16. LANGKAH-LANGKAH MENERBITKAN KARYA

323 29 1
                                        

Pemateri : Partikel Atom

Memiliki karya dalam bentuk fisik (cetak) adalah idaman kita semua sebagai seorang penulis. Benar apa betul nih?😅 Apalagi kalau naskahnya itu masuk ke redaksi penerbit mayor. Alangkah senangnya hati ya kan.🫣

Di sini saya akan paparkan beberapa langkah, agar karya kita bisa diterbitkan dalam bentuk buku.

1. Kirim/submit naskah

Jalur ini adalah jalur umum yang sering dipakai sebagai perantara agar naskah penulis dibaca oleh pihak penerbit. Cara mengirim naskah ke penerbit ini bisa berbeda antara satu penerbit dengan penerbit lainnya. Teman-teman bisa cek medsos dari penerbit yang ingin dituju. Biasanya di sana tertera bagaimana cara mengirimkan naskah ke mereka.

Namun secara umum, biasanya penerbit akan meminta file naskah lengkap, dengan aturan font apa, spasi berapa, ukuran kertas dan lainnya. Selain itu juga akan diminta kelengkapan tambahan seperti biodata penulis dan kelebihan naskah, juga link cerita jika itu dari sebuah platform. Biasanya lama kurasi naskah itu sekitar 3-6 bulan.

Catatan tambahan, teman-teman tidak boleh mengirimkan satu naskah dalam satu waktu ke beberapa penerbit sekaligus. Melainkan harus menunggu sampai ada jawaban ditolak/diterima. Atau hingga setelah melewati jangka waktu kurasi tadi. Setelah itu, jika ditolak baru teman-teman bisa mencoba peruntungan berikutnya di penerbit lain.

2. Diorder/diminta penerbit

Selain melalui submit naskah tadi, penerbit juga adakalanya melakukan cara kedua ini dalam menjaring penulis. Penerbit akan mencari orang-orang yang punya keahlian atau nemiliki kapasitas tertentu pada suatu bidang untuk diajak kerja sama menjadi penulis mereka. Untuk menuliskan tema tertentu yang diinginkan penerbit. Dan tentu saja naskahnya pasti akan diterbitkan.

3. Kerjasama/proyek

Jalur ini tidak begitu banyak dilakukan. Hanya orang-orang tertentu yang memiliki modal biasanya, baik bentuk personal atau instansi. Akan terjalin kerjasama antara pihak tadi dengan penerbit untuk menerbitkan sebuah buku. Dan adakalanya karena ada tujuan-tujuan tertentu. Biasanya pihak yang menawarkan kerjasama ini yang akan menanggung biaya cetak dan lain-lain. Atau menyesuaikan dengan isi kontrak kerjasamanya seperti apa. Yang jelas agar kedua belah pihak sama-sama saling menguntungkan tanpa ada yang dirugikan.

4. Lomba/coaching (pelatihan)

Jalur ke empat ini sangat banyak beredar. Penerbit akan mengadakan lomba dengan hadiah naskah pemenang akan dibukukan/diterbitkan. Selain lomba, beberapa penerbit juga rutin mengadakan coaching kepenulisan. Dari pelatihan-pelatihan seperti ini penerbit akan melihat penulis-penulis yang naskahnya layak untuk diterbitkan.

5. Platform menulis

Jalur ini tidak asing lagi bagi kita bukan? Di mana penulis akan mengunggah naskahnya ke platform-platform yang ada, mengumpulkan pembaca dan hingga akhirnya akan didatangi/dipinang oleh pihak penerbitan. Yang tentu saja untuk menerbitkan naskah tersebut menjadi sebuah buku. Semakin banyak yang baca alias viral sebuah naskah di platform, maka akan semakin besar peluang untuk dilirik sebuah penerbit. Kamu menulis di platform mana nih?

Itulah beberapa langkah atau cara agar naskah kita bisa diterbitkan menjadi sebuah buku. Silakan dicoba. Semoga membantu.🤗

TIPS KEPENULISANCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang