8 : MABUK

31 2 1
                                        

Selamat membaca !!!

Seorang gadis sedang memejamkan mata nya, mengistirahatkan tubuh nya yang masih hancur

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Seorang gadis sedang memejamkan mata nya, mengistirahatkan tubuh nya yang masih hancur. Kiara tertidur pulas di atas kasur milik nya dengan mata yang sembab. Kepergian mama nya membuat luka tersendiri bagi kiara

TOK..TOK..TOK..

Kiara terbangun dari tidur nya karena mendengar suara ketukan yang keras dari pintu utama rumah nya. "Setan ato manusia ya?" kiara melangkah kan kaki milik nya keluar dari kamar

Kiara berjalan menuju pintu rumah nya, semakin dekat dengan pintu semakin keras suara nya ditambah dengan suara yang tidak jelas terdengar

kiara mengambil sapu yang ada di dapur, sekarang ditangan kanan Kiara memegang sapu untuk berjaga jaga siapa tau itu maling yang akan mengambil barang barang dirumah nya

Kiara membuka pintu "papah?" Hampir saja Kiara menimpuk papah tiri nya itu dengan sapu yang ada di tangan kanan nya

Rio masuk kedalam rumah dengan langkah yang sempoyongan oleng kesana kesini. Kiara mencium bau alkohol dari tubuh papah tiri nya itu, seperti nya papah tiri Kiara itu sedang mabuk. Rio membaringkan tubuh nya di sofa ruang tamu

Kiara mendekat ke arah papah tirinya itu "Pah? Papah mabuk?" Tanya kiara baik baik

"DIAM KAMU! BUKAN URUSAN KAMU" Sentak Rio yang membuat Kiara kaget

Kiara benar benar kecewa dengan papah tirinya itu, disaat Kiara masih berduka atas kepergian mamah nya, papah tiri nya itu malah pulang larut malam dalam kondisi mabuk mabukan

Papah nya tidak ada di samping Kiara saat Kiara hancur, papah nya tidak datang ke pemakaman mama nya, dan pulang dalam kondisi seperti ini

"Kiara kecewa sama papah! Papah ga dateng ke pemakaman mamah dan pulang dalam kondisi mabuk" bentak Kiara

Rio berdiri dan membentak Kiara balik "DIAM KAMU! KAMU ITU GA TAU APA APA" Rio menampar pipi Kiara sampai Kiara jatuh terduduk. Kiara memegang pipi nya, seketika pipi nya langsung panas dan juga memerah

Kiara bangkit "Papah selama ini kemana aja? Disaat mamah butuh papah, papah malah ga ada di samping mamah. Kiara nyesel udah izinin mamah nikah sama papah" air mata Kiara meluncur dari mata indah nya. Kiara berlari menuju kamar nya dengan air mata yang terus mengalir

Kiara menutup muka nya dengan bantal karna sedang menangis. Kiara benar benar kecewa dengan papah tiri nya itu, kalau tau akan begini kiara tidak akan mengizinkan mamah nya itu menikah lagi setelah kepergian papah kandung nya

Kiara membuka laci kecil yang ada disebelah tempat tidur nya. Mengambil benda kecil yang tajam. Tangan kanan nya perlahan menggoreskan benda kecil itu ke tangan kiri. Darah segar mulai keluar dari tangan Kiara. Sakit yang dirasa tidak sebanding dengan luka yang Kiara simpan selama ini

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: May 10, 2024 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

BERBEDA!! : sama sama terlukaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang