Bab 43- kakak, kamu telah kalah.

2.3K 202 2
                                        

PS : Terdapat banyak kesalahan dalam penulisan dan kata-kata yang tidak sesuai dengan EYD
🥀🥀🥀

Setelah ia mengingat kejadian di masa lalunya, Elena pun menangis.“Maafkan aku. Karena aku yang gagal membunuhnya, kalian semua menjadi terkena imbasnya.”

Edward hanya diam. Menatap Elena yang menunjukkan raut kesedihan.

“Semuanya telah terjadi, lagipula untuk menyesali semuanya sudah tidak berarti lagi, untuk sekarang kami hanya berusaha membunuh nya.” Ujar Edward.

“Ya, kamu benar, menyesali semuanya tidak akan berarti lagi. Jadi, atas rasa bersalah dan terimakasih ku karena kamu telah membantu ku untuk kembali, maka kamu bisa meminta permohonan kepada ku.”

Edward terdiam, ia pun menarik nafasnya lalu menghembuskan nya secara perlahan. “Ya, ada satu permohonan yang harus kamu kabulkan.”

Edward pun memberitahu keinginan nya, dan di setujui oleh Elena. Lalu kemudian, Edward pun berlutut dan Elena menyentuh kening Edward.

“Saat aku memasuki jiwa mu, mohon untuk menahan rasa sakit yang di terima, dan tetaplah sadar jika tidak ingin jiwa mu pergi.”

“Baiklah”

Roh dan jiwanya kini menyatu kedalam tubuh Edward. Edward yang merasakan kekuatan besar itu, memasuki tubuhnya dan  menahan sekuat tenaga rasa sakit yang ia terima dan mempertahankan kesadaran nya agar diri nya tetap sadar.

Setelah mereka melewati proses yang begitu menyakitkan. Elena kini telah siap melawan Evilia dengan menggunakan tubuh Edward.
Meski ia menggunakan tubuh Edward, tapi kesadaran Edward tetap ada dan mereka kini saling berkomunikasi.

Edward berdiri dan mendapati bahwa dia berada di luar jalur pertarungan, Di hadapan nya terdapat Carl yang tengah kelelahan akibat melawan pasukan musuh dan melindungi dirinya.

“Terimakasih telah melindungi kami.” Ujar Elena memberikan Manna nya kepada Carl sehingga Kekuatan Carl seperti penuh kembali.

Mereka pun bergegas menuju ke tempat area Pertarungan dan membantai pasukan musuh dengan cepat.

Carl sempat terkejut dengan apa yang terjadi, kenapa tiba -tiba Raja Edward bersuara wanita? Apa yang sebenarnya terjadi? Tapi, daripada dia memikirkan sesuatu yang tidak-tidak, lebih baik dia kembali mengalahkan pasukan musuh.

Edward yang dibantu dengan kekuatan Elena dengan cepat membasmi pasukan Orc dan ular. Kecepatan yang sangat dahsyat, bahkan semua orang tidak menyadari bahwa Edward telah membunuh satu persatu musuh dengan sekali tebas.

🥀🥀🥀

Di sisi lain..

Estelle dan Yasmine menggunakan senjata yang mereka buat untuk menghancurkan Evilia. Sebuah busur dan anak panah kini muncul di hadapan mereka. Busur tersebut terbuat dari Kayu yang telah di lapisi sihir, sehingga kecepatan yang di hasilkan akan menjadi berkali-kali lipat.

Sedangkan untuk anak panah, Anak panah tersebut terbuat dari sejumlah Kekuatan suci milik Yasmine yang di padatkan sehingga berbentuk sebuah anak panah. Kekuatan ini akan sangat memakan Manna dan kekuatan mereka. Sehingga, setelah mereka menggunakan kekuatan ini, akan dipastikan mereka akan kehabisan Manna.

Estelle melihat satu persatu musuh telah tumbang, ia tidak bisa melihat siapa pemilik gerakan cepat Tersebut.

“Yasmine, seperti nya ini kesempatan kita untuk mengalahkan dia.” Ujar Estelle

“Baik, mari kita kalahkan dia.”
Estelle kini membidik panahnya dan meluncurkan panah tersebut ke jantung Evilia.

Srak.

Anak panah yang di luncurkan oleh Estelle menembus jantung Evilia. Kecepatan yang bahkan tidak bisa di jangkau oleh penglihatan biasa, bahkan Evilia tidak sempat menghindar.

Ia pun merintih kesakitan, jantungnya sakit saat menerima serangan dari Estelle dan Yasmine.

“arghh.... Dasar sialan.” Evilia mencoba menyembuhkan jantung nya dengan Kekuatan nya. Namun, ia belum cukup. Kekuatan yang dimilikinya tidak cukup untuk menyembuhkan jantung nya.

ESTELLE : A Broken Heart [Completed]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang