2. jeno nt

614 31 23
                                        

Haloo semuaaa!!
Semoga kalian suka yaa
Selamat membacaaa Muach( ◜‿◝ )♡!
>>>>>>>>>>>☠️<<<<<<<<<<<
Tutturututu...
Hai hai haiiiii mari kita lihat apa yang sedang di lakukan manusia imut, lucu, dan juga pendek ini!!.

Yap dia adalah na renjun lelaki yang sangat menyayangi kudanil gembrot yang bernama moomin. Ssst kalian jangan ngadu sama renjun ya nanti dia marah kalo peri kesayangannya di bilang kudanil hahaha....

Okeh sekarang kita harus fokus dengan renjun yang tengah berlari kesana kemari entah ia sedang bermain atau tengah mencari sesuatu karena ia sudah kesiangan.

"Bundaaaa, dasi njun mana ish...!" Rengeknya prustasi karena sedari tadi ia tak mendaaptkan dasinya padahal ia sudah menaruhnya dengan benar.

"Dasi kamu udah kamu pasang itu njun..." Heran winwin saat melihat anaknya mencari dasinya dengan prustasi padahal dasinya sudah ia pakai namu dasinya itu terlempar kebelakang hingga ia tak dapat melihatnya.

"Kok bunda ga bilang sih?!" Kesalnya lalu dengan segera memakai sepatunya laku menghampiri sang ayah yang sudah menunggunya di dalam mobil.

"Cepetan yahh! Nanti njun terlambat...!" Serunya yang dengan santai di turuti oleh sang ayah.

Yuta ayah renjun, melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi renjun sudah tak heran karena ayahnya ini dulu sering ikut balapan jadi yuta seperti tak ada beban saat melajukan mobilnya.

Tak butuh waktu lama renjun sudah sampai di depan sekolahnya, ia buru buru menyalimi sang ayah lalu berlari masuk ke halaman sekolahnya.

Yuta terdiam dengan uang yang sudah di sodorkannya di abaikan begitu saja, ia berfikir kalau anaknya ini sudah sangu jadi ia tak mau membebani fikirannya ia langsung tancap gas meninggalkan sekolah.

Sedangkan renjun ia sekarang sudah berada di dalam kelasnya, di sambut dengan sahabatnya yang heboh sendiri melihat renjun yang teladan ini kesiangan.

"Ren, lo keren banget njr bisa kesiangan!" Seru felix bertepuk tangan heboh.

"Iya anjg, lo kek di film film gituuu, kemaren gue nonton!!." Seru chenlee tak kalah heboh bahkan ia sampai loncatan.

"Kalian berisik banget sih, aku cape tau!" Omel renjun dengan wajah cemberutnya.

Sudah tau ia sedang lelah mengapa temannya ini sangat berisik bukannya memberinya minum atau menanyakannya kenapa, mereka malah bersorak gembira karena dirinya kesiangan.

"Jangan cemberut ren, nih buat lo!" Felix yang mengerti dengan suasana hati renjun yang sedang buruk ia memberikan susu strawberry kesukaan renjun untuk membujuknya kembali tersenyum.

"Timakasih felix i lop yuu!!" Ucap renjun menerima susu itu lalu membentuk jarinya menjadi love karena temannya ini sangat perhatian.

Felix gemas sendiri dengan renjun yang membuat love untuk dirinya, begitu juga chenlee yang rasanya ingin mengunye unyel pipi gembil renjun itu sampai puas, padahal chenlee tak jauh beda dengan renjun bedanya chenlee tak suka di sentuh sentuh dengan alasan 'nanti papa gue marah ego!' emang rada lain chenlee ini.

Bel masuk sudah berbunyi, renjun, felix, dan chenlee kini sudah duduk rapi di bangkunya, mengeluarkan buku yang akan mereka pelajari dan jam pertama ini.

Lumayan lama mereka menunggu sampai sampai felix tertidur karena bosan, renjun heran mengapa guru yang mengajar tak kunjung datang.

"Woi!, Semua guru rapat jadi kita jamkos cuyyyy!" Ujar sang ketua kelas dengan senyum yang merekah.

OBSESSED [NOREN]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang