Lima tahun telah berlalu sejak aku memasuki akademi dan kini aku tengah praktek ilmu pedang, selama lima tahun ini aku benar-benar tidak memiliki kesempatan untuk melawan monster jadinya kehidupan ini belumlah asik.
Tetapi bulan depan akan diadakan perburuan monster dan itu adalah hal yang aku tunggu-tunggu.
Latihan hari ini adalah duel dan aku dipasang kan dengan si El, aku dan El itu sama-sama kuat dan sepertinya aku harus mengalahkan dia dengan cepat.
Saat ini aku dan El tengah berhadapan sambil memegang pedang yang kita gunakan untuk latihan "body enhancement" aku memperkuat tubuh ku dan mencoba untuk mengalahkan El dalam sekali pukul.
Tetapi dia "The protector" tubuh dia menjadi lebih kuat dan dia menjadi lebih lincah 'cheat cheat cheat dia benar-benar seperti hacker'
Kami berdua beradu pedang terus menerus dengan teknik yang dipelajari masing-masing, kami terus bertarung dengan sengit sampai sampai aku kehabisan mana dan kalah.
"Pemenangnya Eldemiro" ucap sang instruktur.
"Aku kalah lagi dengan mu" jika saja kita diperbolehkan menggunakan kekuatan yang mampu menghancurkan aku mungkin akan menang.
"Huh aku gak boleh kebanyakan mengeluh"
"Sekarang kalian kembalilah ke asrama dan istirahat"
Aku pun kembali ke asrama dan mengecek skill yang dimiliki El.
The judgment : Mystic
Deskripsi : Dialah hakim yang menghakimi
Status nya akan digandakan saat menghakimi mahluk jahat.Eyes of truth : Mystic
Deskripsi : mata yang melihat kebenaran dan kejahatan
Bisa melihat kebenaran segala hal.The ruler : Mystic
Deskripsi : semakin besar wilayahnya maka semakin kuat pula sang pengguna.The protector : Mystic
Deskripsi : dialah sang pelindung
akan memperkuat tubuh dan memunculkan pelindung disekitar tubuh pengguna dan pengguna dapat memanipulasi pelindung itu saat digunakan. Akan semakin kuat juga, digunakan saat melindungi.Compassionate one : Mystic
Deskripsi : dengan kesayangan nya dia akan melindungi yang lemah
Mampu menciptakan pelindung yang kuat untuk melindungiDefender of truth : Mystic
Deskripsi : dialah sang pelindung kebenaran dan pemusnah kejahatan.
XP akan digandakan saat membunuh sesuatu yang berbau jahat.Dah lah aku malah makin frustasi kalau melihat itu, tidur aja lah.
Keesokan harinya aku pergi ke hutan untuk melatih skill ku dengan cara menggunakan skill ku sampai ke keadaan maksimal.
Aku memukul pohon dengan sekuat tenaga dan "bruk" pohon itu memang tumbang tetapi lengan ku juga ikut hancur.
Untung saja tubuhku bisa memulihkan lengan ku dengan cepat jadinya aku terus melakukan itu sampai mana ku habis.
Itu memang menyakitkan tetapi itulah cara tercepat untuk meningkatkan skill body enhancement dan mana ku.
[Body enhancement LV 1 > LV 2] sebuah suara terdengar di kepalaku.
Mendengar itu aku langsung mencoba memukul pohon lagi, kini aku mampu menghancurkan pohon tanpa menghancurkan tangan ku.
Karena itulah aku mencoba untuk pergi ke gunung batu "nah, tempat ini dipenuhi batu batu besar" sekarang ini aku kepikiran untuk grinding.
Jadinya aku kembali ke asrama dan bersiap siap untuk membeli banyak potion mana dan Hp. Aku bergegas menuju ke toko sihir dan membeli potion sebanyak-banyaknya.
"Bel kamu mau kemana buru-buru begitu" tanya Alice yang melihatku berlari.
"Mau latihan untuk persiapan ujian berburu" jawabku bergegas pergi.Setelah sampai di toko "aku mau 75 potion mana" dia terkejut karena akan ada seorang anak yang membeli potion sebanyak itu.
"Cepat lah" keluh ku melihat penjaga toko terus melamun "b baiklah" dia pun segera menyiapkan pesanan ku.
"7 emas" kata dia dan langsung aku bayar di tempat, aku langsung pergi ke gunung yang aku tandai untuk latihan.
Setelah sampai aku langsung menggunakan Body enhancement dan memukul batu besar hingga hancur berkeping-keping, tangan ku bisa ditebak kalau itu juga ikutan hancur.
Ini memang sangatlah menyakitkan tetapi aku juga tau kalau semua di dunia ini punya harga nya, semakin bagus suatu hal maka akan semakin mahal pula itu.
Dan aku siap untuk membayar harga itu demi mendapatkan kekuatan yang terkuat.
Waktu terus berlalu dan matahari sudah mau tenggelam.
"Status"
Nama: Belia von Gladius
Ras: Manusia (Vampir (akan menjadi vampir ketika level 20 atau mati))
kelamin: Perempuan
umur: 12 tahunlevel: 1
Hp: 109
Mp: 260
Sp: 210Skill:
Sword art : 1(53%)
Body enchanted : 2(69%)
Detection : 1(9%)
Disaster : 1(1%)
2X
Appraisal
Evil eye : 1(1%)
Teleport
Gluttony
1Hp
Sun visor
Fast recovery : 1(90%)
Fake status
Blood art
Dark art
Perfect memory"Hu hu hu aku sudah menghabiskan 50 botol dan baru 69%? Sebaiknya aku kembali dulu dan istirahat besok akan aku lanjutkan" aku langsung berteleport ke dekat asrama.
Besoknya lagi saat aku mau membeli potion "habis, uang ku telah aku gunakan semuanya" karena aku kehabisan uang aku pergi ke barak ksatria.
Saat aku sudah didepan sana aku dihentikan oleh dua ksatria penjaga "mau apa kamu" tanya salah satu dari mereka.
"Aku mau menemui kakak ku"
"Siapa namanya"
"Zaksario von Gladius"
"Maaf atas ke lancangan kami, kesini ikutlah dengan ku" dia pun menuntun jalannya.Sesaat kemudian aku melihat kakak kedua ku "kakak" teriakku keras kepada kakak ku yang sedang melatih para ksatria.
Kakak kedua ku kini telah menjadi kapten ksatria ibukota, karena itulah semuanya menghormati dia.
"Oh Bel ada apa kamu menemui ku"
"Kakak, aku kehabisan uang untuk digunakan pelatihan" jelas ku kepada kakak."Emangnya sudah sekuat apa kamu" tanya kakak mencoba menggoda ku.
Aku menghampiri sebuah patung kayu yang digunakan dalam pelatihan dan aku memukul patung itu dengan "Body enhancement" dengan sekali pukul patung itu pun hancur.
"Lihat" kataku memamerkan kekuatan ku.
"Bagus bagus, kamu memang adik ku yang paling berbakat, jadi kamu mau berapa"
"Tunggu aku hitung dulu, setidaknya aku membutuh kan 75 lagi potion mana jadinya 7 gold"
"Baiklah emangnya gimana cara mu berlatih"
"Oh, kakak tau kan kalau aku punya skill body enhancement dan fast recovery"
"Iya"
"Aku menggunakan body enhancement sampai titik maksimal dan memukul kan itu ke batu besar hingga hancur, tapi tangan ku juga ikut hancur tapi berkat fast recovery lengan ku bisa sembuh dengan cepat.
Jadi gunanya potion mana itu untuk energi yang digunakan untuk menyembuhkan tangan ku""Apa itu tidak sakit?" Tanya kakakku prihatin.
"Ya, itu benar-benar sakit tapi itu sepadan dengan hasilnya"
"Baiklah, tapi kamu harus berhati-hati dan jangan beritahu mama tentang bagai mana caramu berlatih, nanti dia bisa pingsan"
"Baik lah" setelah dia memberikan ku uang nya aku pergi untuk membeli potion lagi.Aku memang cuman meminta 7 tapi dia memberikan aku sebanyak 70 gold jadi aku belanjakan sebanyak "pak beli potion dengan harga 21 emas" walaupun dia terkejut dia tetap segera menyiapkan potion yang aku inginkan.
Dan sekarang aku memiliki total 250 potion, sekarang aku mau berlatih dengan cara yang paling gila.
Aku terus-menerus berlatih dengan cara yang kemarin hingga matahari tenggelam dan aku masih terus berlatih hingga matahari kembali menampakkan dirinya.
"Masih ada 150, aku akan terus kan saja" dan aku meneruskan latihan ku ini sampai dua hari satu malam lagi.

KAMU SEDANG MEMBACA
The Blood Princess
FantasySeseorang yang berenkarnasi dan memilih untuk menjadi vampir dan hidup diantara manusia. Bagaimanapun juga dia tetaplah seorang demon.