Jangan lupa vote dan coment sebanyak-banyaknya yaa!!
Tak terasa langit sudah gelap,Quenzi yang berada di balkon terus menatap langit yang dihiasi bintang-bintang yang begitu indah.Dia selalu berharap kapan dia bisa merasakan kasih sayang dari ayahnya layaknya anak perempuan lainnya yang disayang dan dimanja oleh ayahnya.
Quenzi mulai masuk dan merebahkan badannya di ranjang sambil menatap langit-langit kamar.Dia merasa bosen dengan kehidupannya yang gitu-gitu aja setiap harinya,dia juga butuh kasih sayang seorang ibu yang tidak pernah dia dapatkan sejak dia lahir.seketika lamunan Quenzi buyar karena ponsel nya berdering.
Quenzi mengerutkan kening binggung karena nomor yang tidak dia kenal menelponnya malam-malam begini.
"Halo Rara sayang"ucap Prince
"Iya halo"ucap Quenzi
"Rara lagi ngapain"tanya Prince
"Ini siapa ya" tanya Quenzi sambil mengernyitkan dahinya bingung.
"Ihh Rara ini prince Lo" ucap prince membrengut sebal.
"Keluar yukk ini kan malam Minggu biar kaya pasangan lainnya kita pergi jalan-jalan,makan,atau ga kita main-main. Rara mau kan"tanya Prince penuh semangat.
"Ya-udah iyaa"Ucap Quenzi.
"Oke Rara siap-siap ya tapi jangan cantik-cantik Prince gasuka Rara diliatin cowok-cowok nanti oke cantik"ucap Prince tersenyum menampilkan deretan giginya yang rapi.
Tut
Prince mematikan telpon sepihak Quenzi sampai melongo mengingat betapa semangatnya laki-laki tersebut mengajak dia keluar.Quenzi tersenyum tipis membayangkan betapa menggemaskan nya wajah laki-laki itu.
Apa-apan ini kenapa aku mulai memikirkan laki-laki manja seperti dia.Quenzi menggeleng-gelengkan kepalanya heran dengan dirinya sendiri.
Quenzi mulai Menganti pakaiannya dan mempoleskan makeup tipis kewajahnya tak lupa menyemprotkan parfum.Dia mulai keluar menunggu prince di teras rumahnya.
Tak berapa lama terdengar suara motor dan dapat Quenzi pastikan itu suara motor prince siapa lagi kalau bukan dia coba.
"Langsung berangkat aja yukk ntar kemalaman lagi" ajak Quenzi
"Berangkat"ucap prince cengengesan tapi mampu membuat Quenzi terkikik geli.
Sesampainya di tempat Quenzi langsung turun dan disusul dengan prince.Ternyata Prince membawa Quenzi ke pasar malam.
"Kamu ngajak aku ke pasar malam"tanya Quenzi dengan mata yang berbinar
"iyaa,Rara suka kan"tanya Prince
"Suka dong,suka banget malah.Ini pertama kali aku pergi kesini dan aku seneng bangett"ucap Quenzi yang sedari tadi tidak berhenti tersenyum.
Prince seneng melihat Quenzi yang ternyum dari tadi.
"Yaudah yuk kita langsung masuk aja"lanjut Quenzi sambil menarik tangan Prince.
"Prince naik itu yukk"ajak Quenzi sambil menunjuk ke salah satu wahana yang menarik perhatiannya.
"Em kamu yakin Rara mau naik itu"ujar Prince sambil memperhatikan wahana itu sedikit tak yakin.
"iyaa,aku pengen banget naik itu pasti seruuu"ucap Quenzi berbinar melihat wahana itu.
"Naik yang lain aja yuk,itu bahaya Rara"ucap Prince takut-takut.
"Ihh aku maunya naik bianglala gamau yang lain.ohh atau kamu takut ya naiknya"ucap Quenzi tersenyum jahil.
"Enggak kok yaudah iya ayok"ucap prince males.
Quenzi mulai melihat-lihat suasana pasar malam dari atas yang begitu cantik dan indah tanpa melunturkan senyumnya sedikitpun.Berbeda lagi dengan Prince yang ketakutan,mukanya pucat pasi dan tak lupa tanggan yang memeluk Quenzi seakan dia takut ditinggalkan.
Huek....huek...
Quenzi yang kebingungan plus panikpun segera berlari ke arah Prince dan memijat tengkuknya.
"Udah prince"tanya Quenzi.
"Hah..udah,aku gamau ya Rara naik wahana sialan itu lagi"ucap Prince kesal
"yaudah bentar ya aku beliin air mineral dulu buat kamu"ujar Quenzi
Sesudah selesai membeli air Quenzipun langsung kembali ketempat Prince dan langsung menyodorkan air mineral tersebut untuk Prince dan langsung di teguk hingga setengah.
"Sekarang waktunya kita naik komedi putarrr"ucap Quenzi penuh semangat dan langsung menarik Prince menuju wahana yang Quenzi inginkan.
Prince sedari tadi hanya fokus ke satu titik yang tak lain gadis yang duduk disampingnya.memperhatikan wajah gadis itu yang tak pernah melunturkan senyumnya sedari tadi.Prunce belum pernah melihat senyum penuh ketulusan yang terpancar dari wajah Quenzi,dan dia bisa melihat senyum itu hari ini.
"Pokoknya nanti kita harus main semua wahana yang ada disini ya prince"ucap Quenzi antusias dan dibalas anggukan sama prince.
Puas sudah mereka main wahana pasar malam sekarang waktunya mereka ngisi perut.berjalan ke stand makanan telur gulung,gulali,cumi sambel pedes dan berbagai macam lainnya.
"em makasih ya prince udah ngajak aku kesini hari ini,aku seneng bangett"ujar Quenzi dengan senyum tulus.
"iya Rara intinya mulai sekarang dan seterusnya aku pasti akan selalu buat kamu bahagia dan selalu tersenyum kayak hari ini,selalu bahagia ya Rara"ucap Prince sambil menatap Quenzi lembut.
Aku gabisa janji,tapi semoga aja aku bisa ngerasain bahagia batin Quenzi
"Yaudah kita pulang sekarang yuk nanti kemaleman pulangnya"ucap Quenzi yang dibalas anggukan oleh Prince.
Sepanjang perjalan Quenzi membiarkan angin malam menerpa wajahnya dan menikmati pemandangan kota.
Di motor Prince tak berhenti melontarkan lelucon-lelucon absurd yang membuat Quenzi ketawa di sepanjang jalan.
Semoga aja aku bisa selalu ngerasain bahagia dan ketawa lepas seperti ini.Ibu aku kangen banget sama ibu semoga kita ketemu setelah aku ngerasain bahagia yang sesungguhnya ya bu batin Quenzi.
Gimana bestie part ini maaf yaa kalau rada gajelas karena yang jelas itu cuma kisah kita hehe😭 canda.
maaf juga kalau ada kata yang typo hehe><
Vote dan coment yaa><
Next?
KAMU SEDANG MEMBACA
big baby
Roman pour AdolescentsPRINCE GERZINO cowok dingin dan cuek yang menutupi kebiasaan bayinya. Siapa sangka pertemuan takterduganya dengan gadis yang bernama QUENZI RAQUELA dia mulai menyukai gadis tersebut. #18+ jangan lupa follow🙂
