21

11.2K 457 1
                                        

(Kamis, 9 Februari 2023)
(Maaf Typo Bertebaran)

Setelah merasa sedikit tenang Silas pamit untuk kembali ke restoran. Meskipun Samuel terlihat dingin namun saat ada masalah laki-laki itu bisa menjadi pendengar yang baik untuk keluarga nya. Silas berpikir demikian

Silas memarkirkan mobilnya lalu melangkahkan kakinya ke dalam restoran yang terlihat ramai dengan orang-orang kantoran karena saat ini adalah jam makan siang

"Kamu dari mana Silas?" Seorang pria yang berstatus sebagai manajer di restoran berdiri tepat di hadapan Silas

"Aku dari kantor adik ku dan kenapa kamu terus menelpon ku Kim, apa ada yang penting?"

"Aku menelpon karena pria itu menanyakan kamu,tapi telpon ku di abaikan"

"Ah... Apa dia masih di sini?" Silas menatap ke segala arah

"Sudah pergi setengah jam yang lalu dan dia juga memberikan sesuatu,aku sudah menyimpannya di ruangan mu Silas"

"Hem, baiklah aku akan ke ruangan ku.. oh iya bagaimana dengan istri mu Kim?"

"Istri ku baik-baik saja, namun harus istirahat yang cukup apalagi kehamilan pada pria sedikit lebih sensitif"

"Jaga baik-baik istri mu Kim" Silas menepuk pundak manajer Kim sebelum masuk ke dalam ruangannya

Kim Jong Chan pria berusia 34 manajer di restoran milik Silas, pria asal Korea Selatan tersebut telah menikah dengan seorang namja bernama Seung Hyun yang berusia 29. Dan keduanya sebentar lagi akan menjadi orang tua karena Seung Hyun sedang hamil 1 bulan

Silas duduk di meja kerjanya dan ia melihat sebuah kotak kecil terlihat elegan. Perlahan Silas membuka kotak kecil itu dan ia melihat sebuah gelang

Gelang dari Korea yang terbuat dari kulit full grain lambskin leather. Bahannya juga anti karat serta terdapat magnet lock untuk mengaitkan gelang ini

 Bahannya juga anti karat serta terdapat magnet lock untuk mengaitkan gelang ini

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Dan di dalam kotak tersebut terdapat sebuah note kecil

"Aku harap kamu menyukainya"

Menatap sejenak gelang itu lalu memakainya. Bukan karena Silas menyukai orang yang memberikan namun ia menghargai niat orang tersebut

°°°

Hari semakin sore dan Samuel baru saja pulang dari kantor, memilih naik ke atas tanpa menghiraukan keberadaan para maid yang berlalu lalang

Samuel masuk ke dalam kamar dan mengedarkan pandangannya berharap ia melihat keberadaan sang istri,namun nihil bahkan di kamar mandi pun tidak ada. Tanpa pikir panjang Samuel kembali turun setelah melepaskan jas dan meletakkan tas nya

"Tuan ingin sesuatu?" Tanya salah satu maid yang melihat keberadaan sang Tuan

"Istri ku di mana?"

"Tuan Kay sedang berada di kolam berenang Tuan"

Samuel langsung menuju ke kolam renang di mana istri mungilnya berada. Mendekat ke arah gazebo dan sebelahnya ada meja kecil yang sudah ada minuman dingin dan karena merasa sedikit haus Samuel langsung meraih gelas dan meneguknya hingga habis

Kay mendongakkan kepalanya saat telah sampai di tepi kolam. Kemudian ia naik ke atas lalu menghampiri Samuel

"Sejak kapan di sini?" Samuel menoleh

Deg

Mata Samuel melebar melihat tubuh Kay yang ternyata hanya mengenakan celana pendek tanpa atasan. Tetesan air dari rambut Kay semakin membuat nya seksi. Susah payah Samuel menelan ludah nya

Kay duduk di samping sang suami, dan kini pinggangnya di tarik oleh lengan kokoh Samuel agar lebih dekat

"Apa kamu menggoda ku?" Samuel berucap tepat di telinga Kay

"Aku sedang tidak menggoda mu"

"Berpakaian seperti itu.. Bagaimana jika ada yang melihat nya?"

"Tidak ada orang lain di sini selain kita" Kay menatap area kolam

"Maid dan penjaga sering kali berlalu lalang di area sini. Bagaimana jika melihat mu dengan keadaan tidak memakai baju"

"Ayolah jangan seperti ini, lagi pula mereka tidak lihat kan" Kay berusaha membujuk suaminya itu yang masih menatapnya dengan tajam

"Kamu istri ku dan semua yang ada pada dirimu adalah milik Samuel Cortez"

"Aku tau dan sangat paham.. Maka dari itu sebaiknya kita ke atas karena angin semakin kencang dan sebentar lagi waktu makan malam"

Keduanya bangkit dari gazebo, baru saja Kay ingin melangkahkan kakinya tiba-tiba saja tubuhnya melayang dan tentu saja itu ulah Samuel

"Mandi bersama"

Kay menganggukkan kepalanya tanda setuju,dan Samuel membawa tubuh si mungil menuju ke kamar bahkan mengabaikan tatapan para penghuni Mension

TBC

✓Married With CEO(BL)(M-Preg)✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang