Jin mengingat saat malam malam setelah pertemuan Jungkook dengan Lisa pertama kali menjadi asisten. Jungkook terlihat sedih berdiri didekat jendela.
"Malam itu Jungkook bertanya pada gua apa yang akan dilakukan Lo jika ada seseorang yang akan mendorongnya? Gua mengerti, pantas saja malam itu lo sangat aneh, apakah itu karena dia?"tanya Jin
"Kalau gitu jawablah," kata Jungkook balik bertanya karena pertanyaannya malam itu belum dijawab.
"Orang yang mencintai kehidupan sepertinya dirinya tidak akan berdiri ditempat berbahaya seperti itu."
Jungkook hanya tersenyum mendengar nya.
🀄🀄🀄🀄🀄🀄
Keesokannya Jungkook, Jin dan Suga sedang rapat membicarakan proyek alpha.
"Tuan Jeong sudah mengumumkan kalau yang masuk ke penawaran level kedua adalah perusahaan kita dan Bighit. Tapi ...."
"Tapi apa?"
"Tapi Tuan Jeong menaikkan harga 20% dari harga penawaran."
Jungkook mengangguk angguk.
"Memang proyek alpha bukanlah satu-satunya kerja samanya."
"Saya akan terus maju untuk mendapatkan proyek Alpha," ucap Jungkook.
Suga dan Jungkook terus berdebat tentang proyek alpha.
"Saya tidak setuju karena modal yang akan dikeluarkan begitu besar apalagi sebelumnya Jungkook tidak pernah seperti ini."
Sementara Lisa dan Dea juga mendengar perdebatan antara CEO Jungkook dan Manager Suga.
Dea panik bertanya ke Lisa. "Apa yang sebenarnya terjadi?"
"Jangan khawatir karena ini masalah pribadi Jungkook jadi dengarkan saja apa kata Jungkook."
"Alpha sangatlah penting bagi AS!" kata Jungkook tetap kekeh dengan pendiriannya.
"Kenapa Anda sangat ngotot padahal sangat mahal?"
"Apa yang Anda inginkan sebenarnya?" tanya Jin.
Jungkook menyuruh Suga duduk dulu dan nanti akan membicarakan strateginya.
🛌🛌
Dikantor Jimin menelepon Fabian yang sedang bermain golf.
"Gua ingin pinjam dana lagi," ucap Jimin to the point.
"Dana yang terakhir diberikan lo sudah merupakan dana terbesar yang gua miliki jadi kalau lo ingin menambah lagi gua sudah tidak punya."
"Ah, baiklah. Terimakasih maaf sudah merepotkan."
"Tidak masalah sejauh ini bisa membantu lu tidak keberatan karena lu sudah seperti saudara gua sendiri."
Setelah menutup panggilannya terlihat Jimin sangat kebingungan. Ternyata percakapannya didengar oleh ayah Jimin yang sedari tadi didepan pintu. Ayah menghampiri Jimin lalu dengan khawatir mengatakan.
"Kamu sangat berusaha keras tapi bagaimana nanti kalau tidak mendapatkan dana?"
Jimin segera merangkul ayahnya dan menenangkan.
"Aku pasti bisa mengatasinya karena aku tak akan menyerah."
Ayah tersenyum bangga dengan kerja keras Jimin.
👟👟👟👟👟👟👟
Malam hari Lisa dan Dea masih bekerja. Lisa melihat ada obat dimeja.
"Apakah kamu yang menaruhnya?" tanya Lisa.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love Maze
RomantikIni menceritakan kisah cinta abadi. Cinta yang muda dan tidak dewasa tetapi sangat dalam yang bahkan mematahkan semangat tidak dapat mengubah perasaan itu. Mereka butuh 7 tahun tetapi keduanya belum bisa menyembuhkan hati mereka menemukan orang-oran...
