Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

pelukan yang hangat

130 87 14
                                        

HAPPY READING
-------------

tak terasa waktu berlalu, kini arga dan ciara sudah sampai dirumah ciara.

hujan membasahi seluruh kota, arga berteduh dirumah ciara sejenak sampai hujan akan berhenti.

''lo gamau duduk didalam ar?'' tanya ciara

''gak usah, gua disini aja'' jawab arga

''dingin disini, udah ayo'' ujar ciara

karena tidak enak dengan ciara, arga pun mengikuti apa kemauan ciara untuk masuk kedalam.

''dirumah lo gak ada orang ci?'' tanya arga

''gak ada'' jawabnya

''pada kemana?'' tanya arga lagi

''mama gue lagi kerja'' jawab ciara

''gua balik aja lah ya'' ucap arga

arga merasa tidak enak, karena tak ada orang dirumah takut nanti menjadi omongan para tetangga.

''lo tenang aja, bibik gue lagi ke pasar mungkin ini gak balik karena kejebak hujan'' jelas ciara

arga menggangguk paham dan mulai duduk di sofa.

ciara permisi sebentar ke dapur untuk mengambil minuman.

arga tak sengaja melihat sebuah album foto dibawah meja, karna ia penasaran dengan isi dari album itu, perlahan-lahan arga membuka album tersebut dan melihat sebuah foto seorang gadis kecil dengan seorang pria.

arga membolak-balik lembaran album tersebut dan tiba tiba ciara datang dan memberi arga secangkir teh.

''ini ar diminum'' ucap ciara sambil menyajikan teh tersebut dimeja

''eh iya makasih" balas arga

ciara yang melihat arga memegang sebuah buku pun mulai bertanya ''itu apa?''

''oh ini album foto kecil lo, sorry ya udah lancang'' jawab arga tak enak

''iya iya gapapa,santai aja kali''

arga kembali membuka album tersebut, ''ini bokap lo ci?''

perlahan lahan wajah cantik ciara kelihatan murung lalu menjawab pertanyaan dari arga tadi ''iya dia bokap gue''

''oh gitu ya''

ciara pun menghela nafasnya lalu menceritakan sesuatu ke arga ''bokap gue udah lama meninggal, dari gue masih kecil''

saat ciara hendak melanjutkan ceritanya tadi, air matanya sudah mulai membasahi pipinya dan membuat arga menjadi tak tenang

''udah udah lo gausah lanjutin ceritanya'' ucap arga

ciara hanya diam tak merespon apa yang baru diucapkan oleh arga.

arga mengerti dengan keadaan ciara kemudian tanpa sadar hati arga mulai tersentuh, dan dengan percaya diri arga mengucapkan ''lo mau peluk?''

ciara mendongak kearah arga lalu tanpa sepatah kata apapun ia langsung memeluk arga.

arga membalas pelukan ciara ''lo kalo mau nangis yauda nangis aja"
ujar arga

ciara menangis dalam pelukan hangat arga, tak semua orang bisa merasakan pelukan seorang arga.

ಥ⁠_⁠ಥ

ciara mulai berhenti dari nangisnya, ia melepas pelukan dari arga.

arga melihat ciara yang sudah mulai kelelahan dengan mata yang sendu dan mulai memerah.

ARGACIA [ON GOING]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang