10.Sanji's hatred

510 39 10
                                        

Sebelum baca kalian sadar ga? Zoro juga di bab sebelum nya jadi biseksual
💪🏻😺

.

.

(。>﹏<。)

.

.

Sanji sudah menunggu zoro sampai jam
13.56 sanji masih berada di kursi zoro dengan bosan

Tak lama dari itu zoro masuk dengan sempoyongan dan hiyori dibelakang nya
Zoro melihat sanji dari pintu, sanji hanya terdiam. Menunggu kesempatan untuk berbicara dengan zoro

" hm~ tuan zoro-sama makasih untuk yang tadi " ucap hiyori memeluk zoro dari belakang

Zoro tersenyum melihat ku, buat apa dia tersenyum dengan tatapan bodoh seperti itu, tapi anehnya hiyori mengecup zoro singkat lalu pergi

Zoro menghampiri diriku melihat adanya ponsel di mejanya "aku sudah menghubungi ayahku kita tinggal datang ke baratie " ucap sanji lalu membuang muka

"Wakatta, hm..? Kenapa wajahmu begitu?,... Oh apa kau masih tidak mengerti dengan kejadian tadi " tanya zoro mengelus kepala sanji, sangat lembut.

"Maaf maaf aku tidak memberitahu mu kalau dia hanya pengganti saat aku bosan di kantor " ucap zoro membuat sanji emosi

"Kau ke kantor hanya karena wanita jalang itu kan?! " tanya sanji sembari membentak nya

"Jujur saja aku merasa tidak nyaman dengan wanita itu" ucap sanji membuang mukanya lagi dan suaranya semakin mengecil

Melihat mata sanji seperti ada tatapan kecewa, membuat hatinya sedikit hancur tatapan apa itu barusan!? , pikir zoro bahwa hatinya hancur melihat tatapan kecewa nya sanji, norak anjing

Zoro pun memeluk sanji membuat sanji berdiri, "maaf kan aku ya sanji " ucapnya memeluk erat sanji, sanji tidak membalas pelukannya ataupun perkataan nya

Tatapan nya hanya kecewa kecewa dan kecewa matanya kosong ingin menangis tapi dia ini lelaki, "bisa kah kau jelaskan apa yang dimaksud dalam kertas ini? " ucap sanji mengambil kertas tentang bio datanya

Zoro tidak percaya bahwa sanji menemukan kertas bio datanya ia sangat malu.. sangat malu , Zoro memeluk sanji lagi dan membisikkan sesuatu

"Aku sudah mencintaimu dari lama" bisiknya pelan

'Bacot lu ko*tol bilang aja lu cuman mau main sama boddy gw , sialan banget lu jnck ko*tol idiot marimo bod*h ' makian ku didalam hati

"B-a-c-o-t " ucap ku pelan

"Ha? Kau bilang apa? " tanyanya , aku hanya menggeleng kan kepala karena malas untuk menjawab

"Ya? Apa kau tadi itu cemburu? " tanyanya lagi! , bosen anjing ditanyain mulu serasa di wawancarai

"Apa kau berpikir seperti itu? Aku tidak akan cemburu dengan orang seperti mu! " ucap ku ngambek bisa juga sanji baper saat waktu sebenci bencinya dia dengan Zoro

Zoro hanya tertawa menang lalu membalikkan badanku dan mengecup ku singkat membuat ku tersipu malu

"Sanji kau memang hebat membalikkan kondisi untung saja ada kau, aku mungkin akan ditendang " ucap Zoro menenggelamkan kepalanya dileher ku

'Apakah yang tadi itu penjelasan yang aku minta... ' sanji masih tidak ada senyum, lalu menyipitkan matanya
Malas

"Lalu kapan aku pulang Zoro? " tanya ku

" kau ingin pulang ? Kalau begitu ayo "
Ucap Zoro menggandeng diri ku

"A-ah! Tidak! Jangan aku masih belum ingin pulang " bodohnya aku berkata seperti itu aku takut ditempatkan di sini , tapi aku pikir dia masih baik

"Hm? Jadi kau mau pulang kapan? " tanya Zoro

" n-nanti saja ya " balas ku ragu ragu

" baiklah " ucap Zoro mengecup ku lagi walau begitu dia belum sadar kalau dari tadi aku belum senyum

Yaudah sih ga ada yang peduli gw mau senyum sedih marah,

"Tapi kau tunggu disini lagi yah aku ada pertemuan dengan seseorang lagi" ucapnya tanpa dosa sama sekali

"Karepmu " ucapku menghela nafas duduk di kursi kantor, jujur aku sungguh kecewa dengan tingkah laku zoro yang sekarang

/Tok Tok Tok

"Ya masuk " ucap sanji berpura-pura menjadi bos

"Heh jangan asal panggil " ucap zoro pasrah dengan tingkah laku sanji

Masuklah seorang wanita lagi!? Yang sudah diduga sanji kalau itu mangsa zoro selanjutnya , wanita bersurai pink yang lucu banget wajahnya imut bernama perona

Sanji dengan cepat bersembunyi dibalik meja, dan sanji tidak tau kalau itu adalah adiknya zoro yang entah kenapa ia masuk ke ruangan kantor

Zoro yang melihat sanji ketawa kecil,
"Woii bang zoro" teriak perona sembari menunjuk zoro, zoro duduk di kursi bos miliknya yang dimana dibawahnya ada sanji , kepala nya menengok ke arah 'pen!s zoro

'Sialan!!' gumam sanji sembari ngeblush
Menutupi mukanya

"Apa yang kamu pikirkan sih!! Kau dasar cowok play boy, bulan lalu Robin lalu Tashigi trus tadi itu hiyori dsr tukang selingkuh pantas saja Robin memiliki pasangan baru! Ayah menginginkan yang terbaik buat kamu tapi kamu tidak tau bersyukur!! " perona mengambil buku lalu melemparkan nya ke arah zoro marah besar

" gomenna, tapi... Wanita disekitar sini memang seksi seksi bagaimana bisa para lelaki tidak tergoda apa lagi lelaki seperti ku kan? " ucap zoro santai tidak tau kalau sanji sudah marah sebesar besarnya

"bang zoro... " terlihat wajah perona sedikit murung dan seperti menahan tangis, dia membalikkan tubuhnya lalu pergi meninggalkan zoro

To be continued...💐

Author lagi ga mood maaf kalau banyak kata kasar🙏🏻 lagian kesel banget sama Zoro bangsat , dan kayaknya kemarin pada marah. makasih buat yang udah semangat tin diri ini 💪🏻😺🤳 (o^∀^o)

Bye bye gw tinggal sekolah dulu
(o^∀^o)و (づ ̄³ ̄)ᑦᵒᔿᵉᵒᐢ

zosan Tada no tomodachi  Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang