TWO

2.6K 179 18
                                        

● Bermusuhan dengan murid baru ●

● Bermusuhan dengan murid baru ●

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


[]

Doyoung menyirit sebal, ini masih pagi tetapi seseorang sudah mengganggu dirinya. Tatapan fokus itu lama lama menjadi amarah, bukan salah anak baru sih tetapi itu gara gara anak baru.

"Heyy!! ... bisa minggir gak?! Badan lo yang besar bikin tulisan di papan tulis gak keliatan!" Tegur doyoung.

Semua mata sekarang berfokus menatap doyoung, dia bahkan tidak peduli dan yah junghwan hanya melirik sekejaphl habis itu memfokuskan kembali dirinya pada papan pelajaran.

"Kenapa doyoung..? Tanya guru kepada doyoung.

"Junghwan pak!!! .... huaaaa doy gak bisa liat papan tulis badan junghwan ngalingin ... hiks" ucap doyoung berpura pura sedih.

"Ya usah kalau gitu kamu tukar tempat sama jihoon, ... jihoon kamu duduk sama hyunsuk dan doyoung kamu duduk di sebelah junghwan"

Dug!! ... keputusan wali kelas tiba tiba membuat jantung doyoung berhenti, bukan ini yang doyoung mau. Disisi lain jihoon sudah berdiri membereskan buku bukunya dan bersiap tukar tempat duduk dengan doyoung.

"Sial!!... kenapa harus jihoon, gue natap dia saja gak berani" batin hyunsuk.

Jihoon sekarang sudah berada di samping doyoung, tetapi doyoung masih belum beranjak mengganti tempat duduk.

"Percepat, gue mau belajar!" Tegur jihoon.

"Cepat doyoung!! ... biar bapak bisa melanjutkan pelajaran" ucap wali kelas.

Doyoung sekarang sudah duduk di samping junghwan, dia merasa aura dingin seakan merasuki dirinya. Okey doyoung lo harus sabar ini baru hari pertama hahaha.

"Duh penggaris gue kemana..."

Doyoung ribut menoleh kesana kesini mencari penggarisnya yang hilang, bahkan dia menoleh kebelakang menanyakan penggarisnya pada hyunsuk.

"Lo liat penggaris gue gak suk?" Tanya doyoung.

Hyunsuk hanya menggeleng dan bibirnya itu tidak sengaja mengerucut. Jihoon memperhatikan dari sebelah, senyum tipis terlukis di wajahnya sekarang.

"Baru tau ada cowok seimut itu di kelas... selama ini gue kemana aja... hahaha pendek" batin jihoon.

Doyoung masih mencari penggarisnya, dia bahkan sekarang berada di kolong meja siapa tau jatuh kan pikir doyoung, tetapi bukan penggaris yang dia temukan justru tarikan tangan junghwan menyambutnya.

"Gak usah nyari pengaris dasar bodoh!! ... lo gak bawa penggaris" ucap junghwan.

Doyoung kembali mengingat ngingat, tubuhnya membeku karna tangan junghwan yang masih memegangnya dan tatapan itu benar benar seperti mengintimidasi.

"Emang iya gue gak bawa penggaris? ... emang lo liat? Gue aja lupa" ucap doyoung.

"Kalau bodoh jangan di pelihara!! ... sedari tadi lo cuman bawa buku sama pulpen!"

BINAL || kim doyoungTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang