Hai long time no see, kangen dapet vote sama bacain komen deh ahah. Kali ini idenya lancar jaya, sekali nulis langsung jadi hahaha
Happy reading, love..
🍑🍑🍑
8 tahun kemudian...
Keluarga kiesha berkumpul di ruang tamu, dengan kiesha yang sedang membantu alvaro membuat tugas prakaryanya. Kini kedua anak saskia dan kiesha sudah tumbuh besar.
Dengan sang sulung yang kini menduduki bangku kelas 9 SMP, wajah cantiknya membuat kiesha sedikit over protective dengan zee sedangkan saskia senang karna ada teman untuk pergi kesalon bersama. Dan si bungsu, alvaro, ia baru menduduki bangku kelas 3 SD. Bisa dibilang alvaro adalah fotokopi wajah ayahnya, kiesha.
"Kaka mana?" Tanya kiesha yang menyadari putrinya tidak terlihat batang hidungnya.
"Dikamar paling," jawab saskia, kalau kiesha sibuk bersama al dengan barang-barang berantakan. Saskia hanya bersantai dengan ponselnya sesekali meledek hasil karya kiesha.
"Abang liat kaka ama cowonya lagi ga?" Tanya kiesha,
"Ga pernah, semenjak abang liat kaka yang dianterin pulang didepan komplek, abang ga pernah liat lagi deh" jelas al. Zee belum pernah membawa 'pacar' ke rumahnya karna ia malas mendengar ocehan ayahnya, jika soal kekasih ayahnya lebih bawel dari saskia katanya.
Pernah sekali saat makan malam tiba-tiba al nyeletuk "kaka ko dianter sama pacarnya sampe depan komplek doang si?"
Zee yang mendengar alvaro langsung melotot kearah adiknya, kapan ia ke gep adiknya?! Ia sangat yakin, ayahnya sebentar lagi akan membacakan pidato!
"Kapan bang?" Tanya kiesha,
"Pas abang abis main bola lupa hari apa" jawab alvaro
"Hari kamis?" Tanya Saskia
"Oh iya hari kamis!"
"Bukannya waktu itu kamu izin ke mommy mau kerja kelompok sama kanaya kak?" Tanya saskia
"Hah? Ee-- iya kaka kerkom dirumah kanaya mommy, tapi kan rame-rame karna udah sore jadi temen kaka nganterin" jelas zee gugup.
"Kenapa ga minta jemput daddy? Kenapa juga harus turun di depan komplek? Lagian masa masih SMP udah dikasih motor?" Cerca kiesha,
Zee menunduk, ia melirik adiknya yang masih bisa santai sambil makan. Ia janji akan menganggu alvaro sampe nangis nanti malam!
"Kaka.." panggil kiesha karna tak ada jawaban. Saskia yang paham suasana makan malam sudah tak enak pun memecahkan kecanggungan.
"Daddy, makan dulu selesain baru nanya kaka.. kasian kaka abis karate tadi siang soalnya cape." Saskia mengalihkan kiesha.
Setelah itu makan malam hanya terdengar gesekan antara piring dan sendok. Zee lebih dulu menyelesaikan makan malamnya, "kaka keatas duluan ya.. ada tugas" pamit zee sambil membereskan piring bekas makannya.
"Aurora, daddy mau ngomong sama kamu abis ini." Ucap kiesha saat zee meletakan bekas nasinya di wastafel dapur. Zee diam sejenak, jika ayahnya sudah memanggilnya 'aurora' pasti ayahnya benar-benar marah.
"Iya.." cicit zee, ia meninggalkan ruang makan sambil menunduk.
"Caa jangan gitu lah.. biarin aja dia deket ama temen laki-lakinya.. kasian kalo dilarang-larang nanti gapunya temen berunjung dia bohong sama kita" nasihat Saskia. Kiesha tak menjawab ucapan saskia, ia sibuk dengan nasinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Mistake - KieSas
FanfictionKiesha almateo mahendra, putra kedua dari keluarga mahendra. Iya papa nya yang memiliki perusahaan terbaik di jakarta. Walaupun ia dari keluarga terpandang tak bisa dipungkiri sifat kiesha masih saja arogan, labil dan sering buat onar disekolah. Sa...
