Sinar matahari mulai masuk kekamar dan menerpa ke wajah gadis yang masih tertidur pulas di ranjang perlahan lahan matanya mulai terbuka.Dia melihat jam dinding yang menunjukan pukul 06.00 pagi dia segera bergegas ke kamar mandi.Setelah selesai mandi dan memakai baju sekolah perlahan dia menurunin tangga menuju meja makan.
"Bi,ayah sudah berangkat kerja?"tanya quenzi kepada pembantunya.
"Tuan Uda pergi dari sekitar jam 05.00 pagi tadi non,katanya ada urusan kerjaan ke luar kota"ucap bi nina
"oh yauda quenzi pergi sekolah dulu ya bi"ucap quenzi
"eh ini bekalnya non jangan sampai lupa"ucap bi nina
"iya bi makasih ya,kalau gitu quenzi pergi dulu assalamualaikum bi"ucap quenzi sambil menyalami tangan bi Nina
Dia berjalan kearah pintu rumah lalu membukanya sekita dia kaget karena Aska Brawijaya sahabatnya Uda menunggu dia di depan pintu.
"astaga Aska"kaget quenzi
"gitu aja masa kaget si kan Uda biasa"ucap Aska
"ya Lo kenapa gabilang dulusi kalo mau jemput kan jadinya aku kaget liat kamu Uda di depan gini"kesal quenzi
"ya maaf quen aku lupa hehe"ucap Aska sambil cengengesan.seketika quenzi mendengus kesal.
"Yauda yuk langsung berangkat aja ntar telat lagi"ucap quenzi
"Hayukkk kita jalan"ucap Aska
*****
Sesampainya disekolah mereka langsung memasuki kelas yang penghuni kelasnya sudah banyak yang masuk.
Kringggg........... Kringggg
Bel masuk sudah berbunyi dan seluruh murid memasuki kelasnya masing masing.Gurupun memasuki kelas quenzi dan belajarpun segera dirumulai.
Baiklah anak-anak kita hari ini kedatang murid baru.
"Silahkan nak masuk dan perkenalkan dirimu"ucap Bu Yeni
"Prince Gerzano"ucap prince.
"busetdah pendek bener tu perkenalannya"ucap Azam siswa cowok yang duduk di kursi paling belakang.Sontak prince menatap tajam azam.seketika Azam menelan salipa akibat tatapan tajam prince.
Quenzi yang duduk di kursi depan sontak saja matanya membulat melihat laki-laki yang dijumpai tadi malam dan dalam waktu yang bersamaan Prince juga melihat ke arah Quenzi dalam beberapa saat mereka bertatap-tapan masih dengan tatapan tajam Prince.Setelah beberapa saat mereka tatap-tatapan Quenzi lebih dulu memutuskan pandangannya.
"Mine"ucap prince dengan smirknya
"Baiklah kamu prince silahkan duduk di bangku yang kosong" ucap Bu Yeni
Prince mulai jalan menuju bangku yang kosong Dian ketika dia melewati Quenzi yang dudu di depan di berbisik kepada Quenzi.
"Siap untuk bermain" ucap Prince dengan nada berat.seketika Quenzi menengang mendengar ucapan Prince.
*****
Kringgggg.....kringggggg
Bel istiraht berbunyi semua murid mulai keluar kelas untuk menuju kantin.Beda halnya dengan Quenzi yang diam dikursiny itu semua tidak putus dari pandangan prince sedikitpun.
Prince mulai berjalan menuju meja Quenzi
"Lo ikut sama gue" ucap prince
"Ha-h" ucap Quenzi gugup
"Lo.harus.ikut.sama.gue" ucap Prince penuh penekanan.
"Tapi mau kemana" ucap Quenzi pelan
"lama Lo ah,jangan lupa bawa tas gue" ucap prince.
"iy-a" ucap Quenzi
Mereka berdua keluar kelas beriringan,sepanjang jalan dikoridor semua pasang mata tak lepas memandang mereka dua dan itu semua membuat Quenzi kurang nyaman.Tapi beda halnya dengan Prince yang sama sekali tak peduli
Sesampainya mereka di gudang belang sekolah Prince langsung menyuruh Quenzi untuk duduk di bangku panjang yang kosong di pojok gudang.
"Lo duduk disitu dan buka tas gue trus ambilkan dot gue didalem" ucap Prince yang duduk disamping Quenzi.
Seketika mata Quenzi membola mendengar penuturan prince.Dia tidak menyangka laki-laki didepannya ini masih nge dot.
"Heh kok malah bengong sih cepetan" ucap Prince tegas
"ii-yaa" ucap Quenzi yang masih shock
Setelah Quenzi mengambilkan dot nya dan langsung dia kasi ke Prince yang diterima prince langsung dan merebahkan kepalanya ke paha Quenzi tanpa berkata apapun dia langsung meminum dot nya.
Setelah selesai nge dot dia kembali duduk dan langsung mengambil tasnya yang dipegang Quenzi untuk menyimpan dotnya kembali.Dia menatap wajah Quenzi yang dari tadi diam dan netap dirinya tanpa berkedip.
"Lo jangan bilang sama siapa-siapa kalau gue masih nge dot awas ajalo"
"Iya"ucap Quenzi
"Yaudah ayok kita pergi sekarang bel masuk udah bunyi"
*****
Kringgg....kringggggg
Bel pulang sekolah berbunyi,semua murid mulai berbondong-bondong keluar kelas sama halnya dengan Quenzi dan Prince.
Prince menarik tangan Quenzi untuk ikut dengannya.
"Lo pulang sama gue dan gue ga butuh penolakan lo" ucap Prince
Mereka menyuruh jalan menuju parkiran dengan Quenzi yang berjalan di belakang Prince.
Sesampainya di parkiran Prince langsung memasangkan helm kepada Quenzi.dan Prince langsung menaiki motornya di susul Quenzi yang juga menaiki motor Prince.Seoanjang perjalan tidak ada yang membuka suara sampai dimana Prince yang membuka suaranya.
"Rumah Lo dimana?" Tanya Prince kepada Quenzi.
"Jalan mawar no.16"
Tanpa menjawab Quenzi prince mulai melajukan motornya menuju alamat rumah Quenzi.Sesampainya di depan rumahnya Quenzi langsung Turun dari motor Prince.
"Besok gue jemput jangan pergi duluan atau Lo tau akibatnya" ucap prince setelah itu dia langsung melajukan motornya pergi dari rumah Quenzi.
Quenzi mulai memasuki rumahnya sekita matanya membola melihat ayahnya yang duduk diruang tamu sambil menatap Quenzi tajam dengan rahang yang mengeras.
Seketika ayahnya mulai berjalan mendekat ke arah Quenzi dan tanpa aba apa menampar Quenzi.
Plakkkkk
"HABIS JUAL DIRI KAMU" bentak Jaka ayah Quenzi
minal aidzin walfaidzin ya mohon maaf lahir dan batin.
Next?
KAMU SEDANG MEMBACA
big baby
Teen FictionPRINCE GERZINO cowok dingin dan cuek yang menutupi kebiasaan bayinya. Siapa sangka pertemuan takterduganya dengan gadis yang bernama QUENZI RAQUELA dia mulai menyukai gadis tersebut. #18+ jangan lupa follow🙂
