.
.
Hantu itu...
Tidak ada—
.
.
Tapi...
Aku melihat mereka.
.
.
Ika zordick
.
The first horror story
.
Imagination Friend
"Idemu sungguh luar biasa, teman." Hyunjin menghela napas, sedari tadi mulutnya tak berhenti mengoceh tentang betapa luar biasanya salah satu temannya bernama Seo Changbin yang tampaknya asyik melihat pemandangan asri di sekitar mereka.
Felix sendiri tidak habis pikir, mengapa Hyunjin tidak bisa berhenti mengoceh. Tentang—
Betapa laparnya dia.
Betapa lelahnya dia.
Sementara mereka semua di sini kelelahan dan Hyunjin yang tampaknya begitu excited terhadap kegalauan mereka mencari jalan. Memang benar, tersesat di daerah pelosok desa adalah ide terbaik yang pernah mereka bayangkan. Tapi—
"Bisakah kau diam dan nikmati saja pemandangan ini?" Changbin berucap mematahkan perkataan Hyunjin.
Hell yah—
Pemandangan? Mereka hanya berhadapan dengan hutan dan beberapa jurang yang terlihat curam. Jalanan setapak yang terlihat tidak cocok untuk adegan Bollywood yang ditonton si author beberapa waktu lalu dan histeris mengatakan Hyunjin tercinta semakin cocok bermain di film film seperti itu. Faktanya, ibunya sendiri mengatakan Hyunjin pasti tersesat.
"Tidak" itu jawaban dari seorang Seungmin. "Bagaimana jika beristirahat di sana dulu, hari mulai senja?" lelaki yang lebih memilih diam sedari tadi tersebut berbicara. Membuat Jeongin, menatap kagum padanya. Tidak ada yang lebih istimewa dari Seungmin yang mengeluarkan pendapat.
"London Bridge is falling down
Falling down, Falling down
London Bridge is falling down
My Fair lady." Jeongin kembali berdendang.
"Hei, Jeongin. Berhentilah menyanyikan lagu aneh itu!" Jisung sedikit gemetar juga, kakinyalah yang pertama menginjak jembatan kayu untuk menyebrangi sungai kecil berarus deras demi mencapai pondok yang ditunjuk oleh Seungmin tadi. Jeongin selalu menyanyikan lagu aneh yang mengisyaratkan jembatan akan jatuh meski ia tahu bahwa ia tak sedang melewati jembatan London. Tapi, rasanya hampir sama. Sama sama mengerikan dan pasti sakit ketika jatuh.
"Percepatlah sedikit Jisung, kau persis seperti seorang wanita," mulut Lee Felix memang susah diajak kompromi. Jisung takut ketinggian, ia menelan ludahnya sendiri. Seungmin bukan tipe sabaran sehingga dia mendorong tubuh Jisung. "Tutup saja matamu!" perintah Seungmin dan Jisung melakukannya. Tiba tiba ia sudah berada di seberang jembatan.
%ika. Zordick%
Jeongin berjalan tepat di belakang Changbin, ia tepat menggenggam ujung bagian belakang pakaian Changbin ketika ia melihat sesuatu di dalam pondok. Membuatnya mengkeret takut. "Jeongin kau baik baik saja?" Hyunjin yang seperti melihat oasis untuk beristirahat menghentikan langkahnya ketika di dapatinya Jeongin yang berdiri di sampingnya tampak begitu ketakutan.

KAMU SEDANG MEMBACA
GHOST [END]
Fanfiction. "Aku percaya hantu itu tidak ada, tapi aku bisa melihat mereka." Cerita ini berisi kumpulan kisah-kisah aneh lima sahabat (Changbin, Hyunjin, Jisung, Seungmin, dan Felix) setelah bertemu dengan Yang Jeongin secara tak sengaja dalam perjalan ke ru...