9. Complicated

1.2K 153 1
                                        

Lisa memicingkan mata kearah Anna, Ibunya yang kini duduk di meja makan seakan sedang diintrogasi

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Lisa memicingkan mata kearah Anna, Ibunya yang kini duduk di meja makan seakan sedang diintrogasi.

"Menikah itu bukan hal kecil mom. Apalagi mommy belum lama pacaran. Nanti kalau dia pria brengsek atau hanya mau menyakiti mommy gimana??" Tanya Lisa, seraya menaruh kedua tangannya di pinggang.

"Kau meragukan ibu mu ini? Lisa sayang, mommybahkan sudah memiliki banyak mantan pacar saat seuisamu dulu hihi." Anna malah menjawab dengan nada centil.

"Moomm!! Pria itu bahkan melamar mu sebelum bertemu dengan aku. Seharusnya mommy memberiku waktu untuk mempersiapkan mental." Lisa kembali mengomel

Dengan semangat Anna bangkit dari  kursi dan berhadapan dengan putrinya, "Lisa anak mommy yang cantik, dia mau kok ketemu kamu. Seharusnya malam ini dia datang ke rumah. Tapi karena ada urusan mendadak, jadinya besok dia akan menemuimu di sekolah."

Lisa memutar bola matanya, "Pria aneh, dikira aku anak TK apa. Sampai harus menemuiku sekolah." Ucapnya malas

"Ahhhh, mommy lupa bilang kepadamu. Calon ayah tiri mu itu komisaris utama di Alexandria School hihi."

"Kalau dia tidak datang, terus kenapa mommy nyiapin makan malam sebanyak ini?" Lisa kembali mengintrogasi.

Anna memicingkan mata, menaruh kedua tangan di pinggang. "Sekarang mommy tanya, kenapa jam segini baru pulang huuuhh? Apa jangan-jangan kau juga sudah punya pacar. Ayo ngakuu !!!"  Ia membalik keadaan dengan mengintrogasi Lisa.

Tingtoongg

Belum sempat Lisa menjawab, bel di rumah berbunyi.

"Aahh dia sudah datang." Dengan semangat Anna berlari ke arah pintu.

Lisa menelaah ucapan Anna sebelumnya, "komisaris utama? Kenapa posisi itu tidak asing ya?" Gumamnya seraya satu tangan memegang kepala, seolah sedang berpikir keras.

Tak berselang lama, guratan memori lisa berputar saat dimara Rosie menyampaikan sesuatu, "Selain sebagai pemilik dari sekolah Alexandria, ayahnya Vee juga komisaris utama disini Sa. Makanya gak heran semua orang tunduk sama seorang Victory Mahendra."

Lisa membelakan mata begitu mengingat ucapan Rosie, "berati..... AAAKKHHHHH Gaakkkk bolehhh!!! Mommyyyy!! Lisa gak mauuuu!!!" Ia segera berlari ke pintu.

Ceklek!

Dengan wajah yang gembira, Anna membuka pintu namun belum sempat melihat tamu yang datang, Lisa sudah lebih dulu berlari dan berdiri tepat di depannya.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
OUR PRINCESSTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang