17. SEPUTAR DUNIA PENERBITAN

256 24 0
                                        

Pemateri : Partikel Atom

Perkembangan dunia literasi terlebih khusus dunia perbukuan di era sekarang telah mengalami banyak perubahan dari sebelumnya. Di mana pada zaman dahulu seorang penulis tugasnya hanya menulis saja, penerbit tugasnya menerbitkan, distributor tugasnya distribusi, dan toko buku tugasnya sebagai penjual.

Sangat terlihat jelas perubahan itu. Kini seorang penulis, selain menulis sebuah karya, dia juga dituntut untuk bisa memasarkan produknya/bukunya sendiri. Menjadi penulis sekaligus seorang marketer. Sebagai seorang penulis yang baik maka sudah seharusnya bisa beradaptasi dengan perubahan ini. Menulis, benar adalah sebuah proses melahirkan karya intelektual, tetapi jika sudah masuk ke dalam industri penerbitan, maka itu akan menjadi sebuah bisnis. Yang akan diperhitungkan untung ruginya.

Satu point plus di masa sekarang, siapa pun bisa menerbitkan buku. Sepanjang ia bisa mengenal potensi dirinya dan mampu menyelesaikan naskahnya. Semua orang berhak berkarya dan menyampaikan argumen melalui tulisan. Dan dari karya ini bisa saja akan mendatangkan keuntungan baik materi atau non materi.

Bagaimana langkah-langkah menerbitkan buku?

_1. Siapkan naskah_

• Menulis
Ini sudah jelas. Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menulis dan menyelesaikannya. Setelah itu melakukan revisi dan proses editing. Bisa secara mandiri atau bantuan editor jika kamu bekerja sama dengan sebuah penerbitan mayor. Bisa juga menyewa editor freelance jika kamu melalui jalur terbit mandiri.

• Target pasar
Perhatikan jenis dan isi dari naskah kamu. Lihat batasan usia berapa yang layak mengonsumsi konten/isi dari naskah itu.

• ISBN
ISBN (International Standard Book Number) adalah nomor atau kode unik yang menjadi identitas sebuah buku untuk membedakan satu buku dengan buku lainnya. Buku yang sudah memiliki ISBN berarti bukunya sudah terdaftar di Perpustakaan Nasional dan siap untuk diperjual belikan. Jika kamu terbit secara mayor, biasanya penerbit yang akan mengurusi bagian ini.

• Bangun branding
Ini adalah hal yang sangat penting. Bangun branding kamu sebagai seorang penulis, di sosial media yang kamu punya. Tujuannya apa? Agar kamu memiliki pasar sendiri alias tempat menjual jika naskah kamu tadi sudah berhasil dicetak menjadi sebuah buku.

_2. Layout (tata letak) dan mendesain cover/sampul buku_

Salah satu yang menarik bagi pembeli dari sebuah buku adalah gambar pada cover, juga layout yang menarik. Bagian ini kamu bisa melakukannya sendiri jika mampu. Atau menyewa seorang ilustrator untuk melayout/mendesain cover bukumu sesuai keinginan kamu. Catatan, untuk terbit secara mayor biasanya fasilitas ini akan disiapkan oleh penerbit.

_3. Cetak buku_

Setelah semua proses tadi dilalui maka saatnya mencetak buku. Silakan cari percetakan buku yang menawarkan kualitas bagus. Sebuah penerbitan besar/mayor biasanya juga memiliki percetakan. Jadi, jika kamu terbit secara mayor maka urusan cetak mencetak ini adalah urusan bagian penerbitan.

_4. Penjualan dan pemasaran buku_

Naskah kamu sudah berhasil menjadi sebuah buku. Saatnya untuk menjualnya. Penjualan bisa secara online atau offline. Melalui marketplace dan toko buku yang tersedia. Tentunya dengan segala ketentuan yang berlaku. Baik penulis atau penerbit, keduanya akan berkolaborasi untuk memasarkan produk/buku mereka ke semakin banyak pembeli/pembaca.

Semangat berkarya.🥳 Semoga bermanfaat. Penjelasan lebih lanjut mengenai jenis-jenis penerbitan akan dijelaskan di materi berikutnya ya.

🤗🤗🤗

TIPS KEPENULISANCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang