip dengan mendiang arjuna.
" gua nyesal udah nurut sama
Kata sekar sampai lupa kalau
lo biang masalah di hidup arjuna"
Nada kesal ridho

Sekar menatap abikara dengan
air mata yang menetes di pipi
Rasanya hati sekar terasa sakit
seoalah ada jarum yang menusuk
saat menatap wajah abikara terbalut
masker oksigen.

tangan ridho terjulur ingin membuka
masker oksigen abi ,tapi di tahan
seseorang pelan.
" jan__ngan__ " suara sekar lirih

Ridho menoleh ke arah sekar ia bisa
melihat wajah sekar yang basah air
mata serta hidung merah.

" sekar  .. " sebut ridho lalu memeluk
sekar hangat ,yang dipeluk masih
Menangis tanpa suara sedikitpun.

" apa lu ngerasa abi adalah juna sekar
tapi abi bukan adik lu dia yang udah
bunuh arjuna " jelas ridho kecewa.

Ceklek

" apa ... Abi yang sudah membunuh
Arjuna ?! " kaget ayah abi berdiri
di depan pintu.

Spontan ridho melihat ke arah ayah
Abi yang kini masih kaget memegang
knop kamar abi sedangkan sekar
menghampiri abi perlahan lalu
mengusap rambut abi lembut.

" ade ... " pelan sekar

#

Rumah lain

Arjuna memandang luka sayatan
di dadanya didepan kaca setelah
di obati oleh seorang dokter.
ingatan arjuna kembali berputar
Dimana dirinya di tusuk oleh abikara
dengan kejam di dada dan perut
tapi semua luka itu hilang tak
Berbekas.

" aku tidak mengerti sama sekali
tapi ini kedua kalinya aku diberi
Kesempatan untuk hidup jadi
apa yang harus ku lakukan "
ujar arjuna menatap cermin.

Ceklek

"   awi ,kau sudah bangun bagaimana
perasaan mu sekarang sudah lebih
baik " sapa dokter tampan menghampiri arjuna.

" baik om , alhamdulillah " Senyum
Arjuna memandang dokter yang
sudah menolong nya.

" jadi kamu mau nggak ikut saya
Ke jepang daripada di sini sendirian"
Ajak nya lembut.

Pergi ke jepang ,tapi bagaimana
dengan kak sekar dan yang lain.
di mata mereka arjuna sudah mati
Bukan .., Mustahil mereka akan
Percaya "
Batin arjuna bengong berpikir.

Senyum manis tampak di wajah
dokter yang kini sedang memakaikan
kemeja ke tubuh arjuna.
" aku tidak akan memaksa Awi tapi
buatlah keputusan yang tepat ok "!
ucap dokter bertag heda.

Arjuna melihat dokter heda lamat.
" dokter aku ingin pergi sebentar
setelah itu akan kuputuskan jawabanya " balas arjuna

Dokter heda mengangguk setuju
Lalu memegang pundak arjuna.
" baiklah awi ,tapi maukah kamu
Menjadi bagian keluarga ku "
tawar nya

" keluarga .., " bengong arjuna
membuat dokter heda gemas tapi
Ia tahan karna takut awi takut
- di kira pedofil :)

" iya jadilah adikku awi lalu kau
akan tinggal di jepang bersama ibuku" jelas dokter heda.

Arjuna tidak bisa langsung menjawab
tapi kemudian hanya diam ,dokter
Heda yang melihat awi memutuskan
untuk keluar kamar agar adik barunya bisa berpikir untuk
mengambil keputusan.

Okaasan ,aku bertemu awi di sini
walaupun berbeda di mata mereka
Sangat mirip okaasan ..
batin heda bahagia berdiri didepan pintu.

( okaasan : ibu - bahasa jepang)



#


Kono hanashi wa sukidesu ka?
( apa kamu suka cerita ini ? )

Arigatou sudah mau antisipasi
Dalam cerita abal ini 🥲

aishiteruyo!!!!
................
( aku sayang kalian 🥺

 Ustoppable ENDTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang