Typo hehe
.
.
.
.
Cedric meringkuk dengan tubuh kurusnya, ia mengalami sakit perut yang luar biasa dan kepalanya sakit sudah 3hari ia tidur di kamarnya dan terus mengunci pintu tak memperbolehkan siapa pun masuk.
Ia juga tak menerima asupan makan selama 3hari karena untuk menelan saja rasanya sulit baginya, cedric menangis pelan merasakan sakit perut yang melanda.
Cukup banyak surat yang di selipkan di bawah pintu kamarnya ntah dari siapa saja, cedric perlahan mengambil tongkatnya dan mengambil seluruh surat tersebut dari lantai.
Perutnya sedikit lebih enak walau sewaktu waktu seperti 15 sampai 17menit kemudia terasa sakit kembali, cedric membuka surat surat tersebut.
Surat pertama berasal dari justin dia memberitahukan bahwa ia meminta ijin kepada seluruh professor tentang dirinya yang sakit, awalnya justin akan membawa madam pomfrey tetapi tak jadi karena pintu yang di kunci dan dirinya yang terus tidur dan melarang siapa pun datang.
Cedric tersenyum lalu menaruh surat dari justin di meja sampingannya, surat kedua berasal dari luna yaa diam diam cedric berteman dengan luna.
Luna memberikan surat berisikan tentang makanan yang cocok untuk perut sakitnya dan juga beberapa ucapan agar cepat sembuh, cedric menghargai itu.
Sisanya surat sebanyak 14 itu berasal dari harry, cedric merasa bersalah mengunci pintu dan melarang siapa pun datang tetapi ia melakukan itu karena tak ingin orang lain ikut sakit karena ia juga flu.
Cedric membaca seluruh surat harry lalu menyimpannya di dalam laci, surat terakhir harry membuat cedric terdiam akan malu karena kata kaat harry.
"Dear my sweet honeypuff
Hi sweetheart apa kau sudah merasa lebih baik? Sudah 3hari kau tak keluar dan yang aku dengar hanya erangan kesakitan, aku harap kau cepat sembuh aku mohon kalau kau merasakan lebih sakit lebih baik menemui madam pomfrey aku tak ingin kau jatuh sakit lebih buruk dari ini.
Love i miss you so much it's feels like my heart is torn apart when i didn't see you here, get well soon baby i hope you'll get better and i miss you so bad.
I love you ♡
With love harry"
Cedric tersenyum malu lalu memeluk erat kertas tersebut, perlahan perutnya kembali memelintir dan terasa sakit.
Cedric menyimpan surat dari harry di dalam laci lagi, cedric pikir lebih baik ia tidur cukup sudah untuk semuanya.
Pukul 5sore cedric bangun dan teringat bahwa ia ingin menulis surat untuk harry, cedric menulis surat tersebut lalu di tuliskan semuanya dalam waktu cukup lama akibat menahan nyeri di perutnya.
Cedric melakukan mantra pemindah barang, surat itu ia pindahkan menuju meja samping tepat tidur harry.
"th.. thony.. anthony!." Suara parau tetapi terdengar lirih milik cedric memanggil manggil nama temannya itu, anthony yang secara tak sengaja lewat depan pintu cedric segera mengetuk pintu tersebut.
Cedric membukakan pintu tersebut dan dengan segera anthony mendekati cedric dan menatap cedric khawatir, cedric menarik pelan tangan anthony.
"Aku.. Aku ingin makan." Ucap cedric sedikit malu ingin meminta tolong, Anthony yang mengerti mengangguk segera.
"Kau ingin makan apa hm? Aku akan ambilkan semua yang kau mau asal kau makan." Ucap anthony sembari membelai rambut cedric, cedric menatap anthony lalu tersenyum tipis.
"Aku ingin tomato soup dan roti panggang." Ucap cedric yang terdengar lemah, anthony mengangguk mencatat keinginan cedric.
"Ada lagi?? Kau ingin puding coklat??." Tanya anthony, cedric menggeleng pelan menolak tawaran anthony secara lembut.
Anthony dengan segera pergi menuju dapur yang tepatnya berada di samping asrama hufflepuff, terkadang semua anak hufflepuff merasa beruntung karena asrama mereka berdekatan dengan dapur.
