dapet temen baru

664 55 4
                                        

setelah masuk ke aula Denji bergabung dengan valkutas pilihan nya yaitu sastra Indonesia. di sana sepertinya masi belum banyak yang datang untung saja tidak telat pikirnya. Denji duduk didekat laki laki pirang yang lebih terang sedikit dari rambutnya
sebelum duduk Denji izin terlebih dahulu "boleh gue duduk?"tanya nya lelaki itu pun mengangguk ramah dan tersenyum Denji pun ikut tersenyum dan mengucapkan terimakasih

Denji lupa ia belum memperkenalkan diri "oh lupa gue, nama gue Denji hayawaka. panggil denji aja" denji mengulurkan tangannya lelaki itu pun menjabat tangan denji dan memperkenalkan dirinya
"aku takemichi hanakagi, kamu boleh panggil aku sesuka mu" Denji pun mengangguk dan akhirnya mereka bertukar nomor telepon tanpa sadar acara sudah akan dimulai semua nya berkumpul sekarang dari valkutas lain seperti valkutas seni, kedokteran, teknik dan yang lain lain

Denji berkenalan dengan banyak orang tidak buruk fikirnya untuk hari pertama sesudah berkenalan dengan hanakagi ia bertemu dengan teman teman dari hanakagi seperti mitsuya takashi, Rindou haitani, asamikata, inui seishu dan banyak lagi.

Denji tidak begitu memperhatikan pembukaan acara ospek ini tetapi ada yang menarik perhatian nya, ia memperhatikan orang itu orang yang menabraknya ia naik ke panggung dan mulai berbicara dengan formal.

"salam semua nya, perkenalkan nama saya Hirofumi Yoshida saya ketua bem dan sekaligus pengurus acara ospek untuk kedepannya oh iya disebelah saya Haitani ran dia wakil saya disini. saya harap kalian dapat mengikuti acara ini dengan suka cita dan tidak ada alasan untuk kalian tidak hadir dalam sepekan yang akan mendatang, baik kalau begitu saya selesai disini ada pertanyaan?"

jadi nama orang yang menabraknya tadi itu Hirofumi Yoshida "ketua bem kok jalan ga lihat lihat" umpat denji sambil menatap sinis kearah Yoshida tetapi ia sadar satu hal orang yang bermarga haitani sama seperti teman baru nya haitani Rin. ia menatap kearah Rindou "kakak lo ya?" tanya Denji

Rindou pun mengangguk dan menatap malas ke arah ran "iya kenapa? sok keren banget ya baru potong rambut tuh asli nya dulu kaya kuntilanak" Denji menatap ngeri ke arah Rindou

takemichi tertawa "Rindou mah memang begitu den, suka ngaco tapi asli nya dia sayang banget sama abang nya asal kamu tau ya dia pernah nangis karna kangen Abang nya" Rindou melotot mendengar perkataan takemichi "apaan ga bener itu " ucap nya jutek

Denji tertawa kecil "gue juga punya kakak sama adek asal kalian tau, gue sama kok kaya lo rin ga suka kalau kelihatan perhatian sama abang gua ogah banget mending sok keren didepan orang orang tapi asli nya, lo sayang banget kan sama abang lo" Rindou memerah baru kali ini ada yang merasakan hal sama Denji mendengus

"tapi kok bisa anjing dia berteman sama yang nama nya Hirofumi, orang yang ngga hati hati kalau jalan main nerobos aja" Mitsuya yang awal nya diam saja ia terkejut bukan hanya mitsuya tapi semua nya juga sama terkejutnya karna ucapan denji barusan

Mitsuya akhirnya membuka suara "kok lo bisa beranggapan kaya gitu?" denji hanya mengangkat bahu dan melirik lagi ke arah depan sekarang banyak sekali perempuan yang menggombali yoshida ataupun ran "gapapa tadi soal nya gua di tabrak sama tuh orang bukanya minta maaf malah kabur gitu aja kan setan" kesal Denji dan semua nya tertawa kecil mendengar itu

asamikata yang awalnya diam saja tapi membuka suaranya "mungkin dia lagi buru buru den, soal nya kata kakak ku dia itu bertanggung jawab atas semuanya yang ada disini pasti nya bakal pusing kalau telat" Denji berpikir lagi "kakak lo juga ada disini sa?" asa pun mengangguk

Denji bergidik ngeri "ngeri cok pada punya kakak disini, kalau lu berdua gimana?" ia menatap Mitsuya dan takemichi. mitsuya menjawab dengan Santai "kalau gua sama kaya lo ngekos dan ade ade gua dirumah gua anak sulung, kalau takemichi dia punya pacar disini kak jiro kayanya bakal jadi pengawas kedisiplinan" lagi lagi denji di buat terkejut

tanpa sadar meraka keasikan mengobrol dan akhirnya Meraka ditegur oleh panitia kedisiplinan
"perhatikan depan lu, udah gede kan? ga perlu dong gue ingetin cuma karna ini" dua orang yang menegur mereka yang berbicara ini yang tinggi nya lumayan kecil denji membaca nametag mereka berdua dan nama nya adalah 'Sano manjiro dan Naoto' akhirnya semua orang terdiam karna teguran dari Sano manjiro ini

Sano manjiro tersenyum "gini dong dari tadi, perhatiin didepan gua tetep di belakang. to pindah ke samping sana gih ajak yuro juga sekalian biar gerak " naoto berkata iya dan pergi begitu saja

kating masa gitu?Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang