BAB 13 - Sebuah ketidakberdayaan

5.8K 433 0
                                        

PS : Terdapat banyak kesalahan dalam penulisan dan kata-kata yang tidak sesuai dengan EYD.

🥀🥀🥀

Estelle kembali ke Akademi,ia pun menyuruh anak muridnya untuk menunjukkan hasil kerja kelompok yang dimana ia menugaskan mereka untuk mencari tanaman herba.

“bagus,kalian semua telah mengumpulkan apa yang saya Tugaskan. Sekarang ikut saya ke keluar dan bawa tanaman herba itu sekalian.”ujar Estelle sembari menyiapkan barang-barang nya.

“Guru,apakah kita akan belajar di luar?”tanya Carl,salah satu anak murid nya.

“ya,kita akan belajar di luar,karena ini membutuhkan kekuatan alam.”ujar Estelle

“Tapi guru,kita tidak di beri lapangan untuk latihan.”ujar Gea.

Perkataan Gea membuat Estelle terkejut, lagi-lagi pasal diskriminasi.
“Kalau begitu,saya akan berbicara kepada Direktur untuk meminta lapangan yang besar buat kalian.”
Anak-anak hanya diam tanpa berani untuk keluar dari kelas.

“Huftt....Tenang saja,kalian akan aman,saya akan menggunakan kekuatan saya untuk membasmi siapa yang berani menentang.”ujar Estelle dengan wajah yang penuh semangat.

Melihat wajah sang guru yang penuh semangat itu,para anak murid Estelle akhirnya menyiapkan barang-barang mereka untuk belajar di luar.

“kalian tunggu disini,saya akan bertemu dengan direktur untuk membicarakan hal ini.”ujar Estelle
Raut kemarahan di wajah Estelle terlihat jelas,ia pun menggunakan sihir teleportasi nya untuk sampai di depan pintu direktur,Meski memakai Manna yang cukup memakan tenaga nya ia tak ingin berlama-lama membiarkan kasus ini.

Tok tok tok..

Suara ketukan pintu membuat Lame yang berada di dalam menyuruh untuk masuk.

Langkah kaki tegas yang di miliki Estelle membuat Lame yang melihat gaya jalan dan wajah Estelle yang mendekati nya terlihat seperti  seorang Ratu.

“Ada apa Nona Elle mendatangi ku?”tanya Lame sembari mempersilahkan Estelle duduk.

“Tuan Lame,saya harap anda memperhatikan sekolah ini dengan seksama.”ujar Estelle tegas.

“Maksud nona?”

“sejak saya datang mengunjungi tempat ini,saya merasakan keanehan tentang pembelajaran yang ada di sini. Bagaimana tidak, Akademi yang konon katanya menyamaratakan status murid malah menjadi biang pembullyan itu sendiri.”

Ucapan yang di lontarkan Estelle sanggup membuat Lame terdiam.
“Kenapa Anda tidak berbicara? Dan menjawab pernyataan saya? Apakah sebenarnya anda sudah mengetahui kasus ini?”tanya Estelle lagi-lagi dengan eskpresi nya yang dingin.

Aura yang di pancarkan Estelle membuat Lame tidak berkutik. Sejujurnya ia sudah mengetahui tentang pembullyan dan diskriminasi di akademi ini, namun ia menapik itu semua karena para bangsawan kelas atas mengancamnya agar anaknya tidak bersekolah satu atap dengan rakyat biasa,itu sebabnya Lame membuatkan kelas yang khusus untuk golongan rakyat biasa.

“Maafkan saya atas ketidaknyamanan anda. Namun,saya ada alasannya mengapa saya membiarkan hal itu terjadi.”ujar Lame dengan wajahnya yang kusut.

Estelle yakin bahwa Lame kurang tegas sebagai pemimpin untuk menangani hal ini,ia juga tau penyebab Lame membiarkan hal ini terjadi,karena Lame tidak memiliki kekuatan penuh untuk melawan para bangsawan kelas atas.

“Apa alasan anda melakukan hal ini?”tanya Estelle memastikan bahwa apakah yang dipikirkan olehnya itu sama dengan alasan Lame.

“Saya merupakan orang yang berasal dari golongan rakyat,namun karena kepintaran dan keahlian saya,saya diangkat menjadi direktur akademi ini,hal ini membuat para bangsawan menjadi murka, Raja yang tidak tau dampak dari perbuatannya yang mengangkat ku sebagai direktur ini membuat akademi sempat mengalami kurang minat karena para bangsawan menarik anaknya untuk berhenti bersekolah di tempat ini, Pada akhirnya cara ini yang bisa saya lakukan untuk membujuk mereka  bersekolah di tempat ini lagi.”ujar Lame dengan wajahnya yang murung.

“Jika para bangsawan menarik anaknya untuk berhenti maka kita akan kehilangan potensi untuk mengembangkan anak-anak terbaik.”

ESTELLE : A Broken Heart [Completed]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang