Dia adalah Victory Mahendra atau biasa dipanggil dengan sebutan Vee. Pria tampan yang memiliki visual layaknya dewa yunani itu adalah ketua Genk TIGER, di Alexandia School, SMA termewah di ASIA. Siapa yang tidak kenal Tiger, Kelompok yang berisikan...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
PUTAR DAG DIG DUG - BLINK biar berasa anak SMA 🤣
______
Lisa berhasil membawa Momo pergi dari kantin. Kini keduanya berada di taman sekolah.
"Lo gakpapa kan?"
Momo mengangguk,
"Makasih ya Lo udah bantuin gue. Tapi sekarang, Vee pasti ngincer Lo."
Lisa menggeleng, "its okay, gue bakal hadepin. Oh iya by the way, gue Lisa." Ia mengulurkan tangan.
"Momo,"
"Lo hebat ya, bantuin nyokap tapi sambil sekolah." Puji Lisa
"Nyokap gue udah lama ada di kantin Alexandria School, dari genk Tiger masih SD"
"Oh ya? Wah.. Berati Lo udah lama dong tau soal 7 manusia harimau itu?"
"Harimau?" Tanya Momo bingung
"Ya itu genk-nya si setan alas, Tiger kan artinya harimau."
Momo tersenyum tipis mendengar Lisa yang mengejek genk most wanted itu, "dulu waktu SD gue belum satu sekolah sama mereka, tapi sebagai bentuk apresiasi ke nyokap. Pihak sekolah ngasih gue beasiswa mulai dai SMP."
Lisa ber-Oh ria. "Terus Lo sekelas sama tuh cowok setan?"
Momo menggeleng, "Vee dan anggota genk tiger yang lain, punya tempat belajar khusus. Walaupun ada beberapa dari mereka beda tingkatan, tujuh orang itu digabung jadi satu ruang."
"Lah terus gimana mereka belajar?"
"Gak pernah ada guru yang masuk ke ruang belajar khusus genk Tiger. Mereka biasanya virtual learning. Tuh ruangan anak Tiger." Momo menunjuk salah satu jendela yang berada di lantai 3.
"Kasian banget sih, mereka ga ngerasain namanya pembagian piket bersih-bersih ruangan hahahaha."
Momo ikut tertawa saat Lisa masih berani mencela Vee. Sejak hari itu, mereka menjadi teman dekat. ____
Malam harinya genk Tiger berkumpul di bar.
Brakk!!!
"Gue akan bales cewe setan itu!" Lagi-lagi Vee mengomel dan menggebrak meja.
"Kenapa kita ga pake cara simple, keluarin dia dan buat dia susah diterima dimanapun. Easy right?" Joon memberikan saran.
"Sebelum itu terjadi, gue akan bikin hidup dia kaya di neraka!!!"
"Gimana kalau kita taruhan?"
Semua mata tertuju pada Jay,
"Taruhan apa?" Tanya Suga.
Jay menegakan duduknya, "Kita taruhan berapa lama tuh cewek bakal berlutut minta maaf sama V?" Ucapnya dengan seringai.
"Gampang, paling juga sehari langsung minta maaf." Jimin menjawab tanpa berpikir.