Kepulangan Via

508 42 5
                                        

Hari ini Via lebih tepatnya Aca telah diperbolehkan untuk pulang. Itupun karena Via yang memaksa ingin pulang, yang akhirnya dituruti oleh bunda dan ayahnya.

"Sayang, sekarang istirahat ya biar cepet sembuh" Bundanya sembari mengelus sayang kepala Via

"Iya bunda"

"Oh ya bun, yah besok Via boleh berangkat sekolahkan?" Tanya Via dengan mata berbinar menatap kedua orangtuanya

"Lusa aja ya princess, besok belum boleh masuk sekolah" Jawab Ayah dengan lembut

"Ih Ayah.. Via kangen loh mau masuk sekolah. Ya ya ya Ayah Bunda bolehkan?"

Ayah dan Bundanya hanya bisa menghela nafas melihat anak semata wayangnya yang sangat keras kepala ini

"Baiklah princess, princess boleh masuk sekolah lagi besok tapi ingat jangan ceroboh lagi lihat jalanan dulu kalau mau nyebrang"
Peringat Ayahnya dengan tegas tetapi tetap terlihat kelembutannya dalam menasehati putri kesayangannya

"Iya Ayah, Via bakal lebih hati-hati kok. Via sayang banget sama Ayah dan Bunda" Terpatri senyuman manis di wajah Via dengan memeluk erat mereka berdua

"Ayah juga sayang banget sama Princess Ayah ini"

"Iya Bunda sayang juga sama putri Bunda yang cantik ini"

"Yaudah Via masuk ke kamar dulu ya, dadahhh" Pamit Via sambil melambaikan tangan

"Iya sayang" Jawab Bunda Mira dengan senyuman tulus yang tak pernah luntur semenjak kepulangan anak gadisnya itu

----------------

Sesampainya di kamar,  Via langsung merebahkan dirinya di tempat tidurnya sembari menatap langit-langit kamar

"Huh harus semangat nih jalani hidup baru, gue harus segera selesaikan nih masalah. Iya harus, semangat Aca lo pasti bisa!"

"Udahlah mending gue tidur, cape juga nih badan" Lanjutnya sambil mencari posisi nyaman tuk menyelami kehidupan di alam mimpi

Tak terasa waktu telah menunjukkan pukul 17.00 tetapi tak mengusik seorang gadis yang tengah asik berada di alam mimpi

"Sayang, bangun yuk mandi terus makan"

"Nanti dulu bun, Via masih ngantuk. Mending bunda ikut Via tidur juga" sambil menarik tangan Bundanya agar ikut tidur juga

(Akhlakless memang anak kesayangan Bunda Mira ini)

"Heh apa-apaan nih ga ga,  ayo Via bangun udah sore ini" Kesal Mira

"Huahhh iya Bundaa, Via bangun nih" perlahan duduk sembari mengumpulkan nyawanya yang masih betah di alam mimpi

"Yaudah bunda tunggu di bawah''

Setelah itu, Via bergegas ke kamar mandi tuk melaksanakan perintah bunda barunya ini
Via mandi menghabiskan waktu 15 menit tak seperti perempuan pada umumnya yang bisa menghabiskan waktu yang lebih lama untuk sebagian perempuan

"Selamat sore Ayah Bundaa" Teriaknya yang sangat membahana dengan mengecup singkat pipi kedua orang tuanya itu

"Sore Princess, biasakan jangan teriak dong sayang" Jawab bundanya

"Hehe maaf Bunda" cengiran Via dengan mengangkat dua jari

"Sudah-sudah mari makan" Ajak Ayah Bimo yang sudah tak sabar karena lapar.

Ya, Ayah Via bernama Bimo. Seorang pegawai negeri di salah satu perusahaan yang sangat besar di Jakarta. Dan Bundanya hanya seorang ibu rumah tangga. Jadi, jika kalian berfikir Via hidup di keluarga yang sangat kaya seperti cerita wattpad lainnya maka kalian salah, Via hanya seorang gadis sederhana yang tinggal bersama keluarga yang bercukupan tapi tak bisa dibilang kaya juga

Setelah menyelesaikan acara makan bersama tadi, Via menonton tv ditemani Ayahnya. Yak, Via walaupun sudah beranjak dewasa tetapi tetap menyukai film kartun yang berisi saudara kembar yang tak pernah besar itu

Lalu setelah selesai menonton tv, Via ingin cepat-cepat tidur karena tak sabar tuk melihat bangunan sekolahnya yang akan ia tempati itu dan pastinya tak sabar untuk melihat reaksi penghuni sekolah yang selalu membully Via dulu

---------------------

Kringgggg

"Huahh jam 5 ternyata siap-siap deh ga sabar gue pengen liat sekolahan Via dulu"
Monolog Via sambil bergegas menuju kamar mandi dengan mengambil seragam sekolahnya itu

Setelah 25 menit pun, Via telah siap dengan setelan seragamnya itu tak lupa bercermin tuk melihat penampilan barunya ini dan tentunya wajah barunya

"Anjirr cakep banget nih gue, okee Via lo harus siap buat gempar satu sekolahan karena kecantikan lo yang luar biasa ini hahaha" cekikikannya yang melihat penampilannya yang beda dari Via yang dulu

"Halo selamat pagi Ayah Bunda, Via yang canik ini udah perfect" Teriak untuk menyapa kedua orang tuanya itu

"Pagi cantik, wah Via tumben dandan gini" Ujar Bundanya yang sedikit terkejut melihat Via dengan penampilan yang sedikit berbeda

"Iya dong Bunda, Via mau ubah penampilan yang lebih baik hihi"

"Oh gitu, iyaa deh Bunda seneng nih liat penampilan Via yang beda dari yang dulu. Iya ga Yah? " Tanya Bunda

"Iya dong, begini aja ya cantik Via selalu cantik kok mau dandan kayak apapun"

"Hihi makasih Ayah" Sambil memeluk Ayahnya dari samping

"Yaudah sini, Via sarapan dulu terus berangkat nanti telat loh"

"Iya Bundaku"

"Bun, Yah Via berangkat dulu ya takut telat hehe" Sembari menyalami Kedua orang tuanya

"Iya, hati-hati di jalan ya sayang" Teriak Bundanya

"Siap Bun" Jawab Via dengan mengacungkan jempolnya

---------------

Holaa gais!!!
Gimana part kedua aku? Komen yaa aku seneng banget kalau kalian mau vote dan komen (semua penulis pasti gitu juga kali)
Haha iyasii

Tinggalkan jejak okeii??? Kalo mau kasi saran buat cerita ini monggo bakal kubaca kok ><

See ya readers 😉👋


















TRANSMIGRASI ACACerita yang bikin terobses. Temukan sekarang