15. KETIKA ENGKAU MEMILIH JALAN MENJADI SEORANG PENULIS

254 30 0
                                        

Pemateri : Partikel Atom

Apakah kamu tahu, bahwa sebelum terkenal sebagai penulis Harry Potter, J.K Rowling berasal dari keluarga miskin Yate, Gloucestershire Utara, Inggris? Wanita kelahiran 31 Juli 1965 kini berhasil menobatkan dirinya sebagai salah satu wanita terkaya di dunia dengan nilai kekayaan mencapai 15 triliun rupiah.

Penghasilan tersebut diperoleh dari penjualan buku-buku karyanya khususnya buku Harry Potter yang terjual 15 juta eksemplar dalam waktu kurang dari 24 jam. J.K Rowling memantapkan diri memilih profesi sebagai penulis meski sempat mendapatkan penolakan dari keluarganya dan hinaan dari lingkungan sekitar. Namun Ibu dari satu orang anak ini tidak mempedulikan ocehan orang lain dan membuktikan bahwa dirinya memang penulis yang jenius.

Contoh lainnya saya bawakan dari penulis Indonesia. Siapa yang tidak kenal penulis satu ini. Laskar Pelangi, mendengar kalimat tersebut tentu akan mengingatkan kita dengan nama besar Andrea Hirata. Sempat berprofesi sebagai konsultan ekonomi, pria kelahiran Belitung ini memutuskan untuk mengundurkan diri dan fokus menekuni profesi sebagai penulis. Keputusannya tersebut tak sia-sia. Dari tangannya lahir berbagai buku-buku fenomenal seperti Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, Endesor, dan lainnya. Laskar Pelangi tidak hanya menuai sukses di dalam negeri, melainkan juga di luar negeri. Penjualan buku Laskar Pelangi membuat Andrea berhasil mengantongi 3,6 miliar rupiah dan belum termasuk karya yang lainnya.

Contoh lainnya bisa teman-teman baca di sini👇

https://www.google.com/amp/s/www.brilio.net/amp/news/tak-perlu-ragu-jadi-penulis-mereka-ini-buktinya-1509285.html

Contoh di atas semoga bisa menginspirasi kita. Ketika kita telah memilih jalan menjadi seorang penulis, maka kurang lebih ada dua hal penting yang harus kita lakukan.

1. Perbanyak membaca

Sebuah teko yang kosong tidaklah mungkin bisa mengisi sebuah gelas. Begitulah kira-kira perumpamaannya. Dengan semakin banyak membaca, maka berarti akan semakin bertambah kosakata yang kita miliki.

Koleksi kosakata inilah yang akan sangat berguna bagi kita pada saat menulis. Selain kosakata, banyak juga hal lainnya yang bisa kita pelajari dari sebuah bacaan. Misal, bagaimana penulis lain dalam mengeksekusi sebuah tema, bagaimana cara menarasikan sebuah cerita, dan lain-lain.

Bahkan meskipun kita bukanlah seorang penulis, membaca ini adalah aktifitas positif yang sangat bermanfaat. Terutama dalam hal menambah wawasan kita.

2. Perbanyak jam terbang menulis

Semakin sering kita berlatih, maka akan semakin terasah skill menulis kita. Jangan dianggap remeh hal ini. Bukan berarti saat tulisan kita buruk, lantas kita berhenti menulis. Atau mungkin bermalas-malasan. Jangan seperti itu.

Seringlah berlatih menulis, sembari belajar tata cara menulis yang baik dan benar. Dengan begitu, lama kelamaan kualitas tulisan kita akan semakin baik. Dan satu point terakhir, selesaikan tulisan yang sudah kita mulai.

Semoga bermanfaat.🤗

TIPS KEPENULISANCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang