Aku terlahir kembali sebagai satu-satunya putri dari keluarga utama Duke Gladius, dan aku memiliki 3 kakak laki-laki.
Dan satu hal yang sangat aku sesali aku tidak bisa bahasa nya tapi untungnya Sivery memberikan kemampuan pemahaman bahasa sesaat aku terlahir.
sungguh bodoh nya aku gak kepikiran dengan bahasa nya.
Tapi kini sudah satu tahun setelah aku terlahir dan aku mulai paham dengan keluarga ku, keluarga ini adalah keluarga swordsman.
Yang mana setiap anggotanya harus mempunyai ilmu pedang yang luar biasa bukan ilmu sihir jadinya aku menggunakan fake status agar gak di curigai.
Nama: Belia Gladius
kelamin: perempuan
ras: manusia
umur: 1 tahunlevel: 1
hp: 30
MP :13
Sp : 41Skill :
Sword art : 1
Body enchanted: 1
Detection: 1
Disaster: 1
2XCuman lima skill yang aku tampak kan, itu karena kebanyakan mahluk dunia ini mempunyai lima skill saat mereka terlahir, dan skill bisa didapatkan melalui kerja keras dan tidak ada yang instan di dunia ini.
Dan aku pun menjalani kehidupan penuh kedamaian selama, lima tahun berlalu.
Kini aku mulai di ajari tentang cara menulis dan membaca dan juga aku mulai dilatih untuk memperkuat fisik, yah walaupun masih latihan yang lemah dan dasar.
Dan saat usiaku menginjak tujuh tahun aku melakukan upacara pembukaan status, di upacara ini akan ada banyak sekali orang yang datang.
itulah beberapa hal yang akan terjadi di masa depan, aku kini sedang belajar dengan guru privat ku yaitu Aolive olive yang seorang anak perempuan dari ear olive bawahan Keluarga Gladius.
Dan saat ini dia mengajarkan pengetahuan umum yaitu pengetahuan tentang duni. Di dunia ini level dan skill adalah segalanya.
Manusia rata-rata terlahir dengan 5 skill bawaan dan dia akan perlu berjuang dengan keras jika ingin mendapatkan skill yang lainnya bahkan perlu sampai mati-matian.
Itupun tidak menjamin akan mendapatkan skill yang bagus, skill di dunia ini ada berbagai tingkat dimulai dari general, Rare, magic, Epic, legendary dan mystic.
dan seseorang yang mempunyai skill mystic itu sangatlah langkah dan hak itu bisa dihitung dengan jari, sedangkan Legendary itu skill yang langka juga tetap tidak selangka mystic skill.
Dan Legendary skill itu biasanya dimiliki oleh para bangsawan sekelas Duke dan Anggota kerajaan, kalau bangsawan dibawahnya itu setidaknya memiliki Epic, tetapi Baron dan para kesatria biasanya memiliki magic walaupun mereka bangsawan mereka bangsawan kelas rendah.
jadi biar aku gak di tuduh yang macam-macam aku menggunakan fake status yang rencananya aku ingin gunakan untuk bermain menjadi babi untuk melahap harimau.
Yah biarlah yang penting tidak ada yang tau kalau aku ini berenkarnasi dari dunia lain.
Dan guru ku melanjutkan pelajarannya "Di dunia ini ada berbagai macam Dewa dan dewa yang Duke Gladius dan para penganut nya itu menyembah Bellator yaitu dewa pedang dan kekuatan fisik. ada juga Dewa sihir magicae, Dewa dagang commercium, dan banyak lagi lah pokoknya"
Dan waktu pun terus berjalan, kini aku menginjak usia tujuh tahun dan besok aku akan menjalankan upacara pembukaan status.
"Sepertinya Belia sudah tidak sabar ingin melihat status miliknya yah" kata seorang wanita setengah baya yang tak lain itu mama ku.
"hahahaha walaupun dia perempuan dia pasti tidak akan kalah dari ketiga kakaknya" lanjut seorang pria setengah baya yang memiliki penampilan sangat kekar, dia adalah papa ku.
Dia adalah seseorang yang memiliki gelar sebagai manusia terkuat di benua barat dan dia jugalah pemimpin keluarga Gladius yaitu Leonard Gladius dan istrinya Almora Gladius.
"benar, walaupun kamu seorang perempuan jangan mau kalah dengan kakak ya" kata seorang pria yang tergolong muda, dia lah kakak ketiga ku yang bernama Alderad.
