Sunmi sedang mempersiapkan makan siang untuk putri beserta Taeyang dan Suzy,lalu ponselnya berbunyi
"Yeoboseo" Sunmi sambil menata makanannya
"Sunmi-ya~~" Sunmi kaget
"Ap~~pa?" Ucapnya terbata bata
"Wae,kenapa jadi suaramu seperti itu?" Tanya seseorang yang diyakini sebagai ayahnya Sunmi
"Aniya~~~tidak biasanya kau menghubungiku?" Sunmi bertanya kembali
"Memangnya aku tidak boleh menghubungi putri ku sendiri?" Ucapnya lagi
"Sunmi-ya, bagaimana kabarmu, cucu-cucuku dan Taeyang?"
"Mereka baik appa,kau tidak usah khawatir" ucapnya
"Appa,tidak sama sekali khawatir tapi ibumu ini sangat keras kepala,dia bilang dia~~~" kata katanya terhenti dan diganti oleh suara wanita paruh baya
"Nak,Kalian benar benar baik baik saja bukan?" Tanya ibu Sunmi
Lee Dong Wook dan Kim Hye Soo,orang tua dari Sunmi, mereka tinggal di Jeju dan sedang mengurus bisnis perikanannya yang tidak bisa mereka tinggalkan.
Sunmi adalah putri satu satunya sekaligus hak waris tunggal keluarga Lee,orang tuanya yang mengenalkan Taeyang dan menjodohkannya dengan putrinya,hanya karena Taeyang orang tua tunggal.
Sunmi pernah menikah dengan seorang pria lajang seusianya tapi tidak bertahan lama,karena dirinya yang tidak bisa mempunyai anak membuatnya di cerai kan oleh pria tersebut
Oleh sebab itu kedua orang tuanya menjodohkannya dengan Taeyang yang sudah memiliki anak tanpa sosok ibu yang menemani mereka.
"Eomma,aku,suamiku dan kelima putriku baik baik saja" ucapnya dengan lembut
"Filing eomma merasakan bahwa kau sedang tidak baik baik saja,nak" ucapnya lagi
Tidak berselang lama joy dan rosé datang
"Eomma,sudah siap makan siangnya?"
"Tapi aku ingin mengambil sesuatu dulu untuk rosé,kajja rosé barangnya ada dikamar" Joy menggandeng lengan rosé lalu membawanya ke kamarnya
"Itu seperti suara cucu bungsuku" tanyanya
"Eoh,barusan dia pergi mengambil sesuatu dikamarnya" ucapnya
"Aku ingin berbicara dengannya" ucap Hye Soo
Sunmi menemui Joy yang sedang menunjukan barang kepada rosé
"Nak,Hye Soo halmeonie ingin berbicara denganmu" Sunmi mengarahkan ponselnya dan Joy mengambilnya lalu berbicara diluar
Tersisa Sunmi dan Rosé
"Rosé-ya,wae?" Sunmi merasa tingkah laku aneh rosé
"Kamar ini, luasnya seperti dapur dirumah ku" ucapnya polos dan Sunmi terkekeh
"Bersenang senanglah anggaplah rumah kamu sendiri eoh" ucapnya lalu bergegas pergi meninggalkan rosé
~~~~~~~~~~~
"Eomma,kau tahu,selama kau koma Lisa unnie selalu marah marah,padahal aku tidak salah apapun tapi yang kena aku juga" Yeri sambil memanyunkan bibirnya
"Yaa,~~~" Lisa ingin melanjutkan tapi dipotong oleh Yeri
"Kau belum minta maaf kepadaku, yasudah aku adukan kepada eomma" ucapnya dan Lisa pun menghampiri adik bungsunya itu lalu menjulurkan tangannya
"Mianhe~~~" ucapnya dan Yeri tidak menggubrisnya sama sekali
Suzy langsung menatapnya lembut dan yeri pun akhirnya membalas aluran tangan Lisa
"Kalian berdua saja sudah heboh,apalagi dibalas dengan rosé" Taeyang terkekeh dan seulgi menimpali
"Appa,kau lupa dengan kedua putri kembarmu yang lainnya" ucapnya dan Taeyang pun ikut terkekeh
Jennie dan jisoo memasuki ruangan itu lalu menatap seulgi
"Wae~~~?" Tanya seulgi
"Kau tidak kekantor?" Tanya jisoo masih dengan tatapan nya itu
"Malas~~" jawabnya santai lalu kembali memainkan ponselnya
"Yaa,Irene unnie memarahiku,sedari tadi dia menelpon mu tapi tidak kau angkat,kau tau apa yang terjadi,dia jadi memarahi kami" ucapnya dan membuat seulgi terkekeh
"Kan appa sendiri yang bilang satu Minggu tidak kerjapun kami tidak akan kekurangan,jadi telpon lagi lah dia,suruh pulang" ucapnya lagi dan mendapatkan kekehan dari Taeyang
Irene datang lalu melempar tas diornya kearah seulgi
"Wendy-ya,mulai besok kau gantikan dia,tidak ada gunanya,hanya bisa bersantai main game saja" Irene berkata kesal lalu seulgi menghampirinya dan memeluknya
"Unnie,jika aku tidak bekerja nanti yang membelikan hadiah brand termahal twins siapa,kau tahu bukan mereka tidak suka memakai barang palsu" ucapnya
Seulgi memang masih mendapatkan uang bulanan dari ayahnya tapi tidak sebanyak ketika ia bekerja dengan irene
"Memangnya kau mau membelikan mereka, jangankan dirimu,suhoo oppa saja kau larang membelikan mereka tas mahal" ucapnya lagi
Irene menyerahkan dua map Yang berisikan berkas berkas penting kepada seulgi
"Selesaikan itu,baru kau aku maafkan" ucapnya dan seulgi langsung mengangguk dan mencium pipi irene
"Gumawo unnie" Ucapnya
~~~~~~~~~~~~~~
Joy sedang mendengarkan suara neneknya yang sangat lama tidak ia dengarkan
Terakhir mereka bertemu,ketika Jennie dan Joy masih berusia lima belas tahun dan sudah lima tahun lamanya mereka tidak bertemu kembali
Sebenarnya mereka bisa saja bertemu karena hanya berbeda pulau saja tapi,kesibukan mereka yang tidak bisa mereka tunda,mengakibatkan mereka hanya bisa berkabar lewat telpon saja
"Halmeoni,nanti ketika irene unnie dan suhoo oppa menikah, halmeonie dan harabeoji harus datang eoh,tidak ada alasan lagi seperti mereka bertunangan waktu itu" ucapnya dan Hye Soo hanya tersenyum saja
"Kau sudah tanyakan kapan Kakak keduamu akan menyusul irene?" Ucapnya dan Joy mengangguk
"Setiap seulgi unnie ditanya seperti itu dirinya selalu menghindar tidak menjawab" ucapnya dan mendapat kan kekehan dari Hye Soo
"Kau dan kembaranmu masih sering bertengkar?" Tanyanya dan ketika Joy ingin menjawab Sunmi datang
"Jangan ditanya eomma,aku yang mendengar kannya setiap hari,kepalaku rasanya ingin pecah" ucapnya dengan kekehan
"Eomma sudah dulu eoh,kami ingin pergi menemui yang lainnya,nanti aku hubungi lagi"
"Saranghae" ucap Sunmi dan Joy bersama
"Nado, saranghae" balasnya lalu menutup panggilan vidionya
"Kajja,mereka pasti sudah lapar menunggu kita" ucapnya dan mereka pun pergi dengan rosé mengikutinya
Bekasi,04 Desember 2022
KAMU SEDANG MEMBACA
separated Sister
Fantasykesembilan saudara yang terpisah karena kedua orang tua yang cerai setelah enam belas tahun lamanya,akhirnya mereka bertemu kembali bagaimana nasib mereka sebelum bertemu
