Monday! Kebanyakan manusia pasti benci dengan hari itu karena banyak yang harus melakukan aktivitas rutin mereka. Berbeda dengan ku, aku malah sungguh menyukai nya dari saat-saat sekolah dulu karena aku senang sekali dengan hari itu hehehe
Jam sudah menunjukkan pukul 08.00 WIB dan aku baru bangun karena menonton semalaman bersama dengan adik laki-laki ku
Aku turun dan kasur ku yang empuk ini dan bersiap untuk membereskan tempat tidur dan melesat ke kamar mandi
Setelah selesai mandi dan sarapan pagi, aku memutuskan untuk menghubungi Prety
Tut....... Tut.....
"Ngapa?" kata Prety tanpa basa basi
"Ya ampun bilang apa dulu kek gitu" kata ku mencebik kesal
"Iya kenapa tania? Cepetan dong" kata Prety
"Aku bosan"
"Trus?" kata nya
"Jalan yuk" kata ku
"Astaga jam 09.30 begini mau kemana" kata Prety menjerit tertahan
"Aduuuhhh aku tuh bosan dirumah pret" kata ku
"Yaudah jalan sendiri aja sana!"
"Kejam!" dan aku pun langsung memutuskan sambungan dengan kesal. Emang ya Prety kampret
Aku pun memutuskan berjalan-jalan sebentar dan tanpa memakai helm karena rambutku masih basah. Aku pun tidak peduli toh ini masih pagi
Tanpa ku duga, di perjalanan ada sebuah razia yang ku yakin aku pasti kena karena posisi ku yang tak mengenakan seperti ini. Aku di anjurkan untuk menepikan motorku
"Tolong tunjukkan SIM da STNK nya" kata polisi yang ku taksir berumur sekitar 40-an itu
"Maaf ya pak, soalnya ketinggalan dirumah" kataku sambil memasang wajah memelasku
"Maaf dek, kalau begitu Anda harus ikut bersama kami ke kantor polisi" kata Polisi itu menaikkanku ke mobil mereka
"Eh enak aja. Gak bisa pak! Saya kan bawa motor. Nanti kalau motor saya ada apa-apa emang bapak mau tanggung jawab? Nggak kan? Lagian saya cuma deket-deket ini kok" kataku sewot
"Apakah Anda tidak sadar kalau Anda sudah membuat dua kesalahan?" tanya polisi itu sambil menatap tajam ke arah ku
"Pertama Anda sudah tidak memakai helm saat berkendara yang bisa membuat Anda berakibat tinggi mengalami kecelakaan dan kesalahan Anda kedua tidak membawa surat-surat penting seperti tadi. Saya harap Anda mengerti dan ikut bersama kami" kata polisi itu dan membuat ku bungkam dan ikut dengan mereka
AUTHOR POV
hari sudah menunjukkan pukul 11.30WIB danReza sudah bersiap untuk pulang karena tidak ada yang perlu di kerjakan lagi di kantor. Saat membuka knop pintu, dilihat nya segerombolan manusia yang di yakini nya akibat razia tadi pagi yang dilakukan secara tiba-tiba. Matanya terpaku melihat sesosok wanita sedang duduk dengan tangan yang memegang ujung baju nya sambil menunduk kan kepalanya ke bawah. Reza yang telah melihat itu beranjak pergi ke tempat seorang polisi yang ada di sebrang nya dan berbisik sesuatu
"Lepaskan wanita yang berada dipojok sana" kata Reza
"Baik pak" kata Polisi itu
Reza pun menghampiri Tania dan menarik nya dengan lembut. Tania yang ditarik tangan nya pun hanya bisa mengikuti karena yang ada dipikirannya adalah dia akan di introgasi oleh polisi yang menangkap nya tadi.
Seakan tersadar arah yang mereka lalui ke arah luar kantor, Tania mendongakkan kepala untuk melihat sekelilingnya. Tania menatap heran kesekeliling nya "bukan nya tadi aku di bawa keruangan buat diintrogasi ya?" batin Tania
Dia melihat tangan nya yang di genggam oleh seorang polisi yang membelakangi nya dengan tubuh tinggi dan tegap itu
"Siapa Anda?" tanya Tania yang tak di respon oleh polisi tersebut
"Hey aku ini sedang berbicara" katanya sambil mendengus kesal
Akhirnya Tania berinisiatif untuk berlari melewati lorong ini dan melepaskan genggaman nya dengan polisi aneh itu. Saat hendak melepaskan genggaman nya, polisi itu berbalik dan membuat Tania terkejut bukan kepalang. Tangan Reza dengan cepat membenturkan Tania di tembok dengan tangan yang menahan bagian kepala nya agar tidak sakit saat terbentur oleh tembok tersebut
"Kamu mau apa?" tanya Tania panik saat melihat wajah Reza yang menatap nya dalam
Seperkian detik tangan kiri Reza mengelus rambut Tania dan beralih ke bagian pipi nya dan menyentuh bagian ujung bibirnya. Tania yang merasakan itu menikmati setiap sentuhan hangat dari Reza yang membuat hatinya nyaman dan hangat saat bersama Reza. Tania juga baru sadar bahwa dada milik Reza yang lebar dan berotot membuat nya ingin membenamkan kepala nya dalam-dalam kesana
Reza yang melihat Tania sedang memandanginya dengan wajah yang mupeg segera menyentuh dagu nya dan di arah kan kepada nya agar Tania melihat ke arah nya. Keduanya saling diam dan Reza memajukan bibirnya perlahan. Tania seakan tau gerak gerik Reza segera menutup mata. Akhirnya, bibir itu menyentuh bibir Tania lembut, mencecap rasa disana. Reza mencium Tania dengan lembut dan mulai melumat bibir Tania berlahan. Secara tidak sengaja, Tania mengerang dan memudahkan Reza memasukkan lidah nya kedalam lidah Tania. Keduanya terbuai oleh suasana yang sepi dan ciuman yang memagut mereka. Di luar dugaan Reza, Tania membalas ciuman Reza dan membuat Reza menggeram pelan
Sekitar 7 menit mereka ciuman, Reza melepaskan ciuman itu dan membuat Tania kecewa tapi dengan segera di tutup nya rasa kecewa itu dengan senyum malu
"Aku sayang kamu" kata Reza sambil mencium kening Tania lama dan memeluk Tania
DEG!
Tania ingin melompat kegirangan saat ini juga. Dia sungguh tak menyangka bahwa Reza menyayangi nya walaupun tidak mengatakan cinta kepadanya, setidaknya Reza sudah mengatakan itu untuk sebuah pertemanan, mungkin? Atau ntahlah Tania hanya menikmati saat-saat ini
KAMU SEDANG MEMBACA
My Sexy Husband
RomanceCerita pertama yaa Seorang Anak SMA yang tidak melanjutkan masa kuliah nya karena memilih Seorang Polisi yang cukup kaya. Bagaimana cerita kedua nya? yuk baca
