Jam istirahat tengah berlangsung gabby duduk sendirian di taman belakang sekolah.
Tatapan kosong seolah menyatakan sang cacing kremik pembuat onar sedang tidak baik baik saja
Kejadian saat ia marah besar pada sesil membuatnya merasa sangat bodoh,
Tidak tidak!, ia sama sekali tidak marah pada sesil hanya saja mood nya sedang buruk sehingga lupa cara mengendalikan diri
"Gabby"lirih seseorang membuat gabby mematung sejenak
Tanpa menoleh pun ia tau suara siapa yang ada dibelakangnya itu
Sahabat kesayangannya, nanami
"Byy"panggilnya, gabby hanya diam jujur hatinya sakit saat tau ternyata nami adalah kekasih orang yang sangat sangat gabby kagumi
Bahkan 2 tahun gabby sibuk mencari cara agar dion meliriknya namun
Ckk!! Percumaaaa!!
"Gue mau sendirian lo boleh pergi" ucap gabby datar namun jika boleh jujur hatinya sudah berteriak untuk menengok kearah belakang
"Gue minta maaf" ucap nami membuat hati gabby semakin hancur sehancur hancurnya
Gabby menyayangi nami seperti kakanya sendiri
Namun untuk kebohongan , mungkin kali ini kepepet namun nanti? Sekali mencoba pasti akan ketagihan melakukannya lagi kan??
Perkara maaf bukan hal sulit namun yang sulit adalah cara menepati kata maaf itu agar tak diikuti kata maaf lagi karna kesalahan yang sama karna itu sungguh sangat sangat memuakkan!
"Gue bil-"
"Persetan by!!, gue gaakan pergi sebelum lo maafin gue, gue tau, gue tau gue salah, tapi gue mohon, tolong by, tolong maafin gue"lirih nami
Gabby berdiri dari duduknya . Memutar tubuh menghadap nami.
Deght!!
Bagai tersayat hati gabby serasa di hancur kan habis habisan melihat kondisi sahabatnya
Wajah ceria nya kini terlihat sangat pucat bahkan tubuhnya pun terlihat sangat lemas
Bahkan seingatnya tadi pagi gabby tanpa sadar mendorong tubuh nami sangking emosinya
"Gue tau by, lo pasti marah karna gue pacaran sama cr-"
"Gue gaakan marah kalo lo jujur dari awal nanami!!, Gue ngerti , sangat ngerti kalo hati gabisa ditentuin jatuh sama siapa, dan kalo emang dion jatuhnya sama lo, gue gak masalah....."
"Gue kecewa sama lo!, lo bohongin gue, lo pura pura dukung gue sama dion, padahal kenyataannya apa?, lo pacarnya namii, lo yang dia mau tapi lo malah bertingkah seakan dia akan jadi milik gue dan itu, sakit!,.."lirih gabby diujung kalimatnya
Isakan kedua gadis itu semakin jelas
"Gue cuma gamau bikin lo terluka by" ucap nami mencoba menjelaskan
"Tapi lo harus tau!!, sakit diawal gaakan sesakit diakhir!, gue ngerasa bodoh nam!, selalu berharap sama cwo yang suka sama sahabat gue sendiri, tapi gue selalu optimis buat ngejar dia!!, kebohongan lo adalah double rasa sakit nya nam" jelas gabby mengeluarkan unek unek nya
Walau tak bisa ditampik, rasanya sakit saat mengucapkan itu
"Gu-gue minta maaf, tolong by maafin gue,"nami menarik gabby kepelukannya
"Gue minta maaf" lirih nami
Gabby mengangguk singkat, ya dia akui dia memang terluka tapi dia akan lebih hancur jika taada nami disisinya
"Maaf gabby maaf"
"Gue maafin " jawab gabby dengan suara serak akibat menangis
"Ma-"
"Ngomong maaf lagi gue cincang lo!!' Ancam gabby kesal
______
Yeyy mereka baikan gays🤗
Inget ya gays kalo marah jangan lama lama gabaik dosa
Kalo gak percaya tanya aja sama pak haji😅
Gimana nih makin kesini cerita aku?
Makin garing kah?
Jujurly aku merasa gitu😶
Ok seyou pypy
Love you all💗🍭
KAMU SEDANG MEMBACA
this my story(END)
Ficção Adolescentenaksir pacar sahabat?? what??! nikung ni ceritanya? emang sahabatnya gak marah? ckckck!!! big no!! buktinya seorang GABBY'S ALISYA MATEO ini menyukai kekasih sang sahabat namun sang sahabat menebalkan telinganya pura pura tak tahu dan parahnya lagi...
