Dia adalah Victory Mahendra atau biasa dipanggil dengan sebutan Vee. Pria tampan yang memiliki visual layaknya dewa yunani itu adalah ketua Genk TIGER, di Alexandia School, SMA termewah di ASIA. Siapa yang tidak kenal Tiger, Kelompok yang berisikan...
Setelah melihat gerombolan pemuda yang Rosie maksud, gadis itu mulai terlihat frustasi.
"Mampus gue! Kenapa bisa sekolah disini??? Aahhh!" Lisa berdecak frustasi, lalu duduk tak menghiraukan Rosie.
"Mawar, gue pinjem novel sama kacamata lu."
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Rosie yang bingung pun memberikan barang-barang yang diminta Lisa. Dengan cepat gadis itu menggunakan kacamata bening milik Rosie, lalu menguncir rambutnya menjadi 2.
"Mawar eyeliner, buruan!!" Lisa meminta benda itu untuk membuat tahi lalat palsu, agar mukanya sedikit berbeda.
"Sa, kenapa sih?" Rosie mengerenyitkan dahi.
"Gimana? Muka gue beda ga?" Lisa memastikan kembali.
"Iya, tapi ya lo tetep Lisa." Jawab Rosie.
Lisa tak menjawab, jantungnya berdetak kencang karena mengetahui 7 pria genk Tiger adalah orang yang ditemuinya beberapa hari lalu, di bar.
"Aaahhhh ka suga marry me!!"
"Ka vee kamu ganteng banget!! Nikahin aku ka!!"
"Vee loveerrrrsss!!!"
"Kalian tampan sekali, aku mau pimgsan!!!"
Lisa memutar bola matanya ketika gerombolan genk Tiger berjalan menuju meja mereka. Teriakan para murid masih menggema, membuat Lisa terheran.
"War, emang mereka siapa sih?" Tanyanya seraya duduk menunduk, mengintip dari balik buku yang terbuka lebar.
"WHAATT!!!"
Lisa tersentak ketika temannya berteriak.
"Ehh.. sstttt jangan berisik."
"Upss sorry.. ya abis, lo ini tinggal di goa ya. Masa iya lo ga tau genk Tiger, ugh!" Rosie terlihat frustasi,
Lisa hanya menggeleng, memang nyatanya dia tidak tau siapa dan muncul darimana genk harimau itu.
"Nih ya, gue kasih tau. Mereka bertujuh itu, anak-anak terkaya disini. Bahkan beberapa orang dari mereka itu pewaris utama 4 orang terkaya di ASIA."
Lisa menyimak
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.