2.8 - [Penjelasan]

73 9 0
                                        

Sekarang rosé tengah berdiri disamping seorang pemuda yang berjongkok berbicara dengan seseorang sudah terkubur disana

Rosé memperhatikannya dengan seksama, begitu dicintainya sang adik oleh orang-orang disekitarnya, bohong kalau ia tak iri... Dia sangat iri dengan hal itu

Dirasa matanya yang mulai panas rosé segera beranjak dari sana

"Gue duluan kak Ten" katanya sebelum benar-benar meninggalkan area pemakaman tersebut

###

Saat dalam perjalanan, rosé berniat menghubungi para sahabatnya, dia berniat untuk menceritakan semuanya pada mereka saat ini

Untuk apa menyembunyikannya lagi, toh semua sudah terbongkar

"Halo Lisa"

"....."

"Gue mau ceritain semuanya sama kalian, kita ketemu di cafe biasa yaa, gue tunggu"

"....."

"Hmm"

Sesampainya taksi yang rosé tumpangi ke tempat tujuan, segera dia keluar dan siapa sangka, dirinya bertemu seseorang disana

"Jennie"

###

Disinilah mereka sekarang, berkumpul dilantai 2 cafe tersebut dan juga beserta Jennie juga yang ikut bergabung

"Sebelumnya, gue mau minta maaf sama lo Lisa, gue tiba-tiba pergi gitu aja pas persahabatan kita lagi renggang" ucap Jennie memulai obrolan ditengah keheningan yang terjadi di meja mereka

"Santai Jenn, gue paham kok... Lo juga udah pamit sama kita kalo lo pergi buat ngejar pendidikan, dan kita tau kondisi keluarga lo gimana, nggak kaya kim jisoo"

"Jisoo? Kalian udah ketemu lagi sama dia" tanya Jennie sembari mengalihkan pandangannya pada rosé dan Lisa

"Udah, rese banget dia... Gara-gara dia chaeyoung ninggalin gue tiba-tiba" ucap Lisa dengan mata berkaca-kaca

"Tapi Lisa, lo harus tau satu hal... Dia pergi tiba karena adiknya kecelakaan waktu itu dan butuh penanganan di luar negeri" jelas Jennie dengan hati-hati

"Adiknya? Junkyu... Lo tau darimana?" Raut wajah Lisa langsung berubah ketika menanyakan ini

"Gue sempet ketemu dia beberapa hari lalu, dan dia ceritain semuanya... Awalnya gue juga kesel, sama kaya kalian, tapi setelah denger penjelasan jisoo, gue jadi paham posisi dia"

"Tapi kenapa dia gak ngasih kabar ke chaeyoung dulu Jenn... Dia harusnya tau kalo chaeyoung, kepikiran banget sama omongannya"

"Gue juga nggak tau Lisa, pertemanan kita ujiannya gini banget" Jennie berkata begitu sembari air matanya terus mengalir

Beberapa menit meja itu kembali sunyi, tidak ada yang ingin membuka suara, mereka berenam larut dengan pikirannya masing-masing

"Gue mau minta maaf" rosé membuka suaranya dan menatap kelima orang dihadapannya satu persatu

"Ini udah saatnya kalian tau, gue bakal ceritain dari awal dan mungkin kalian udah tau hal ini, tapi gapapa gue bakal ulangi lagi biar ngga ada salah paham lagi diantara pertemanan kita"

PEKA Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang