diperjalanan nya menuju tempat kuliahan , revin tak henti hentinya tersenyum mengingat kejadian tadi yang membuat hatinya berbunga-bunga , tak disangka ternyata menjahili gadisnya seru juga
Ia pun turun dari mobilnya lalu berjalan ke tempat samping parkiran dimana ada warung yang biasanya ditempati teman tongkrongannya , ia memang mempunyai geng yang kadang sering ikut tawuran balapan atau semacamnya , namun seminggu terakhir ini ia jarang bergabung untuk sekedar mengobrol dengan teman temannya itu
" Wedehh bos kita baru ngumpul nih , keknya udah lupa sama kita ." ucap reno temannya yang memang paling berisik dari yang lain
" wkwkwk tau nih si bos ." ucap satria
revin pun hanya terkekeh mendengar ucapan teman temannya itu
"lu kenapa ? ." tanya deri melihat gelagat aneh temannya itu
"Apa?." Tanya revin tak paham
" Lu kenapa anjir senyam senyum mulu , ngga biasanya lu gitu." ucap deri heran
revin hanya mengedikan bahu tanda tak acuh
Di SMA Pelita Harapan
kring kringtak sadar bel pulang sekolah sudah berbunyi , fina dkk memutuskan untuk pergi ke kantin karna mereka merasa perut mereka sudah memberontak
sedang mengobrol dan duduk santay tiba tiba terdengar suara heboh dari anak anak perempuan sekaligus teriakan teriakan , fina pun tak mengerti mengapa seheboh itu ia pun tidak merasa penasaran dengan apa yang terjadi , begitupun teman temannya acuh tak acuh melihat keadaan tersebut
Belum sempat selesai makan mereka kembali dikejutkan oleh beberapa lelaki yang sedang berjalan memasuki kantin , pemuda pemuda itu tak lain adalah revin dkk
Yapp kerusuhan terjadi mereka tidak menyangka dan merasa terkejut ada banyak mahasiswa tampan yang datang kesekolahan mereka , tak lama pemuda tersebut menghampiri meja yang ditempati oleh fina dkk
" halo ." ucap seorang pemuda
Fina yang belum menyadari pun langsung membalikan badan sekaligus terkejut melihat kedatangan seorang lelaki di belakang nya itu
"kak?, lu ngapain kesini ." ucap fina terkejut
"emang gaboleh?." tanya revin
fina pun masih diam tak menjawab, ia teringat perkataan revin tadi pagi yang berencana ingin menjemput nya , ternyata revin tidak bercanda dengan ucapannya itu
" Fin , lu kenal mereka ." ucap gladis bingung
" ngga , ngga kenal , gua cuma kenal dia " ucap fina menunjuk revin , ia bingung apabila temannya nanti bertanya lebih lanjut ia harus menjawab apa.
" ehh lu ngga kenal kita?." tanya reno sambil menampilkan raut terkejut
Fina dkk pun hanya menggeleng kan kepala tanda tak mengerti
" anjritt kita temennya si revin , lu ngga kenal ya Allah gua anaknya pak deden tau ga?". tanya Reno tidak jelas
belum sempat ada yang menjawab pala nya sudah dijitak lebih dulu oleh satria
"Goblogg , dia kenal lu ajah ngga apalagi bokap lu pea ." ucap satria emosi
" ehh iya sih lupa gua , maap maap santay napa." ucap Reno sambil menampilkan deretan gigi rapihnya
"Fin , makan apa?." tanya revin basa basi
" woyyy anjrot bos , kok lu basa basi sih anjrit ngga wajar banget gilaa ." ucap Reno heboh melihat keanehan temannya itu
revin pun hanya memutar mata jengah , lalu menatap tajam reno seakan akan menyuruhnya untuk diam
Reno pun memilih untuk diam , lalu berubah alih melihat gadis yang dianggapnya sangat lucu , melihat gadis itu yang hanya diam bingung mencerna apa yang terjadi , reno pun merasa gemas , lalu ia pun mulai berbicara dengan gadis itu.
" Ehh cantik bengong mulu nih , ntar kesambet mending liatin babang Reno ajah kita ngopi ngopi cantik ." ucap Reno menggoda sambil manik turunkan alisnya
" ha ? Reno siapa?." ucap lala tidak konek
" Reno ya gua lah cantik , nama gua reno mau panggil sayang juga boleh ." ucap Reno sambil tersenyum
" owhh , iya iya ." ucap lala
" Dede cantik ini namanya siapa ?." tanya Reno lagi
" Lala ." ucap lala
" ya ampun pantesan cantik , namanya aja cantik ." ucap reno memuji
mereka pun mulai mengobrol sambil tertawa , berbeda dengan revin yang merasa suntuk , karna fina lagi membayar makanan yang tadi fina dkk makan
tak lama fina pun selesai membayar , ia duduk kembali ke bangkunya .
" lama ." ucap revin dengan nada kecil , tak disangka fina pun mendengar karna memang revin duduk disampingnya
"lama bayarnya ya ? ." ucap fina bertanya
Revin pun terkejut mendengar jawaban fina ia pikir fina tak mendengar ucapannya itu , namun ternyata salah
" heem ." ucap revin mengiyakan
" Mau langsung balik?." ucap fina bertanya
" kerumah dulu ketemu varo , tadi dia nelfon soalnya suruh ngajak lu kerumah ." ucap revin menjelaskan
" owhh yaudah deh kalo gitu." ucap fina mengiyakan
mereka pun akhirnya berpamitan untuk pulang , fina pun mulai menaiki motor revin walaupun sedikit kesusahan namun akhirnya bisa , lalu revin pun langsung menjalankan motornya
Selama diperjalanan revin pun mulai percakapan agar tidak merasa bosan , namun siapa sangka pertanyaan revin terlalu random dan tak terduga .
"Fin tadi gua nanya lu makan apa ngga dijawab." ucap revin sedikit mengeraskan suaranya karna ia tau kalo ia berucap pelan tidak akan terdengar dari balik helm yang ia pakai
" lah kan udah liat kali makan bakso ." ucap fina merasa heran , untuk apa ia bertanya kalo ia melihat secara langsung
" ckk , apa salahnya dijawab ajah gitu." ucap revin sebal , ia kan hanya basa basi tapi kenapa malah ia yang di jutekin
" Yaudah iya tadi gua makan bakso , Kenapa emangnya?." ucap fina seraya bertanya
" gajadi telat jawabnya ." ucap revin
"dijawab salah ngga dijawab salah udah kaya cewe ajah serba salah ." ucap fina
" lagian kan harusnya jawabnya tadi fin , udah keburu ngga mood gua ." ucap revin dengan nada seball
" kok jadii tambah cerewet sih ?." ucap fina heran mengapa lelaki didepannya ini sangat cerewet
" biarin lah ." ucap revin
" yaudahh deh gua minta maaf ya revin , maaf bikin lu sebel ngga maksud gitu kok , maafin ya ." ucap fina dengan lembut
Mendengar itu pun revin langsung tersenyum malu di dalam helm nya , tidak akan ada yang melihat ini jadi tidak apa apa bukan jika ia tersenyum malu
Setelah merasa jantungnya mulai stabil kembali barulah ia menjawab
" Iya gua maafin kok." ucap revin
kemudian melanjutkan perjalanan , mereka pun sampai di kediaman revin itu , lalu memasuki gerbang dan turun dari motor
next part ntar ya gaes , jangan lupa vote and komen 💞💞

KAMU SEDANG MEMBACA
baby boy
ChickLitbagaimana kisah seorang perempuan yang tiba tiba dipanggil mommy oleh seorang anak kecil yang baru berumur 3 tahun? " mommy.. , " teriak varo , kemudian berlari menghampiri seorang perempuan . "ehhh , ade? mamahnya mana? kok disini ? , " ucap peremp...