30

10.7K 389 1
                                        

(Kamis, 23 Februari 2023)
(Maaf Typo Bertebaran)

Operasi berjalan dengan lancar, bayi kecil yang berjenis kelamin laki-laki menangisi dengan kencangnya hingga terdengar sampai di luar, rasa haru bercampur rasa lega memenuhi keluarga Cortez dan Allura

Dokter meletakkan bayi nya di dada Kay,agar sang bayi bisa mencari puting milik ibunya

"Suster tolong panggilan kan suaminya" Salah satu suster keluar untuk menyuruh Samuel masuk ke dalam

Samuel masuk ke dalam,ia bisa melihat istri dan anaknya

"Selamat Tuan, anak anda lahir dengan sempurna dan istri anda baik-baik saja" Ucap dokter saat melihat Samuel berjalan masuk

"Terima kasih dokter"

"Sudah tugas kami tuan. Sekali lagi selamat atas kelahiran putra anda"

Dokter kembali mengerjakan tugas nya, mengeluarkan plasenta dan memberikan suntikan hormon oksitosin agar pendarahan segera berhenti lalu mulai menutup bekas sayatan dengan cara menjahit nya

Samuel mendekat ke arah Kay yang terlihat pucat dan juga bayi kecil yang sedang menghisap puting istri nya

Cup

Samuel memberikan kecupan di kening Kay
"Terima kasih sayang sudah berjuang. Aku mencintai kalian"

Kay terisak pelan
"Kami juga mencintai Daddy"

Keduanya tersenyum bagaimana, Sekarang keluarga nya bertambah dengan bayi mungil yang masih terlihat merah

"Kami akan memindahkan istri anda di ruang perawatan" Samuel keluar saat suster mengambil alih sang bayi

°°°

Pagi ini Kay sudah dipindahkan di ruang perawatan, Michael memilihkan ruangan VIP agar mereka lebih leluasa untuk melihat menantu dan bayi mungil tersebut

Dokter sudah mengecek semua kondisi tubuh Kay yang terlihat baik-baik saja

"Saya sudah mengecek kondisi tubuh anda,dan semuanya baik-baik saja. Dan saya akan memberikan obat pereda nyeri, saya sarankan agar tuan Kay perbanyak minum air putih dan anda harus banyak berjalan agar tidak terjadi sembelit dan juga penggumpalan darah, sebentar lagi suster akan membawa bayi kalian setelah di bersihkan. Kalau begitu saya permisi"

"Terima kasih dokter" ucap Kay

Samuel mengelus rambut Kay yang terlihat sedikit memanjang
"Jangan terlalu banyak bergerak, jahitan mu belum kering"

"Aku tau"

Tok tok

Suara ketukan pintu terdengar, suster masuk ke dalam dengan bayi dalam gendongannya yang sudah di bersihkan dan juga memakai kain

"Ini bayi kalian"

"Biar saya yang gendong sus" perlahan Elsa mengambil alih tubuh mungil cucu nya

"Kalau begitu saya pamit"

Setelah suster keluar, yang lainnya langsung bergegas ke arah Elsa, ingin melihat lebih dekat bayi mungil yang baru saja lahir

"Huhu hai sayang,ini paman Izel" Izel menusuk pelan pipi gembul keponakan nya

"Dia sangat menggemaskan, lihat-lihat mulutnya terbuka" Silas menatap gemas

"Selamat Michael akhirnya kita menjadi seorang kakek" Lukas memeluk Michael sambil tertawa

Mereka melupakan Kay dan juga Samuel karena terlalu gembira

"Astaga... Padahal aku juga ingin melihat anak ku" Samuel memijat keningnya, sementara Kay hanya terkekeh geli melihat sang suami

"Hoek... Hoek"

"Cup cup cup... Kamu haus ya sayang... Ayo kita ke mommy mu" Elsa berjalan mendekat ke tempat tidur

"Anak mu haus sayang, cepat berikan dia ASI" Kay menggendong anaknya dengan pelan meski ia masih merasa kaku

Samuel membantu Kay melepaskan kancing bajunya agar sang buah hati bisa meminum ASI

"Sebaiknya kalian keluar dulu" Pinta Samuel

"Baiklah kalau begitu jika butuh bantuan panggil kami" Ucap Elsa

Akhirnya semua orang keluar meninggalkan pasangan suami-istri dan juga bayi kecil mereka

°°°

5 hari kemudian

Saat ini Kay sudah bisa berjalan meski harus perlahan karena luka jahitannya belum kering dan Samuel selalu setia berada di samping Kay

Kata dokter 2 hari lagi Kay dan juga baby nya sudah bisa pulang, karena kondisi tubuh nya juga sudah lebih baik setelah operasi

"Oh iya kalian sudah punya nama untuk baby?" Tanya Silas menatap ke arah keponakannya yang tertidur lelap setelah minum ASI

"Sudah" Ucap Samuel

"Siapa?! Kami ingin tau"

Samuel menatap Kay yang juga menatapnya dengan memberikan senyuman manis

"Saka Ivander Cortez"

"Berharap dia tumbuh menjadi anak laki-laki terbaik yang memiliki kemurahan hati" Kay mengusap pelan kepala Saka yang tertidur pulas dalam gendongannya

TBC

✓Married With CEO(BL)(M-Preg)✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang