4

21.5K 803 10
                                        

(Jum'at, 2 Desember 2022)
(Maaf Typo Bertebaran)

Acara resepsi telah usai dan sekarang sudah larut malam, Samuel pamit untuk istirahat karena Kay sudah terlihat lelah.

"Kami akan ke kamar, sepertinya Kay sudah sangat lelah" Samuel menatap ke arah istri mungilnya

"Baiklah,kami pun juga akan segera istirahat"ucap Michael

Samuel dan juga Kay memasuki lift hotel menuju kamar yang sudah di sediakan

°°°

"Bersihkanlah dirimu" ucap Samuel saat keduanya telah masuk ke dalam kamar

Kay hanya menganggukkan kepala lalu berlalu masuk kamar mandi. Setelah beberapa menit Kay telah selesai membersihkan diri nya. Dia merasa lebih segar.

Sementara Samuel tengah berada di balkon, menikmati hembusan angin malam, namun langkah kaki mengalihkan perhatiannya,lalu dia menoleh ke belakang

Deg..

Jantung Samuel berdetak kencang saat melihat pemandangan di depan sana, Kay hanya menggunakan kemeja bermotif yang cukup tipis dan juga celana pendek bahkan tetesan air yang mengenai leher Kay membuat Samuel menelan ludah dengan susah payah

Jantung Samuel berdetak kencang saat melihat pemandangan di depan sana, Kay hanya menggunakan kemeja bermotif yang cukup tipis dan juga celana pendek bahkan tetesan air yang mengenai leher Kay membuat Samuel menelan ludah dengan susah payah

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


"Sial! Apa dia sedang menggoda ku?!" Batin Samuel

Samuel mendekati Kay yang hanya terdiam di tempat "Apa kau menggoda ku?" Samuel berucap dengan nada rendah

"Ak–aku tidak" Kay merasa gugup karena posisi mereka cukup intim, bahkan tangan Samuel masuk ke dalam kemeja mengelus pinggangnya dan juga tatapan mata pria 27 tahun itu semakin membuatnya gugup

Mata elangnya tertarik dengan bibir merah muda yang tadi sempat dia cicipi saat di altar, dan masih ingin mencicipinya

Tangan kiri Samuel menarik tengkuk Kay agar lebih dekat dengannya dan tanpa menyia-nyiakan kesempatan Samuel langsung mencium bibir ranum milik istrinya bahkan melumat nya, menyesap rasa manis yang membuat candu

"Mhh" suara Kay tertahan karena Samuel menciumnya dengan ganas

Kay kewalahan mengimbangi permainan sang suami, karena dia tidak pandai dalam hal seperti ini, melakukan ciuman adalah hal pertama kali untuknya dengan seseorang

Beberapa saat pangutan keduanya terlepas karena kehabisan nafas, Kay terengah-engah hanya dengan ciuman Samuel, bibir merah muda itu kini membengkak dan juga terlihat mengkilap oleh saliva milik mereka berdua

"Keringkan rambut mu dengan benar,aku akan mandi" Samuel mengusap belahan bibir Kay dengan jempolnya lalu berlalu dari hadapan Kay yang masih sibuk mengatur detak jantung nya

Setelah merasa lebih baik,Kay mulai mengeringkan rambut dengan handuk dan dia merasa harus segera tidur karena tubuhnya sudah sangat kelelahan

°°°

Samuel telah selesai membersihkan diri, dan dia melihat Kay sudah terlelap dalam mimpi, setelah memakai piyama Samuel ikut merebahkan tubuhnya di samping Kay

"Malam ini aku akan membiarkan mu,tapi besok aku tidak janji" Samuel berbisik tepat di telinga Kay, meski sang empunya tidak mendengar apa yang dia katakan

Cup..

Memberikan kecupan di kening sang istri tak lupa merengkuh tubuh mungil Kay agar masuk ke dalam dekapannya,mulai memejamkan mata dan ikut masuk ke dalam mimpi

°°°

Saat pagi datang, setelah sarapan mereka memilih untuk pulang ke rumah Allura, karena sore nanti kedua orang tua Kay akan berangkat ke Amerika untuk mengurus perusahaan di sana jadi Kay dan Izel akan tinggal di kediaman Cortez karena kini keduanya sudah masuk ke dalam keluarga Cortez

"Kenapa bukan besok saja berangkatnya Mom,Dad" saat ini mereka tengah berkumpul di ruang tengah kediaman Allura

"Tidak bisa sayang, jadwalnya sudah di buat dan kami tidak bisa menundanya lebih lama lagi"

"Tapi kan Kak Kay baru saja menikah kemarin,apa kalian tidak ingin tinggal lebih lama di sini" ucap Izel dengan nada sedikit bergetar menahan tangis

"Kami juga ingin tinggal lebih lama sayang,tapi orang-orang di sana juga membutuhkan kami" Lukas dan Elsa berusaha memberikan pengertian kepada putra bungsu nya itu

"Ah.. baiklah kalau begitu percuma aku memaksa kalian"

Mereka hanya terkekeh mendengar pembicaraan kedua orang tua dan juga anaknya itu, sementara Kay hanya hanya duduk memperhatikan adiknya, dia sebetulnya juga merasa sedih namun harus bagaimana, di sana lebih membutuhkan kehadiran kedua orang tuanya dan di sini masih ada keluarga Cortez dan juga Samuel.

TBC

✓Married With CEO(BL)(M-Preg)✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang