Gugup
Grogi
Nervous
Dugun-dugun
Cemas
Dan lain-lain...
Mungkin itu yang mendeskripsikan perasaan [name] sekarang. Tepat hari ini... Dia akan jadi istri orang. Istri Bokuto Koutaro, burung hantu jadi-jadian.
Mata biru safir itu memandang pantulan dirinya yang ada di cermin. Wajahnya yang biasa tak terpoles make up sekarang sudah di rias dengan riasan ringan dan tidak terlalu menor.
Tubuh ramping nya terbalut gaun putih gading yang indah. Sungguh, dia seperti ratu sekarang...
Ceklek
Pintu di buka, menampilkan sosok pemuda dengan alis bundar dengan raut teduhnya. Komori Motoya, sepupu [name]. Pemuda itu memakai tuxedo navy, menambah pesona yang ciri khas padanya.
"Motoyaaa..."
Komori melangkah masuk lalu jongkok di depan [name]. "Tenang lah [name]-chan. Ini hari bahagia mu, jangan sedih begitu."
"Aku tidak sedih!"
"Lalu?"
"Aku... Gugup."
Oh pantas saja tangannya dingin. Komori tertawa pelan, tangan nya menyelimuti tangan si gadis yang lebih kecil darinya. Memberikan sedikit remasan agar sepupunya itu tenang.
"Daijoubu [name]-chan. Kau pasti bisa!"
"Gampang kau ngomong ya! Coba kita ganti posisi sini!"
"Aku gak mau jadi gay."
"Sialan..."
Derai tawa Komori membuat rasa gugupnya hilang walau hanya sedikit. Tapi tunggu dulu... Mana sepupunya yang doyan kebersihan?
"Kiyoomi sudah di aula. Mau ku panggilkan?" Komori bertanya.
"Jangan! Nanti aku disiram seember desinfektan!"
"Ngadi-ngadi kamu. Udah rapi, bersih, cantik begini mana mungkin disiram."
"Kita gak tau apa yang ada di otak bersihnya itu Motoya."
"Iya juga sih.."
Ceklek
Suara pintu yang di buka membuat atensi kedua orang itu untuk menoleh. Sakusa Kiyoomi, yang baru saja di bicarakan langsung datang tiba-tiba.
"Oi, acaranya sudah akan di mulai. Ayo keluar, jangan gibah terus kalian berdua."
Pemuda dengan tuxedo yang sama dengan Komori itu langsung keluar. Tak berniat membujuk sepupunya agar tidak gugup. Dasar omi-omi.
"Ayo."
Komori menggandeng tangan [name] menuju aula. Tangan gadis itu terlalu dingin!
"Jangan mati dulu, kau mau suami mu jadi duda?"
"Bacot!"
*******
Bokuto sudah di altar, berdiri gugup menanti kedatangan [name]. Jujur, dia terlalu gugup, bahkan ayahnya saja tak bisa membuat gugupnya hilang.
"Tenanglah Koutaro. Ini bukan simulasi bunuh diri."
Bokuto berdecak, kesalahan dengan ucapan kakaknya. Sedangkan si pelaku langsung lari entah kemana sesaat setelah membuat adiknya kesal.
Oh itu dia!
[Name] berjalan di gandeng oleh ayahnya. Buset ayahnya bule... Mana tinggi banget lagi. Wajahnya itu mirip [name] versi laki-laki. Hemm, anak cewe mirip bapaknya.
Sial, gugupnya semakin menjadi-jadi saat [name] sudah ada di hadapannya. Ayah [name], Kendrick menyerahkan tangan putrinya pada Bokuto yang langsung di sambut oleh pemuda itu.
Oke kita skip saja karena Ana gak tau mau nulis apa lagi.
Setelah pengucapan janji suci, apa hal yang akan terjadi selanjutnya? Yap, ciuman. Wajah kedua pengantin itu memerah. Manik biru dan emas itu saling memandang. Sejenak mengagumi sempurnanya rupa pasangan masing-masing.
'Kou ganteng banngettt. Kokoro ku gak kuat....'
'[Name]-chan cantik! Akwnzjsbzjs!'
Itulah isi hati kedua pengantin baru tersebut, sebelum Bokuto mengambil langkah mendekat ke arah [name]. Tangannya meraih dagu sangat gadis. Mendaratkan sebuah ciuman singkat di dahi pada gadis nya.
'AAAAAAAAAAAAAAAA!'
Batin [name] berteriak histeris. Gila, rasanya luar biasa. Ya dia tak terlalu berharap di cium Bokuto sih, malu cok.
Ciuman di lepas, digantikan dengan senyum Bokuto yang membuat matanya silau. Bokuto tidak baik untuk orang yang lemah kokoro.
Riuh tepuk tangan menjadi penutup. Tidak banyak tamu, hanya kerabat dan keluarga saja yang datang. Bahkan Bokuto sendiri tidak mengundang Akaashi dan Konoha and the geng.
[Name] menatap Bokuto yang berdiri di sampingnya. Bokuto itu ganteng, cuman ya gitu.. Moodyan. Tukang ngambek, childish, manja. Tapi lihatlah sekarang, aura nya jauh berbeda dengan dia yang biasa. Kali ini pemuda itu terlihat lebih dewasa, kalem, dan juga tak banyak tingkah.
'Aku sudah jadi istri orang.....'
******
Hal selanjutnya setelah pernikahan usai adalah malam pertama. Tapi si karakter utama kita ini sedang berpikir... Apa Bokuto akan mengerang nya? Gak mungkin... Bokuto kan masih polos?
Mau polos atau enggak, dia tetap lah laki-laki...
Saat ini dia sudah berada di kamar hotel yang di pesan ayahnya. Besok mereka akan pindah ke rumah baru yang hanya ada mereka berdua. Kalau kata ayahnya sih biar gak ada beban lagi di rumah. Sialan memang.
Ceklek
Bokuto sudah selesai mandi. Tidak memakai atasan, hanya memakai boxer se lutut sambil mengeringkan rambutnya yang basah. Astaga roti sobek!
"Koutaro pakai baju mu!" [Name] reflek teriak. Mata suci nya sudah ternodai!
Bukannya memakai baju, Bokuto malah memeluknya. Gak bisa ini! Mana kamera, [name] sudah nyerah. Bokuto tak bisa ditebak tingkahnya.
"[Name]...."
Alaram bahaya!
"Y-ya?"
"Aishiteru..."
Shit, suara Bokuto entah kenapa jadi aneh. Lebih berat dan serak dari biasanya. Terlebih lagi bibir pemuda itu mulai mengecup kecil bagian lehernya. Geh, ajaran jamet Nekoma kah?
"Kou, geli. Udah ih!"
"Sebentar."
"Tapi jangan di gigit juga leher ku. Geli."
"Diam [name]."
Oke pasrah aja, Bokuto mode Daddy sudah on. Apakah dia akan di jebol sekarang?
"Eh??"
Kening nya menyeringit saat melihat Bokuto sudah tertidur di bahunya. Dengkuran halus mulai terdengar pertanda pemuda itu sudah terlelap. Skip, Bokuto memang tak bisa di tebak.
'Mau lu itu apa sih burhan?!'
Omake:
"Ini cara mindahin nya gimana?"
Bokuto itu berat, gimana cara mindahin nya agar bisa ke kasur? Ini sofanya dekat kasur sih, tapi gak mungkin Bokuto di seret kan?
"Yo wes lah, biarin aja. Besok pagi paling-paling encok ini pinggang."
Gws
******
Chapter 6: Hari H [complete]
Chapter 7: Pagi hari dengannya [on going]
Bokuto gak baik buat jantungಠ_ಠ
KAMU SEDANG MEMBACA
AGAPI [Bokuto x Reader]
FanfictionYoung marriage series 1 Chara name: Bokuto Koutaro The tittle: AGAPI Genre: fluff, comedy, school "HEY HEY HEY! Meskipun aku tak mengenalnya, tak masalah bukan untuk perlahan-lahan mencintainya sebagai wanita ku?" -Bokuto Koutaro R 16+ Warning! Kara...
![AGAPI [Bokuto x Reader]](https://img.wattpad.com/cover/315387153-64-k954943.jpg)