Sementara itu.
Harry yang baru selesai berlatih Quidditch ingin menulis surat untuk kekasihnya itu, tetapi dapat datang di meja samping kasurnya terdapat surat awalnya harry pikir keisengan seseorang tetapi setelah mencium bau kopi dan susu di perkamen tersebut ia tau pengirimnya siapa.
"Dear my little magic
Hey uhm maaf aku baru menuliskan surat untukmu dan baru membalas suratmu yang berada di lantai kamarku, maaf mendiamkan dirimu dan membiarkanmu sendirian dalam kurun waktu 3hari yang secara tidak langsung sangat lama.
kalau kau tak keberatan bolehkah kau datang ke kamarku? Aku.. Aku merindukanmu dan aku ingin pelukan hangatmu, aku tak akan menciumu aku takut kau ikut sakit nantinya jadi hanya peluk ya? Ku tunggu setelah jam makan malam.
I love you ♡
With love cedric"
Kalau begini ceritanya harry bisa mati muda mengingat kekasihnya yang terlalu menggemaskan itu, dengan segera harry mandi dan bersiap siap untuk makan malam dan pergi menuju kamar cedric.
Cedric place.
Cedric memakan tomato soup dan roti panggangnya yang hangat itu dengan lumayan lahap, mengingat ia tak makan selama 3hari akibat nyeri perut karena ujung sapu dari salah salu team quidditch Slytherin yang curang menabrak perutnya.
Ya sakit perut itu memang ada alasannya sementara tak bisa menelan dan sakit kepala akibat terjatuh di pasir saat sudah tertabrak sapu bahkan saat pertandingan pun sedang hujan saat itu.
Anthony yang melihat itu hanya tersenyum kecil malihat sahabatnya yang makan dengan lahap, sesudah makannya piring tersebut di bawa oleh anthony menuju dapur yaa sekalian lah ia juga pergi menuju great hall.
Jam menunjukkan pukul 7malam dan cedric tetap dengan posisi tidurannya memeluk bantal agak tubuhnya terasa lebih nyaman, terdengar pintu yang dibuka secara perlahan dan dengan segera cedric menoleh.
Cedric menemukan harry yang datang dengan tangan yang berisikan ramuan yaaa cedric rasa itu ada obat, harry meletakkan ramuan tersebut di meja lalu memeluk erat tubuh cedric.
Cedric membalas pelukan tersebut sembari sedikit meremas baju harry, kehangatan yang di rindukannya kembali harrynya kembali.
"Cedric." Panggil harry dengan lembut, Cedric tak ingin melepaskan pelukannya cedric membenamkan wajahnya di pundak kecil harry sembari memeluk erat tubuhnya itu.
"Harry.. Harry.. harry.. Sweetheart." Cedric menyebutkan nama harry berulang kali, biasanya cedric melakukan hal ini untuk membuat dirinya tenang.
Harry menyandarkan kepalanya di pundak cedric, tubuh cedric yang panas membuatnya mengerti sang kekasih sakit flu yang lumayab parah.
Harry mengangkat kepalanya menatap cedric tepat di matanya, Cedric membalas tatapan harry.
Tangan harry perlahan naik dan mengelus rambut cedric sesekali mencium rambut lembut kekasihnya, lelaki cantik yang menjadi miliknya.
"Love please take care of yourself you know that i couldn't always be with you right? Please don't make yourself sick and tired i don't want you to be like this." Bohong kalau cedric tidak malu dan jantungnya tak berdegub kencang, nyatanya wajahnya perlahan memerah malu.
Harry mencium kening cedric dan mengelus rambut cedric penuh kasih sayang, akhirnya harry menginap di kamar cedric untuk tidur bersama.
T.B.C
hai hai maaf baru up yaa hehe mungkin episode 30 cerita hedric habis tapi gatau juga sihhh
KAMU SEDANG MEMBACA
secret between us
RandomHubungan kekasih yang satu angkatan di Hogwarts adalah hal lumrah tapi pernah tak kau berpacaran dengan beberapa tingkat di atasmu? Harry potter the chosen one berpacaran dengan seorang lelaki bernama cedric diggory yang beberapa tahun di atasnya. h...
