Memories 🎄

5 6 0
                                        

"Oh ya ... kenapa AS tak bisa merebut proyek yang diinginkan BHE?" sahut Jungkook membuat Lisa sedikit terdiam.

🎄🎄🎄🎄🎄🎄

Usai pulang kerja begitu Lisa keluar, Jimin sudah berdiri didepan untuk menjemput Lisa.

"Kenapa kamu di sini?" tanya Lisa.

"Untuk menjemput seorang putri," ucap Jimin.

"Oh," dingin Lisa lalu berjalan begitu saja.

"Aku hanya bercanda, aku datang untuk menjemput pacarku," ucap Jimin sambil merangkul Lisa.

"Tidak usah terus bercanda."

Terlihat Jungkook juga baru keluar. Jimin melihat Jungkook dibelakang Lisa agak jauh.

Tak mau terus berdebat Jimin langsung memegang tangan Lisa untuk mengajaknya masuk mobil

"Kamu tidak dijemput akan sangat bahaya jika kamu berkeliaran malam-malam seperti ini, apalagi kamu begitu cantik."

Lisa yang tak tahu keberadaan Jungkook menurut saja walaupun sedikit mengomel Jimin terus merangkulnya.

Saat hendak masuk terdengar Jungkook menghidupkan mobil dengan keras lalu melajukan mobilnya dengan kencang juga. Jimin dan Lisa hanya bisa bengong melihatnya.

Saat dimobil Jimin dan Lisa terus saling melirik.

"Apakah kamu kedinginan?" tanya Jimin.

"Tidak aku hanya kecewa sama sikapmu," jawab Lisa.

"Kenapa?"

"Aku harap kamu tidak mengirim bunga ke kantorku lagi."

"Kalau kamu tidak mau bunganya maka aku akan mengubah kantormu menjadi toko bunga."

Lisa berdecak kesal.

"Aku hanya bercanda."

Lisa membalasnya dengan senyuman tipis.

"Apakah Jungkook mempersulitmu?"

"Tidak ...tapi dengan sikapmu yang terus seperti ini, bagaimana ke depannya nanti aku bisa bekerja di AS?" Jawab Lisa.

"Aku justru senang kalau kamu kehilangan pekerjaan di AS jadi kamu bisa bekerja di BHE kapan saja."

"Terima kasih," ucap Lisa namun dengan nada nyinyir.

🎄🎄🎄🎄🎄🎄

Lisa sampai dirumah lalu menyalakan lampu. Lisa terkejut melihat kakaknya tidur dikursi. Jiso yang baru bangun menyapa Lisa.

"Kenapa tidur di ruang tamu?" tanya Lisa.

"Tidak bisa tidur kalau adik kakak belum pulang," ucap Jiso.

Lisa duduk disamping Jiso dengan senyum senyum.

"Kenapa senyum-senyum?" tanya Jiso.

"Aku senang akhirnya kembali kerumah dan di rumah ini ada seorang yang bersamaku dan menungguku, aku merasa tidak kosong lagi."

"Aku merasa sendirian karena kamu tidak pernah di rumah."

"Maaf mungkin hal ini karena aku baru saja dipromosikan dan terlebih lagi ada penawaran proyek jadi agak sibuk."

"Aku mendukung keputusanmu bekerja di AS tapi aku sedikit tidak menyetujui kalau kamu harus bekerja sebagai asisten CEO. Apalagi Jungkook sangat berbeda dari 7 tahun yang lalu. Kaka juga berharap kamu mengganti pekerjaan yang lain."

"Tenang saja kakak tidak perlu mengkhawatirkan ku. Oh iya, pindah sana ke kamar karena ini sudah larut malam."

🎄🎄🎄🎄🎄🎄

Love MazeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang