11.

2.6K 280 7
                                    

✿✿✿

"Kak, liat deh itu Ara kok senyum-senyum terus ya?"

"Dari tadi malem tau, Bun."

"Serius?"

Kakak Jennie mengangguk "Terus juga tadi malem anehnya mereka pegangan tangan tau."

"Hah?!"

Lisa pun menatap Bunda Irene "Bunda kenapa?"

"Gapapa kok, Gara kok belum turun ya?" Bunda Irene melihati tangga yang tidak terlihat batang hidung Jungkook sama sekali.

"Mau Ara chat?"

"Boleh."

Sementara di posisi Jungkook sekarang sangat sulit. Ia sedang belajar mengatur ekspresinya untuk terlihat biasa saja.

Ting

Ting

Ting

Ting

Jungkook tersenyum lalu mengetik pesan untuk membalasnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Jungkook tersenyum lalu mengetik pesan untuk membalasnya.

Setelah Jungkook menyiapkan diri, ia pun turun ke lantai bawah

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Setelah Jungkook menyiapkan diri, ia pun turun ke lantai bawah.

"Ayo Gara sarapan, nanti kalian telat lho."

"Iya, Bundaaaa." Jungkook pun duduk di samping Lisa, ingin menyantap makanan-makanan yang ada di hadapannya.

Tumbennya tidak ada yang mereka obrolkan di sarapan pagi kali ini. Mungkin Bunda Irene dan Kakak Jennie terlalu fokus melihat setiap gerak-gerik Jungkook dan Lisa.

"Ara udah?"

"Udah."

"Mau berangkat sekarang?"

"Boleh, ayo."

Jungkook menggenggam tangan Lisa dan kegiatan itu membuat bola mata Bunda Irene maupun Kakak Jennie hampir keluar.

GARATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang