25

11.5K 431 3
                                        

(Kamis, 16 Februari 2023)
(Maaf Typo Bertebaran)

Samuel kembali pulang ke tanah air setelah terjebak badai di London sekitar seminggu yang lalu dan sekarang ia kembali berkumpul bersama istri dan yang lainnya

Bahkan Kay selalu saja ingin berada di sisi nya,kemana pun ia pergi pasti si mungil selalu mengikuti

Samuel tidak heran lagi dengan sikap manja Kay karena setelah dari London, 2 hari kemudian ia menemani Kay ke dokter dan hasilnya adalah istri cantiknya tengah mengandung dan usia kandungannya masih 1 bulan

Jadi Samuel memaklumi sikap Kay, dan lebih parahnya ia yang mengalami mual setiap hari bahkan saat mencium aroma yang tidak mengenakkan pasti ia akan lari terbirit-birit menuju kamar mandi

Silas dan juga Steven sedikit merasa kasihan terhadap saudara nya itu bahkan terkadang mereka membantu Samuel saat sudah merasa lemas

°°°

Hari ini adalah hari weekend jadi semua berkumpul di rumah. Kay menyiapkan sarapan di temani oleh Izel dan Silas sementara para dominan sedang berkumpul di ruang tengah

"Apa kamu masih sering merasa mual Sam?" Tanya Michael

"Masih sering Dad, bahkan di London pun aku sudah sering merasakannya namun aku pikir mungkin karena faktor kelelahan,namun nyatanya Kay tengah mengandung anak ku" Samuel tersenyum saat menyebut anak nya

"Hehehe sebentar lagi aku akan di panggil paman dan Daddy akan di panggil kakek" Ujar Steven

"Kamu benar Steven, bahkan saat Daddy menelpon orang tua Kay, kamu tau Daddy bahkan menutup telinga karena suara teriakan keduanya"

"Mereka pasti sangat gembira, apalagi Kay tengah hamil cucu pertama"

"Hem.. Samuel mulai sekarang kamu harus lebih menjaga istri mu apalagi kehamilan pada laki-laki sedikit beresiko"

"Aku akan berusaha Daddy"

"Iya itu harus. Bagaimana dengan mu Steven apa kamu belum terpikirkan untuk mencari pasangan atau menikah?" Kini Michael menatap putra bungsu nya

Steven sejenak terdiam memikirkan keadaan seseorang yang sekarang ini berada jauh

"Entahlah Daddy,aku belum bisa memikirkan masalah itu"

"Cepatlah temukan seseorang yang cocok untuk mu"

"Akan aku usahakan Daddy,namun untuk sekarang biarkan seperti ini dulu"

Michael memaklumi keputusan anaknya itu,ia tidak ingin terlalu memaksa kehendaknya. Biarlah Steven mencari kebahagiaan nya sendiri

°°°

Kay tengah sibuk menatap dirinya di cermin sambil mengelus perut yang masih rata, terlalu asyik dengan kegiatannya sampai-sampai ia tidak menyadari sebuah lengan kokoh memeluk nya dari belakang

"Sedang apa?" Tanya Samuel menyandarkan kepalanya di bahu Kay

"Aku sedang melihat perut ku"

"Memangnya kenapa dengan perut mu?"

"Di perut ku sekarang sudah ada baby meski masih sangat kecil"

Samuel ikut mengelus perut Kay "Sebentar lagi kita akan menjadi orang tua"

"Hehehe aku tidak sabar melihatnya"

"Bersabarlah, kita harus menunggu 8 bulan lagi"

"Iya kamu benar"

Samuel membalikkan tubuh Kay agar berhadapan dengannya, karena perbedaan tinggi Kay harus mendongak menatap wajah sang suami

Tangan Samuel yang awalnya mengelus perut Kay kini berpindah di tengkuk Kay menariknya agar lebih dekat dengan wajahnya

Bahkan keduanya bisa mendengar suara deru nafas masing-masing

Cup

Samuel mencium bibir manis Kay dengan lembut menyalurkan rasa cintanya, entah sejak kapan Samuel jatuh hati pada istri nya itu namun yang pasti ia tidak bisa berada jauh dari si mungil

"Aku sangat mencintaimu Kay" gumam Samuel setelah pangutan keduanya terlepas

"Aku juga mencintaimu" Kay menatap mata tajam milik Samuel

Samuel memeluk tubuh mungil Kay dengan erat mesti harus hati-hati karena istrinya tengah berbadan dua

TBC

✓Married With CEO(BL)(M-Preg)✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang