Gus Altian adalah seseorang yang cuek, dingin kepada semua orang dan tak tersentuh dia adalah pemilik Pondok Pasantren Al-Mubarok dia berumur 22 Tahun. Dan banyak wanita yang menyukainya, dan kagum pada dirinya tapi Gus Altian hanya cuek dan tidak p...
Assalamu'alaikum semua apakabar udah lama aku ga up Gianna kabar kalian, aku harap baik Baik aja ya, jaga kesehatan and happy reading semoga kalian suka sama chapter ini.
Janlup vote and komen
Happy reading
Jangan lupa follow Ig aku
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
*berapa Minggu kemudian
Akhirnya hari yang di tunggu tunggu pun telah tiba Gus Altian pun telah bersiap dengan baju yang di kenakan nya dia pun melihat diri nya di kaca dan tersenyum ia pun langsung pergi ke luar menuju penghulu
*Ganteng juga saya" batin Gus Altian
Disisi lain
Setelah besiap siap Auli pun menuju ke tempat orang tuanya dan calon mertuanya itu. "Kamu sudah siap nak" ujar ummah nya Auli
"Insyaallah siap ummah" ujar Auli dengan senyuman hangatnya
Auli pun gugup dan jantung nya berdebar sangat kencang di selimutin rasa takut yang begitu ynng besar di dalam dirinya tersebut
"Umma, ummi Auli takut" ujar Auli
Kedua paruh baya tersebut menoleh ke Auli dan tersenyum hangat kepada Auli
"Gpp sayang kamu pasti bisa" ujar ummi Sofia (ummi Gus Altian)
"Tenangin dulu hati kamu dan berdoa pasti kamu bisa" umma syakila (umma Auli)
Auli pun tersenyum hangat dan mengangguk dan kembali menenangkan dirinya sambil berdoa semoga pernikahan nya lancar sampai akhir
.
.
.
Disisi lain Gus Altian sudah duduk di depan penghulu dan ia pun sangat gugup, ia pun berdoa semoga pernikahan dirinya bersama Aulidia lancar sampai akhir.
"Ekhm apakah anda sudah siap" ujar penghulu
"Insyaallah siap" ujar Gus Altian
Gus Altian dan penghulu saling berjabat tangan sebelum mengucapkan ijab qobul Gus Altian pun menarik nafas nya panjang supaya menghilangkan rasa gugup nya tersebut.
"Bismillahirrahmaanirrahiim
Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau saudara Muhammad Altian Al Faqih bin Afif aidan alzam dengan anak saya yang bernama Aulidia Mawarni dengan maskawinnya berupa seperangkat alat sholat dan uang sebesar Rp 200. 000. 000 tunai" ujar penghulu
" Saya terima nikahnya dan kawinnya Aulidia Mawarni binti Azri Dylan Abhimanyu dengan mas kawinnya yang tersebut, tunai" ujar Gus Altian tegas
"Bagaiman para saksi Sah"
"SAH"
"Alhamdulillah ya Allah akhirnya sah juga" batin Gus Altian
Aulidia yang di dalam pun terharu akhir nya dia sama seseorang Gus yang tegas yaitu Gus Altian
Aulidia pun menangis'terharu tidak menyangka dia akan menjadi seseorang istri dan menjadi seseorang ibu
"Jangan menangis ya kamu sudah menjadi istri orang kamu juga bisa bertanggung jawab sebagai seseorang istri" ujar umi Gus Altian