Delapan🖤

7.6K 439 49
                                        


Happy Reading ♥️

Kaki jenjangnya dengan tergesa-gesa menelusuri jalan menuju kampus. Ia terlambat bangun,karena tidur larut tadi malam

Bukan karena tugas kuliahnya yang menumpuk,hanya saja Kaisen memikirkan Tinuviel yang hampir seminggu ini tidak menghampirinya

Yang biasanya terdapat sarapan di atas meja,kini sudah tidak ada. Yang biasanya ada bunga mawar disampingnya,kini juga sudah tidak ada

Bohong jika Kaisen tidak merindukan itu semua. Kaisen tau betul bahwa wanitanya,bukan seorang manusia biasa. Tapi masa bodoh dengan itu, Kaisen nyaman dengan Tinuviel

Jika Tinuviel mendekatinya karena darah,maka dengan senang hati akan diberikannya. Asal Tinuviel tetap bersamanya

Persetan dengan apa yang akan terjadi kedepannya. Kaisen hanya ingin Tinuviel seorang

Wanita dengan rambut hitam indahnya,pupil merah dan paras yang sangat menawan. Hanya sekali Kaisen melihatnya,ia sudah jatuh dalam pesona wanita itu

Sentuhan lembut dan menuntut benar-benar membuat Kaisen gila

Dan apa apaan ini,sudah hampir seminggu Tinuviel tidak menemuinya. Bagaimana bisa ia mencari keberadaan yang bahkan Kaisen sendiri hanya tau namanya saja?

Kaisen juga sudah berusaha mencari di internet,dimana biasanya kaum Vampire tinggal dan yah,itu tidak membuahkan hasil

Karena terlalu memikirkannya semalam,jadilah ia terlambat bangun dan harus tergesa-gesa menuju kampus

Kaisen memang bukan anak orang kaya atau semacamnya. Ia hanya seorang anak yatim piatu yang nekat pergi ke negeri orang untuk menuntut ilmu. Dibantu dengan beasiswa dan arahan pamannya

•••••o0o•••••

Jam kuliah sudah selesai,kini Kaisen dengan keempat temannya sedang berada di salah satu cafe dekat kampus

"Liam,gue mau tanya dong" Kaisen membuka percakapan

"Ape tu?serius banget kayaknya"

"Ini serius Liam, antara hidup dan mati pokoknya" Kaisen menatap bola mata Liam dengan wajah serius

"Hah?Lo punya penyakit Kai?" Joshua yang sedari tadi diam mendengarkan ikut masuk ke dalam percakapan Kaisen dan Liam

"Bukan,bodoh" ucap Kaisen dengan menjitak kepala Joshua,kesal

"Lo kan sering ke club tu,Lo pernah nggak liat cewek rambut item pupil merah?kulitnya putih pucet,trus tinggi semampai?" Tanya Kaisen

"Hmm?cewek yang rambut item mah banyak disana,tapi kalau yang pupil merah kulit pucet nggak ada deh"

"Emang siapa sih Kai?"

"Pacar gue"ucap Kaisen dengan menyadarkan punggungnya pada kursi

"Heh!Lo udah punya pacar tapi nggak bilang-bilang kita?"ucap Joshua, sedikit terkejut mendengar temannya yang jomblo dari lahir sudah memiliki kekasih

"KETERLALUAN KAMU MAS!!" Bryan berucap dengan dramatis

"Kekencengan anjir suara Lo!malu diliatin orang" Altezza segera membekap mulut Bryan

"Gue mau kenalin,cuman masalahnya cewek gue nggak ada kabar. Udah hampir seminggu" ucap Kaisen sedih

"Yah, jangan-jangan Lo di ghosting lagi?"

"Nggak mungkin,masak iya dia udah ambil keperjakaan gue main kabur gitu aja sih"

"Lo di perkosa Kai?"tanya Altezza,yang sedari tadi sibuk dengan handphone nya membalas pesan dari sang kekasih

"Iya"

Sontak perkataan singkat yang keluar dari mulut Kaisen membuat mereka tertawa,sebelum menyadari sesuatu

"Eh...eh?di perkosa?Lo di perkosa Kai?"

"Gimana tuh ceritanya?"

"Kok bisa sih,Kai?"

To Be Continued

Gue mau tanya dong, menurut kalian penulisan gue udah bener atau belum?kalau belum tunjukin dong yang mana

Untuk next gue harap bisa 30vote dan 15komen

Salam hangat ♥️

Queen of VampireCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang