"ARRGHH SAKITT TOLONGGG"
Bible berdiri dihadapan orang yang baru saja berteriak meminta pengampunan darinya. Namun itu tidak membuatnya mengubah tatapan mata dan posisi celananya yang saat ini menggantung di lututnya. "Actually it's kinda fun to have a new pet like you. Biarpun kamu agak berbeda."
Setelah mengatakan kalimat pujian-menurutnya-, Bible menarik sedikit tuas disisi kirinya. "Please, ini sakit.." yang membuat Biu berkata lirih karena tubuhnya tiba-tiba dipaksa berdiri oleh rantai yang menggantung tangannya. "You want more huh?"
"No no, please no.." suara Biu sudah sangat putus asa saat ini.
"That's what you got if you being naughty pet." Biu dengan pandangan sekaratnya melihat ke arah Bible yang saat ini memperbaiki posisi celananya ke keadaan seharusnya, Bible menyadari tatapan itu dan setelahnya mendorong tuas rantai yang membuat Biu terbanting ke tanah begitu saja. "Aku masih baik kali ini, peliharaan. Lain kali kau menolak untuk memuaskanku, aku tidak segan menggores kantung matamu itu." Bible langsung berbalik badan dan melenggang pergi tanpa memperdulikan Biu yang mendapat banyak luka cambuk sedang terkapar di dinginnya lantai beton.
Di ruangan lain bangunan ini, Nodt yang bertugas sebagai pengawas cctv mengernyitkan dahi saat melihat klip ruang basement dari tv di depannya. Lalu kepalanya menengok ke arah jam, jarum menunjukkan pukul 7 malam yang mana sudah memasuki jam makan malam.
Bangkit dari duduknya dan berjalan ke dapur di lantai satu, segera dirinya menyiapkan makanan untuk tahanan manis-menurutnya- yang masih meringkuk di basement rumah.
"Ahh.. fuck, now i can imagine how good it will be." tangan lelaki itu memang sibuk menyiapkan makanan, namun tidak dengan pikiran kotornya. Mengingat klip yang tadi ia lihat di layar cctv.
Bayangan tentang mulut kecil hangat yang bisa memanjakan adik kecil nya membuat Nodt menyunggingkan senyum nakal.
Dengan semangat Nodt membawa nampan berisi bubur dengan toping cakwe serta segelas air putih, mengabaikan tatapan aneh dari Bible, Bas serta Perth yang duduk di sofa depan tv.
"Nodt, ngapain?" tanya Bas yang penasaran.
Nodt menghentikan langkahnya di ujung tangga lantai satu rumah seraya sedikit menengok temannya, "Udah jam makan, kita gak dikasih perintah buat biarin dia mati kelaparan kan?"
Bible menyahut "Dude, lo aneh banget.."
Bible jelas tau bahwa Nodt melihat adegan saat ia mencoba mencabuli tahanannya lewat layar cctv. Dan ia tak sebodoh itu untuk tidak mengetahui bahwa Nodt akan melakukan tindakan serupa.
Nodt melanjutkan langkah hingga ke pertengahan lantai 1 dan basement, hingga suara Pert terdengar "NODT, ADA TELEPON!"
"Ck, siapa?!"
"Mister, buruan anjing!"
"Ya ini udah diangkat, buruan sini."
"Bible aja kenapa sih, ga liat gue daritadi pegang apaan?!"
"Bible gamau, BANGSAT BURUAN INI ELAH NANTI KOMISI TELAT TURUN!"
Nodt hampir membanting nampan makanannya saking kesal "BIB ANJING."
Memang di rumah itu, hanya Bible dan Nodt yang menjadi kepercayaan mister. Selain mereka berdua, tidak ada yang berani ikut campur soal apa yang akan dilakukan tuan mereka.
Bible bukan tanpa alasan tidak mau mengangkat dan berbincang dengan tuan nya, ia tiba tiba saja berkeinginan untuk melihat wajah yang belum lama sempat ia coba cabuli itu.
Tangan kekarnya segera mengambil alih nampan makanan, mengantarkannya ke wajah manis di ruangan basement itu. Bibirnya berkedut, menahan senyum.
Bedanya, senyum kali ini bukan senyum jahat seperti biasanya.
---
late bgt ya hehew, anw mau nanya
jujur aja aku ud bkn bbls, jadi cerita ini aku gatau mau apain
hrs ttp lanjut apa discontinue aja? pls komen biar aku tdk gundah
btw, have a good night💙

KAMU SEDANG MEMBACA
STOCKHOLM SYNDROME || biblebuild
Fiksi RemajaTerlahir dengan marga Saengtham tidak membuat kedua anak laki-laki itu merasa bangga dan bahagia. Yang terjadi justru tidak seindah yang orang awam kira. Sampai sebuah kejadian yang sengaja direncanakan mengubah hidup salah satu putra dari Saengtham...