PS : Terdapat banyak kesalahan dalam penulisan dan kata-kata yang tidak sesuai dengan EYD
🥀🥀🥀
Di malam itu, saat Edward tengah berjalan menelusuri taman tanpa mengenakan Alas kaki, Gabriel yang saat itu baru selesai dari Kamp militer bertemu dengan Edward.
Perasaan benci dan ingin membunuh kini tercetak jelas di wajahnya. Ini adalah kesempatan baginya, karena Edward saat ini tidak memiliki senjata nya, dan hanya mengenakan piyama. Gabriel sudah menyiapkan Pisau di sebelah tangan kirinya, Namun ia mengurungkan niatnya. Jika dia membunuh Edward, apakah Estelle akan senang? Lagipula, ia tidak ingin perang terjadi, jika dia membunuh Edward saat ini.
Saat itu, Gabriel melihat Edward tengah menangis, meski ia tidak tau penyebab mengapa Edward menangis, tapi hal ini sangat menganggu pikirannya.
Edward yang di kenal sebagai Pria yang tidak kenal rasa takut, pemberani, tegas, dan orang yang paling kuat di kerajaan Amber, kini tengah menangis meratapi sesuatu.
‘Apakah ini menyangkut Estelle?’ pikirnya.
Gabriel memutuskan untuk menyapa Edward. Ia mengembalikan pisau nya kedalam sarungnya.“Bagaimana bisa seorang Raja berjalan tanpa alas kaki malam-malam begini di taman?”
Edward menunduk dan melihat kedua kakinya. Ia pun tersadar bahwa ia tidak memakai alas kaki saat berjalan-jalan.
“Ah ini, tadi di kamar saya melihat ada burung yang sangat cantik di sini, aku mencoba meraihnya, Namun aku tidak bisa, karena dia sudah terbang bersama burung yang lain, dan tanpa sadar aku sudah berjalan-jalan tanpa memakai alas kaki.” Ujar Edward tertawa hambar.
Gabriel tau, maksud dari perkataan Edward. Maksud dari perkataan Edward ialah, ia melihat Estelle di sini, namun ia telah bersama orang lain, yaitu dirinya. Dan saat ia hendak mendekati Estelle, ia malah pergi dengan dirinya.
Apa-apaan ini? Mengapa dia mengetahui jika ada Estelle di sini? Ia pun mencoba mengabaikan maksud dari perkataan Edward dan pergi meninggalkan Edward sendiri.
“Yangmulia putra mahkota Gabriel, Bisakah kita berbicara sebentar?” ujar Edward.
Gabriel tidak mengindahkan perkataan Edward, dan kakinya untuk meninggalkan Edward.
“ini menyangkut Estelle.”
Gabriel tadinya malas untuk meladeni Edward, Namun ia memutuskan untuk mendengar perkataan Edward, saat Edward mengatakan Nama Estelle.
“Estelle? Memangnya apa yang ingin anda bicarakan? Bukankah Anda sudah tau, beliau telah tiada?” Gabriel memutuskan untuk tidak memberitahu tentang keberadaan Estelle yang masih hidup.
Tapi ternyata dia salah, Edward ternyata mengetahui bahwa Estelle masih hidup.
“Aku tau, kamu sudah tau identitas Nona Elle, bahwa dia sebenarnya Estelle. Aku tau saat kamu menyentuh nya dan berbicara kepada dirinya. Aku tau kamu juga mencintai dirinya sejak dulu.”
Perkataan Edward membuat Gabriel tidak mengerti, kenapa Edward mengetahui bahwa selama ini dia mencintai Estelle.
“Darimana anda tau soal Itu? Tentang Saya yang mencintai Estelle ?”
Edward tersenyum. “Apakah kamu berpikir bahwa aku tidak pernah mencintai dirinya sama sekali, Gabriel? Asalkan kamu tau, bahwa Aku sangat mencintainya, Dan aku mengetahui semua tentang Estelle, meski Estelle sendiri tidak tau bahwa selama ini, aku selalu memantau dirinya. Kamu, adalah orang yang telah mencintai Estelle sejak kamu masih kecil, dan melihat kamu menyukai seorang secara tiba-tiba, melihat kepribadian mu itu, yang tidak mudah mencintai seseorang, membuat ku yakin bahwa kamu telah mengetahui siapa Elle sebenarnya.”
KAMU SEDANG MEMBACA
ESTELLE : A Broken Heart [Completed]
FantasiEstelle Sol Artie Merupakan Seorang Ratu dari kerajaan Amber. Wajah yang sangat cantik,Tegas dan bijaksana membuat ia dicintai oleh rakyatnya. Rambut panjang berwarna Emas,Mata berwarna Biru Saphire,bibir tipis berwarna merah,hidung mancung, pipi ti...
![ESTELLE : A Broken Heart [Completed]](https://img.wattpad.com/cover/322520609-64-k349025.jpg)