Dan setelah sarapan pagi aku memulai latihan ku seperti biasa selama 2 jam setelah itu aku akan belajar etika bangsawan selama 1 jam dan 2 jam belajar pengetahuan umum.
Setelah menyelesaikan semua tugas ku biasanya aku akan pergi ke perpustakaan dan membaca di sana, untung saja di sana ada banyak sekali buku.
Aku akan membaca selama 3 jam nonstop tetapi sebelum membaca aku akan makan siang dulu bersama keluarga dan sehabis itu baru membaca.
Dan setelah membaca aku biasa nya akan menemani mama minum teh di taman sambil bermain. Tetapi sore ini berbeda di sini tiba-tiba aku melihat kereta kuda yang datang.
"kakak pertama dan kedua" teriakku melihat kereta kuda itu. Kakak pertama dia bertugas di perbatasan selama satu dekade ini dan kakak kedua, mereka cuman pernah aku lihat saat baru lahir dan saat kakak ketiga melakukan upacara pembukaan status.
Dan kakak ketiga dia baru berusia sebelas tahun jadinya dia masih dirumah dan saat dia menginjak usia enam belas tahun dia akan diberikan tugas juga layaknya kakak pertama dan kedua.
Dari dalam kereta kuda keluar dua orang pria yang satunya berusia 25 tahun dengan tubuh yang kekar seperti papa dia bernama Bethaswan dan yang satunya 20 tahun tetapi tidak kalah sangar bernama Zaksario.
"Bel kamu sudah tumbuh besar sejak terakhir kali kita bertemu ya" kata kakak pertama sambil mengangkat ku keatas "hahahaha kak turunkan aku sudah besar dan pasti akan mengalahkan mu nanti" kataku dengan penuh percaya diri.
"Hahahaha kalau gitu coba perlihatkan seni pedang mu" katanya sambil menurunkan aku, aku diberi sebuah pedang kayu pendek dan mulai menunjukkan seni pedang ku.
Aku berusaha menebaskan pedang ku persis seperti apa yang pernah aku lihat dulu dari kakak ku, dan aku bisa melihat wajah kaget mereka saat aku mulai beraksi.
"itukan!!" dengan nada penuh keterkejutan kakak pertama tersenyum "hahahaha dia menggunakan seni pedang mu kak, padahal dia cuman sekali melihatnya tetapi sudah bisa seperti itu" kata kakak kedua dengan penuh keterkejutan.
Aku juga sedikit melatih teknik pedang selain meningkatkan fisik ku dan karena aku tidak memiliki seorang guru pedang aku menggunakan teknik pedang kakak ku untuk aku latih.
Setelah selesai aku berlari kearah kakak pertama "gimana gimana keren kan!!!?" penuh semangat "benar itu memang keren dan hebat dan aku yakin kalau kamu akan tambah hebat saat sudah mulai latihan pedang secara resmi" katanya memujiku.
Aku juga senang dan melelahkan ber akting seperti anak anak, batinku yang sudah ber akting seperti ini selama tujuh tahun ini.
Besok aku akan melakukan upacara pembukaan status dan setelah itu pergi ke akademi pedang selama sembilan tahun setelah itu baru melakukan perjalanan yang aku suka ke penjuru dunia, tapi 9 tahun di akademi itu lama dan biasanya keluarga Gladius itu bisa menyelesaikan lebih cepat. dan aku berencana untuk lulus dari akademi saat berusia 12 tahun.
"Bel kamu mandi dulu sana bersihkan keringat di tubuhmu" kata mama yang melihat ku dipenuhi oleh keringat. yah aku pergi ke kamar sebentar sambil menunggu keringat ku menguap baru deh mandi.
Aku kini berada di dalam kamar ku dan melihat tubuhku mulai berkembang persis seperti apa yang pernah aku gambar di tempat Sivery.
Walaupun aku masih seperti manusia biasa tetapi itu akan berbeda saat aku mati nanti, saat mati nanti aku akan berubah menjadi vampir yang pernah aku gambar dulu.
Yah bagaimana pun itu akan aku anggap sebagai nyawa kedua dan aku harus memanfaatkan itu dengan baik agar tidak menyesal dikemudian hari.
Setelah semua keringat ku menguap aku pergi mandi dan dibantu oleh tiga maid, dan saat aku melihat kebagian bawah itu adalah hal yang berat. Padahal aku sendiri yang ingin menjadi seperti ini.

KAMU SEDANG MEMBACA
The Blood Princess
FantasíaSeseorang yang berenkarnasi dan memilih untuk menjadi vampir dan hidup diantara manusia. Bagaimanapun juga dia tetaplah seorang demon.