Setelah aeron mengambil lord camelot aeron memutuskan berjalan ke arah asta dan lainya. Aeron mulai melihat yuno mengikuti debuah bola Membawanya ke sebuah gulungan dimana arus ke udara keluar
Demgan hati-hati dia membuka perkamen itu menemukam tulisan belum pernah dia lihat sebelumnya.
Grimoire yuno bersinar bersamaan dengan menghilannya huruf-huruf itu
Cahaya menarik perhatian semua orang. Aeron mulai berjalan ke arah yuno
Aeron:"apa itu tadi yuno?"
Yuno:"tidak tahu"
Klaus:"jangan menyentuh apapun, biarkan di tempatnya
aeron melihat Asta di seret oleh nero yang membimbingnya menuju sebuah benda yanh menempel di dinding
Asta:"untuk! Anda akan merobeknya dari saya, nero"
Nero sedang terbang di samping dinding itu
Asta:"ada apa dengan itu"
Aeron berjalan mendekati asta dan aeron meninju dinding yang ditunjukan nero dan melihatkan ruangan rahasia aeron dan asta pergi kerungan rahasia tersebut. Asta dan aeron melihat pedang anti sihir kedua
Aeron:"ambil pedang itu asta kurasa ini pedang anti sihir''
Asta:"ya terima kasih aeron"
Asta mulai menarik pedang pedang anti sihir tersebut tiba-tiba grimoire asta keluar dari tas asta, pedeng tersebut mulai tersimpan dalam grimoire asta.
Tiba-tiba dari pintu dihancurkan. aeron dan asta menoleh kebelang melihat mars tertutup berlian membentuk golem yang sama dilihat asta sebelumnya
Mars:"pertarungan belum selesai"
Aeron dan asta mulai berlari mengarah mars. Mars mulai meyerang noele tapi serangan mars diblokir oleh aeron
Aeron menangkis serangan serangan mars dengan lord camelot. Asta mulai meyerang mars
Mars:"aku tahu pedang mu mampu menetralkan sihir dan memantulkan sihir. Tapi bagai mana dengan ini"
Mars mulai menyerang beberapa pedang terbuat dari daimond melui meluncurkan pedang tersebut dengan cepat. Asta mulai memangil pedang baru dia dapatkan dan meblokiri setiap serangan
Aeron melihat kesempatan ini dia memangil pedang caliburn dan pedang tersebut mulai bersinar emas dan dia mulai meyerang
Aeron:"caliburn" menghunuskan pedangnya kedepan
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Sinar cahaya lasung menyerang ke arah mars membuat ledakan Setelah Serangan tersebut meniggalkan mars yang tidak sadarkan diri
Asta dan lainya terkejut melihat aeron Memegang pedang caliburn. asta mulai berlari kearah aeron dengan bintang di matanya
Asta:"itu sangat keren aeron"
Tiba-tiba runtuhan mulai bergetar mendakan rentuhan ini akan roboh
Aeron:"nanti saja berbicaranya lebih baik kita tinggalkan tempat ini"
Yang lainnya setuju dan meraka mulai meniggalkan tempat tersebut
Setelah meniggalkan rentuhan aeron dan lainya melihat reruntuhan mulai roboh
Aeron dan lainya hanya bisa bernafas Lega kerena selamat dari reruntuhan. Aeron mulai melihat matahar mulai terbenam. Aeron mulai memikirkan laporan yang dia buat kepada kaptennya
Yuno dan asta meliahat aeron sedang memikirkan sesuatu
Asta:"ada yang salah aeron"
Aeron:"hanya saja apa yang ku katakan kepada kaptenku melihat kejadian ini"
Klaus mulai meminta maaf kerena merendahkan asta, yuno, dan aeron. mimosa hanya terkekeh melihat mentornya sekarang.
Luck mulai mendekati aeron
Luck: "nama saya luck senang bertemu denganmu"
Aeron :"saya aeron pendragon panggil saya aeron, senang bertemu denganmu"
Luck:"ne suatu hari nanti kita bertarung''
Aeron:"tentu"
Aeron dan lainnya kembali ke markas mereka masing-masing.
Aeron mulai kembali ke markas singa merah tua dan dia pergi ke ruang kapten. Untuk memberikan laporannya
Fuegoleon:"bagaimana hasilnya"
Aeron kemudian menjelaskan semua yang dia ketahui di dalam reruntuhan dan menjelaskan tentang pria bernama mars
Aeron:"itu saja yang saya ketahui''
Fuegoleon:"baiklah kamu boleh istirahat"
Aeron pergi kemarnya dia disambut ponta
Aeron:"aku pulang ponta...kurasa kamu lapar"
Ponta:"kyu"
Aeron kemudian memberinya buah apel yan dia baru saja dia beli saat mau perjalanan pulang.
Aeron pergi ke ruang makan dia diasambut oleh leopord
Leopord:"yo aeron bagaimana misinya"
Aeron :"berjalan lancar meskipun hampir terbunuh kerena reruntuhan tersebut mau roboh. Dan bagaimana denganmu bagaimana misinya"
Leopord:"berjala lancar"
Aeron dan leopord dan lainya mulai berbincang hasil misi mereka. Aeron mulai terbiasa dengan ordo singa merah tua.
Saat makanan tiba aeron dan lainya mulai makan dengan tenang. Aeron memutuskan untuk tidur