Tindakan

1.3K 120 4
                                    

"Aku akan mulai menghindari Taehyung hyung mulai dari sekarang". Gumam Jungkook perlahan sambil membaringkan tubuhnya keranjang. Dan mencoba untuk menutup matanya.

Pagi harinya Jungkook berangkat bersama dengan Yoon Gi seperti biasa. Tak ada yang mengeluarkan suara sedikitpun. Jungkook sedang memikirkan bagaimana nantinya jika bertemu dengan Taehyung lagi. 'Mungkin aku harus langsung lari begitu aku melihatnya. Haha itu bagus' batin Jungkook dalam hati. Sedangkan Yoon Gi tengah memikirkan keadaan Taehyung yang mungkin saja sekarang sedang uring-uringan karena Jungkook. Mengingat kemarin malam Taehyung menelfon Yoon Gi dan menceritakan semuanya. Dia jadi sedikit kasihan dengan keadaan Taehyung yang sekarang.

Jungkook dan Yoon Gi telah sampai disekolah mereka. Dengan segera Jungkook berjalan menuju kekelasnya begitu juga dengan Yoon Gi.

Jungkook memasuki kelasnya dengan lesu. Membuat beberapa teman sekelasnya menatapnya heran.

"Jungkook-ah, apa kau baik-baik saja?" Tanya Hoseok -teman Jungkook yang berada tepat didepan meja Jungkook-.

"Ne Hoseok-ah. Tidak ada apa-apa kok". Jawab Jungkook ramah sembari mendudukkan dirinya dikursi miliknya.

drrttt drrttt

Getar ponsel Jungkook yang menandakan ada telefon masuk. Dengan segera Jungkook mengambil ponsel dari dalam saku celana seragamnya. Setelah melihat layar ponselnya dan membaca nama siapa yang menelfonnya pagi-pagi begini.

Setelah membaca nama penelfon tersebut -Taehyung hyung- Jungkook tak berniat untuk mengangkatnya dan mengabaikan telefon tersebut. Jungkook melemparkan ponselnya yang masih bergetar tadi keatas mejanya.

Hoseok yang duduk didepan Jungkook membalikkan tubuhnya dan menatap wajah Jungkook dengan sedikit kesal.

"Getar ponsel-mu mengganggu" gerutu Hoseok. Jungkook hanya menatap wajah Jimin sebentar dan kembali memalingkan wajahnya kearah lain. Membiarkan getar di ponselnya. Beberapa detik kemudian, getar di ponsel Jungkook sudah berhenti.

Drrttt drrrttt

5 menit berlalu dan ponsel Jungkook kembali bergetar. Pelakunya masih sama, Taehyung. Jungkook membiarkan saja ponselnya bergetar diatas meja. Hoseok yang sudah terlalu terganggu dengan getar yang ditimbulkan oleh ponsel Jungkook itupun membalikkan kembali tubuhnya menghadap kearah belakang tepatnya kearah Jungkook.

"Angkatlah telfonnya. Berisik" gerutu Hoseok sambil menatap kesal kearah Jungkook.

"Tidak mau. Lagi pula juga sebentar lagi bell masuk. Itu berarti getar dari ponselku juga akan sebentar lagi berhenti". Ucap Jungkook sambil menghadap arah lain.

"Heh! Masih 15 menit lagi. Itu artinya masih lama. Cepat angkat telfonmu. Berisikk!" Ucap Hoseok yang mulai kesal.

"Tidak mau. Kau saja yang angkat!".

Karna merasa sudah mendapat izin. Dengan segera Hiseok mengambil ponsel Jungkook dari atas meja dan menggeser tombol hijau yang ada dilayar. Dan kemudian menaruhnya didekat telinga.

"Berhentilah menelfon. Berisik. Yang punya ponsel tidak mau mengangkat!" Teriak Hoseok dan segera mematikan panggilan telepon tersebut tanpa memberi waktu penelfon tersebut untuk bicara.

Sementara itu ditempat Taehyung. Terlihat Taehyung tengah duduk ditempatnya duduk sambil sedikit menggerutu kesal.

"Mwo?! Suara siapa itu tadi?" Tanya Taehyung pada dirinya sendiri begitu telefonnya diangkat dan terdengar teriakan dari seberang dan itu bukan suara Jungkook.

Dengan segera Taehyung mengirim pesan ke Jungkook. Yang berisi : Jungkook-ah, kenapa kau tidak mengangkat telfonku dan siapa tadi yang mengangkat telfonku?

Lollipop? [Tamat]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang