SBP11

2.7K 263 13
                                        

Hari itu sudah berlalu dan ini hari yang baru. Lisa masih tetap tinggal bersama jennie karena wanita itu tidak mengijinkan nya untuk tinggal sendirian mengingat kedua orang tua Lisa masih dikurung .

Juga Jennie khawatir jika sesuatu terjadi lagi pada Lisa seperti sebelumnya. Lisa sudah memiliki kamar sendiri yang bersebelahan dengan kamar Jennie karena dia ingin tidur sendirian dan Jennie mengizinkan nya walaupun dia tidak sepenuhnya mengizinkannya.

Pagi ini Jennie tidak melakukan kegiatan paginya yaitu olahraga. Ntah apa yang dilakukan wanita itu tadi malam sampai sampai dia terlihat sangat lelah dan bahkan sampai saat ini dia masih tidur lelap dibawah selimut nya yang hangat. 

Sedangkan diluar kamarnya, Lisa Jack dan Steven berdiri didepan pintu tidak ada yang berani untuk mengetuk pintu kamar Jennie karena takut mood nya memburuk. Beberapa hari ini jennie memang selalu dalam mood yang tidak bagus. sedikit saja kesalahan dia pasti akan marah besar

"Jack kau yang mengetuk pintu aku tidak berani" ucap Steven berbisik

"Eish kau saja tidak berani apalagi aku. Kau lihat sendiri kan tadi malam Dia meneriaki ku karena kesalahan ku" balas Jack

"Oppa bagaimana kalau aku yang mengetuk pintu kalian yang masuk" ucap Lisa seolah tidak ada yang salah dengan ucapannya .

"Itu sama saja kau menyuruh kami masuk kedalam kandang singa" kata Jack dengan kesal . Sejak hari itu Jennie menyuruh Lisa memanggil kedua orang ini dengan sebutan oppa agar tidak canggung .

"Ayolah ini sudah jam 7 kita harus berangkat bekerja"

"Begini saja kita ketuk sama sama" kata Lisa Jack dan Steven saling melirik kemudian mereka mengangguk

Tok
Tok
Tok

Mereka mengetuk berulangkali hingga ada suara dari dalam . Begitu suara pintu terbuka Jennie berdiri masih mengenakan piyama biru dan rambutnya berantakan juga matanya menyipit khas bangun tidur.

"Ada apa Lisa?" Tanya jennie

"Bukan ak,,u" Lisa tidak melanjutkan kata-katanya karena saat dia menoleh ke belakang, sudah tidak ada Jack ataupun Steven disana.

Sialan mereka benar benar meninggalkan ku! Umpatnya kesal

"Unnie aku mau berangkat ke kantor. Kau bilang kemarin ingin mengantar ku dan sekarang sudah jam 7 pagi . Boleh kan aku pergi sendiri saja karena aku sudah telat" ucap Lisa

"Ah aku lupa maafkan aku. Ayo aku akan menyuruh Steven mengantar mu" ucap Jennie . Dia berjalan melewati Lisa

Tidak perduli dengan penampilan nya yang terlihat acak-acakan jennie berjalan santai menuju ruang tamu.

"Steven antar Lisa ke bekerja dan setelah itu langsung menuju JN. Jack siapkan semua berkas yang sudah aku minta sebelumnya. 1 jam lagi kita berangkat"

Setelah mengantar Lisa kedepan pintu Jennie kembali lagi memasuki kamarnya . Lisa sebenarnya bingung dengan pekerjaan Jennie dia terlihat sering dirumah tapi uang nya sangat banyak dan juga Steven dan Jack selalu disisi nya mengingat kedua orang itu adalah salah satu petinggi perusahaan terkenal.

Tapi Jack mengatakan padanya kalau Jennie itu hanya seorang investor di berbagai perusahaan besar dari sanalah dia mendapatkan semua uang nya. Dan Lisa percaya walaupun sedikit ragu tapi dia tidak menanyakan apapun pada jennie .







Sekarang Jennie dan Jack sudah berada di loby utama gedung perusahaan JN company. Karena semua karyawan disana sebagian besar adalah anggota Jane begitu mereka melihat jennie masuk dengan Jack semua orang langsung menunduk hormat. Tapi berbeda dengan pegawai yang bukan anggota Jane mereka hanya melihat dan bertanya tanya siapa wanita yang bersama wakil CEO J&K Group itu.

SWEET BUT PSYCHO (JENLISA)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang