Extra part

294 3 0
                                        

Halo semua adakah pembaca lama yang masih nyimpen cerita ini? Komen dong,awal cerita ini kan sad ending. Dan aku udah nulis satu part yang emang sebenarnya ending bahagia,tapi gara-gara keriwehan kuliah jadi lupa mau publish.

Kalo ada pembaca lama komen dong guyss, happy reading readers-readersku 💐 💐


Altas terbangun dari tidurnya. Laki-laki itu langsung berdiri ketika tidak ada siapa-siapa di brangkar yang seharusnya di tempati oleh Leta.

"Sus! Leta ... Leta belum meninggal, kan, Sus? Semua ini cuman mimpi, kan, sus? Nggak ada yang racunin Leta kan? Leta masih hidup kan?"

Suster tersebut tersenyum ketika melihat Altas yang amat sangat khawatir.

"Suster!" bentak Altas kesal.






-oOo-






"Permisi!"

"Iya sebentar!"

Ira membuka pintu dengan wajah terlejut ketika Agam berdiri sembari membawa dua orang polisi.

"Apa benar ini rumah saudari Olivia?"

"Iya benar, Pak. Ada apa, ya?" tanya Ira bingung.

"Kami mendapat laporan jika saudari Olivia melakukan percobaan pembunuhan terhadap saudari Violeta di rumah sakit."

"Tapi, Pak-"

Polisi tersebut langsung masuk menerobos melewati Ira. Gadis itu menatap tak percaya ke arah sepupunya yang tega melaporkan kakaknya demi orang lain.

"Kak Agam! Otak kakak di mana, hah?!" tanya Ira. "Kakak tega lakuin ini semuanya! Cuman demi-"

"Nggak Pak! Saya nggak bersalah!"

Ira langsung berlari ke dalam rumah. Dirinya melihat dua orang polisi menyeret kakaknya tanpa belas kasihan.

"Agam sialan! Lo lebih milih Leta dari pada gue sepupu lo sendiri!"

"Sepupu kata lo?"

Agam menyerahkan sebuah amplop ke arah Ira. Dengan tergesa, gadis itu langsung membuka amplop dan membacanya dengan seksama.

"Itu tes DNA yang nyatain kalo Olivia positif bukan kakak lo, Ra. Dan ini," Agam menyerahkan sebuah amplop lagi, "ini milik Violeta, hasilnya positif. Gue nggak tau pasti kenapa bisa ketuker. Lo bisa tanya sama ibunya Violeta yang jadi pembantu lo itu."

"Pak, bawa dia!"

"Agam! Awas lo, ya! Gue bakal bales kelakuan lo!"

"Kak Agam ... Mama sama Papa udah tau?"

"Mereka ada di rumah sakit."





-oOo-

"Lo mau ke pengadilan apa mau ke pantai sih?"

Cassandra menatap berang ke arah Agam. Sewot sekali laki-laki itu terhadap dirinya.

"Memang kenapa, hah?! Mau gue pakai baju apapun terserah gue! Apa urusannya sama lo?!"

AKARA (Ending)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang