Di sini semula
Duduk dibangku kaku
Yang pernah dulu
Kita saling menangis
Karena dangkalnya jiwa .
Seperti biasa
Kau hidangkan kopi
Yang kau bancuh
Dengan gula rohani
Bersama serbuk zikir .
Dilebaran ini
Akan terus ku hirup
Seluruh fitrah yang tertuang
Pahit manisnya menyedarkan
Hitamnya memantul sinar .
ANDA SEDANG MEMBACA
Lapisan Hati
RastgeleTahukah engkau , pada diri manusia itu , ada sisi nyata dan ghaibnya . Hati yang ada pada jasadmu itu , namanya organ . Namun hatimu yang berfikir , merasa dan menyaksi itu , nurani namanya . Justeru , sewajarnya , hati itu diselak helai demi helai...
