Dia adalah Victory Mahendra atau biasa dipanggil dengan sebutan Vee. Pria tampan yang memiliki visual layaknya dewa yunani itu adalah ketua Genk TIGER, di Alexandia School, SMA termewah di ASIA. Siapa yang tidak kenal Tiger, Kelompok yang berisikan...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Nngghhh.."Lisa membuka matanya perlahan. Namun, dengan samar-samar ia melihat sosok Martin yang tersenyum kepadanya.
"Lisa, kau sudah sadar?"
"Aarrggghhhh!!!!!"
"Aaarrggghhhh!!!"
Baik martin dan Lisa sama-sama berteriak. Vee yang sedang berada di kamarnya pun segera berlari ke arah kamar Lisa ketika mendengar teriakan itu.
Ceklek!
"Lisaa!! Kau keapa?" Vee langsung menghampiri Lisa dan menggeser tubuh martin yang sedari tadi duduk disamping gadis itu. "Heh, lo kenapa? Ada yang sakit? Mau gue panggilin dokter?". Tanyanya dengan raut wajah khawatir.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Lisa mencoba menyadarkan pandangannya, menatap keseliling ruangan. "Tunggu!! Ini diamana!!!" Batinnya ketika menyadari saat ini berada di sebuah kamar mewah yang didominasi warna gold.
"Gue dimana?" Tanya Lisa.
Vee menghela nafas ketika tau gadis itu baik-baik saja. Martin pun langsung menggeser kembali posisi putranya, dan duduk di pinggir tempat duduk.
"Lisa, syukurlah kau sudah sadar nak. Jantung ku hampir copot saat Vee menelpon kau pingsan di toilet."
Lisa memegang kepalanya, berusaha mengingat kejadian sebelm ia berada disini. "Bentar, seinget gue tadi ada bel, gue lagi mandi, dan..." batin Lisa.
Seketika mata gadis itu terbelalak, ia meraba tubuhnya dan melihat kini sudah berpakaian lengkap dengan baju tidur.
"O_oom ja_jadi, di__dia yang bawa a_aku ke_kesini?" Lisa bertanya dengan gugup seraya menunjuk kearah Vee.
Martin hanya mengangguk, "emm.. untungnya sebelum pergi Anna memberikan kunci cadangan rumah kalian. Seandainya aku tidak menyuruh Vee untuk menjemput mu, tidak bisa dibayangkan siapa yang akan menolong calon putri ku huhuhu." Ia menjelaskan panjang lebar.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.